TARAKAN – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Alam Kota Tarakan terus melakukan terobosan besar dalam memodernisasi layanannya. Setelah sukses mengintegrasikan sistem manajemen dan keuangan berbasis digital, kini giliran sektor produksi dan distribusi yang bertransformasi menggunakan teknologi SCADA (Supervisory Control and Data Acquisition).

Teknologi ini memungkinkan seluruh aktivitas operasional, mulai dari perpompaan hingga aliran air ke pelanggan, dikontrol secara langsung dan real-time melalui pusat kendali di Kantor PDAM Kampung Bugis.



Direktur PDAM Tirta Alam Kota Tarakan, Iwan Setiawan, menjelaskan bahwa pencapaian besar ini merupakan buah dari kerja keras dan komitmen jangka panjang selama lima tahun terakhir. Ia menekankan bahwa seluruh proses pembangunan sistem canggih ini dilakukan tanpa menggunakan dana pemerintah daerah sedikitpun.

“Program ini semua dibiayai secara mandiri dari anggaran PDAM tanpa membebani APBD Kota Tarakan. Dulu kami hanya bermimpi PDAM bisa seperti ini, sekarang dengan kerja keras semua bisa terwujud,” ujar Iwan Setiawan saat memberikan keterangan resminya.
Transformasi ini melibatkan perombakan total pada infrastruktur fisik, di mana alat-alat manual yang sudah usang digantikan dengan teknologi terkini yang mampu mengirimkan data secara akurat. Dengan total investasi yang mencapai sekitar Rp1 miliar yang dikucurkan secara bertahap, PDAM Tirta Alam berhasil memodernisasi titik-titik krusial dalam pelayanan air bersih di Kota Tarakan.
“Ini anggaran sekitar satu miliar rupiah yang kita kucurkan bertahap. Semua meteran dan perpompaan sudah kita ganti dengan digital yang awalnya analog. Semua kita buat digital yang bisa mengirim data, dan memang membangunnya membutuhkan waktu hingga lima tahun,” tambah Iwan.
Melalui sistem SCADA ini, PDAM Tirta Alam kini memiliki kontrol penuh terhadap debit air dan tekanan pompa dari jarak jauh, sehingga potensi gangguan dapat dideteksi lebih dini sebelum berdampak luas kepada pelanggan. Iwan berharap inovasi yang dibangun dengan keringat sendiri ini dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi seluruh warga.
“Mudahan kerja keras ini kedepan menjadi berkah bagi semua,” tutupnya. (Sha)



