Facesia.comFacesia.comFacesia.com
Font ResizerAa
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV KALTARA
    • PEMKOT TARAKAN
    • PEMKAB BULUNGAN
    • PEMKAB NUNUKAN
    • PEMKAB MALINAU
    • PEMKAB TANA TIDUNG
  • DPRD
    • DPD RI
    • DPRD KALTARA
    • DPRD TARAKAN
    • DPRD BULUNGAN
    • DPRD NUNUKAN
    • DPRD MALINAU
    • DPRD KTT
  • TNI POLRI
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • FACETIGASI
  • OPINI
  • FACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIAL
Reading: Kotor, Gedung Karantina Tidak Sesuai Protokol Kesehatan
Share
Font ResizerAa
Facesia.comFacesia.com
  • FACE TVFACE TVFACE TV
  • OFFICIAL
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • ADVETORIAL
Search
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV KALTARA
    • PEMKOT TARAKAN
    • PEMKAB BULUNGAN
    • PEMKAB NUNUKAN
    • PEMKAB MALINAU
    • PEMKAB TANA TIDUNG
  • DPRD
    • DPD RI
    • DPRD KALTARA
    • DPRD TARAKAN
    • DPRD BULUNGAN
    • DPRD NUNUKAN
    • DPRD MALINAU
    • DPRD KTT
  • TNI POLRI
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • FACETIGASI
  • OPINI
  • FACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIAL
Follow US
© 2015 Facesia.com | All Rights Reserved.
Advetorial
NEWS

Kotor, Gedung Karantina Tidak Sesuai Protokol Kesehatan

redaksi
redaksi
8 Juli 2020
Share
Markus Minggu, Anggota DPRD Kota Tarakan
SHARE

 TARAKAN – Eks Kantor Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Tarakan yang menjadi tempat karantina bagi pendatang dari luar daerah sangat memprihatinkan. Hal ini diungkapkan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tarakan, Markus Minggu, Selasa Malam (7/7/2020).









Markus mengungkapkan, di gedung tersebut ruangan untuk karantina tidak beraturan. Bahkan, banyak pakaian yang berhamburan mulai dari lantai satu. Bukan hanya itu, warga yang dikarantina pun membuat jemuran sementara yang menambah kesan semrawutnya tempat tersebut.

“Meski demikian beberapa masyarakat tetap bertahan di tempat itu karena tak ada biaya untuk karantina mandiri di tempat lain seperti hotel,”ungkapnya.







Lebih lanjut Markus menjelaskan, di eks kantor DPU itu telah disiapkan beberapa fasilitas seperti kipas angin, WC dan tempat cuci tangan. Akan tetapi, WC dan tempat cuci tangan sangat kotor karena tidak ada petugas kebersihan yang disiapkan.







“Selain kotor, ada juga tempat cuci tangan yang tersumbat dan tidak diperhatikan untuk diperbaiki. Melihat kondisi tersebut dengan masa pandemik Covid-19 ini sepertinya tidak sesuai dengan standar protokol kesehatan,” ujarnya.







Dikatakan Markus, pihaknya akan membahas hal ini dalam Badan Musyawarah (Bamus) yang hasilnya akan disampaikan kepada pemkot.(jsr)







 







Print Friendly, PDF & Email
Share This Article
Facebook Email Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Leave a review

Leave a Review Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Please select a rating!

Pencarian

Berita Terbaru

  • Mati Suri PERUSDA Nunukan, Warisan Kegagalan Tata Kelola dan Hilangnya Potensi Daerah 29 Agustus 2025
  • Jufri Budiman Laksanakan Sosperda Tenaga Kerja Lokal Kaltara 29 Agustus 2025
  • Syamsuddin Arfah Sosialisasikan Raperda Kesejahteraan Sosial di Tarakan 28 Agustus 2025
  • Prajurit Kodaeral XIII Sigap Bantu Padamkan Kebakaran Rumah Warga di Tarakan 28 Agustus 2025
  • Pelepasan Irjen Pol. Hary Sudwijanto Bersama Ny. Dion Hary Sudwijanto di Mako Polda Kaltara 28 Agustus 2025
- Advertisement -

Advetorial

PT PRI Bekali Mahasiswa UBT di Acara Seminar K3 
ADVETORIAL
MODENA Perkenalkan Chest Freezer Terbaru, Solusi Andal untuk Berbagai Sektor Usaha
ADVETORIAL
PRI Peduli: Gelar Pengobatan Gratis dan Bagikan Bingkisan Natal
ADVETORIAL
Perayaan Nataru di Gereja HKBP Tarakan Berlangsung Semarak, Gubernur Ajak Warga Kaltara Tingkatkan Toleransi dan Kerjasama
ADVETORIAL
© 2025 Facesia.com | All Rights Reserved.
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Policy
  • Redaksi
  • Karir