Facesia.comFacesia.comFacesia.com
Font ResizerAa
  • BERANDA
  • NEWS
    • NASIONAL
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV KALTARA
    • PEMKOT TARAKAN
    • PEMKAB BULUNGAN
    • PEMKAB NUNUKAN
    • PEMKAB MALINAU
    • PEMKAB TANA TIDUNG
  • DPRD
    • DPD RI
    • DPRD KALTARA
    • DPRD TARAKAN
    • DPRD BULUNGAN
    • DPRD NUNUKAN
    • DPRD MALINAU
    • DPRD KTT
  • TNI POLRI
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • FACETIGASI
  • OPINI
  • FACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIAL
Reading:Minimalisir Masalah PPDB, Komisi II Tunggu Juknis
Share
Font ResizerAa
Facesia.comFacesia.com
  • FACE TV
  • OFFICIAL
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • ADVETORIAL
Search
  • BERANDA
  • NEWS
    • NASIONAL
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV KALTARA
    • PEMKOT TARAKAN
    • PEMKAB BULUNGAN
    • PEMKAB NUNUKAN
    • PEMKAB MALINAU
    • PEMKAB TANA TIDUNG
  • DPRD
    • DPD RI
    • DPRD KALTARA
    • DPRD TARAKAN
    • DPRD BULUNGAN
    • DPRD NUNUKAN
    • DPRD MALINAU
    • DPRD KTT
  • TNI POLRI
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • FACETIGASI
  • OPINI
  • FACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIAL
Follow US
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
© 2025 Facesia.com

Minimalisir Masalah PPDB, Komisi II Tunggu Juknis

redaksi
redaksi
Published: 6 Juni 2024
Share
2 Min Read
SHARE

TARAKAN – Masalah Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) masih terus dijumpai setiap tahun. Untuk itu, Komisi II DPRD Kota Tarakan meminta agar Disdik Kota Tarakan terus melakukan perbaikan guna meminimalisir masalah yang mungkin terjadi.

Ketua Komisi II DPRD Kota Tarakan Muhammad Yusuf mengatakan, berkaitan dengan masalah PPDB pihaknya terus berkoordinasi dengan dinas pendidikan.

Yusuf membeberkan, jika melihat jumlah kelulusan Sekolah Dasar (SD) Negeri tahun 2024, diperkirakan 3.171 siswa sedangkan SD swasta mencapai 899 siswa. Sehingga jumlah lulusan SD untuk negeri dan swasta tahun pembelajaran 2024 sebanyak 4.070 siswa.

“Tentunya kita harus melihat persiapan rombel yang ada di SMP yang siap menerima lulusan SD. Jika melihat jumlah rombel yang ada di SMP sebanyak 3.360 siswa dan jumlah rombel sebanyak 105,” ujarnya.

Sementara itu, lanjut Yusuf, PPDB tahun ini tetap menggunakan sistem zonasi. Untuk SD, tingkat zonasi 70 persen, afirmasi 25 persen dan perpindahan 5 persen. Sedangkan untuk SMP, zonasi 50 persen, afirmasi 25 persen, prestasi 20 persen dan  perpindahan 5 persen.

“Disisi lain, untuk regulasi PPDB masih diproses oleh Pj Walikota Tarakan. Kalau kita melihat kondisi pada tahun sebelumnya. Dari tahun ke tahun masalah sudah berkurang. Sudah bisa di atasi sendiri,” ujarnya.

Selain itu, masalah kurangnya rombel untuk sekolah negeri sudah banyak dicover dengan banyaknya sekolah swasta yang buka.

“Saat ini banyak juga orang tua yang lebih memilih anaknya masuk sekolah agama atau swasta,” ungkapnya.

Terkait dengan masalah KK tempel, ia menilai perlu bahas lebih lanjut. Sejauh mana implementasi yang dibuat oleh pemerintah kota.

“Menyangkut masalah KK yang kemudian ada anak yang kemudian tiba-tiba pindah dekat sekolah. Jika itu permanen tak masalah. Yang kita hindari adalah ketika anak sudah sekolah di situ kemudian dipindahkan lagi ke KK asal itu akan memengaruhi data kependudukan. Itu harus dihindari,” pungkasnya. (sha)

 

Print Friendly, PDF & Email
Total Views:0
Share This Article
FacebookCopy LinkPrint

Pencarian

Berita Terbaru

  • Forest Programme VI Dukung Penguatan SDM Kehutanan di Kaltara28 Juli 2026
  • Lewat Bimtek PLUP, Pemprov Ajak Pemdes dan Masyarakat Susun Tata Kelola Mangrove Berkelanjutan28 Juli 2026
  • FP VI Perkuat Pelestarian Mangrove Berbasis Kearifan Lokal di Desa Liagu28 Juli 2026
  • FP VI Jadi Langkah Dishut Kaltara Jaga Mangrove dan Sejahterakan Warga28 Juli 2026
  • Cegah Stunting Dimulai Sejak Kehamilan, Ini Pesan Rahmawati Zainal28 Juli 2026

Advetorial

Forest Programme VI Dukung Penguatan SDM Kehutanan di Kaltara
ADVETORIALPEMPROV KALTARA
Lewat Bimtek PLUP, Pemprov Ajak Pemdes dan Masyarakat Susun Tata Kelola Mangrove Berkelanjutan
ADVETORIALPEMPROV KALTARA
FP VI Perkuat Pelestarian Mangrove Berbasis Kearifan Lokal di Desa Liagu
ADVETORIALPEMPROV KALTARA
FP VI Jadi Langkah Dishut Kaltara Jaga Mangrove dan Sejahterakan Warga
ADVETORIALPEMPROV KALTARA

Recent Posts

  • Forest Programme VI Dukung Penguatan SDM Kehutanan di Kaltara
  • Lewat Bimtek PLUP, Pemprov Ajak Pemdes dan Masyarakat Susun Tata Kelola Mangrove Berkelanjutan
  • FP VI Perkuat Pelestarian Mangrove Berbasis Kearifan Lokal di Desa Liagu
  • FP VI Jadi Langkah Dishut Kaltara Jaga Mangrove dan Sejahterakan Warga
  • Cegah Stunting Dimulai Sejak Kehamilan, Ini Pesan Rahmawati Zainal

Categories

  • ADVETORIAL
  • Business
  • DPD RI
  • DPRD BULUNGAN
  • DPRD KALTARA
  • DPRD NUNUKAN
  • DPRD TARAKAN
  • EKONOMI
  • FACETIGASI
  • FASHION
  • FOTO
  • GAYA HIDUP
  • Health
  • HUKRIM
  • INFOGRAFIK
  • INTERNASIONAL
  • Lifestyle
  • MULTIMEDIA
  • NASIONAL
  • NEWS
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • PEMKAB BULUNGAN
  • PEMKAB NUNUKAN
  • PEMKAB TANA TIDUNG
  • PEMKOT TARAKAN
  • PEMPROV KALTARA
  • POLITIK
  • Smart Watch
  • Sports
  • TEKNOLOGI
  • TNI POLRI
  • Travel
  • VIDEO
  • WISATA

Berita Terhangat

POLITIK

PPP Kota Tarakan Gelar Muscab III, Muhammad Hatta Targetkan Rebut Kembali Kursi Dapil Barat

16 Mei 2026
POLITIK

PKB Kaltara Gelar Muscab Serentak, Herman Tekankan Pentingnya UKK dan Target 2029

9 April 2026
NEWSPOLITIK

Gelar Buka Puasa Bersama, Ibrahim Ali Tekankan Semangat “PAN Bantu Rakyat” dan Konsolidasi Kader di Kaltara

10 Maret 2026
NEWSPOLITIK

Lawan Abrasi, Gerindra Tarakan Gelar Kerja Bakti dan Penanaman Pohon di Pesisir Pantai Amal

8 Februari 2026
PreviousNext
Facesia.comFacesia.com
© 2025 Facesia.com
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?