TARAKAN — Komando Distrik Militer (Kodim) 0907/Tarakan melaksanakan program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 yang terpusat di kawasan Tanjung Batu, Kelurahan Mamburungan, Kota Tarakan. Program ini difokuskan pada pembukaan akses jalan baru untuk menghubungkan wilayah-wilayah yang selama ini terisolasi akibat ketersediaan infrastruktur yang terbatas.
Komandan Kodim (Dandim) 0907/Tarakan, Letkol Inf Danan Wisnubrata, S.Sos., M.Han., menyampaikan bahwa salah satu sasaran utama kegiatan fisik dalam TMMD kali ini adalah pembukaan badan jalan sepanjang 2.500 meter dengan lebar 8 meter. Pembukaan jalan tersebut disertai dengan pembuatan saluran air atau parit di sisi kiri dan kanan jalan guna memastikan ketahanan infrastruktur.
“Kami dari Kodim 0907/Tarakan saat ini sedang berada di lokasi sasaran TMMD yang ke-130. Salah satunya kita mengerjakan pembukaan badan jalan sepanjang 2.500 meter,” kata Letkol Inf Danan Wisnubrata saat memberikan keterangan di lokasi kegiatan.
Ia menjelaskan bahwa pemilihan kawasan Tanjung Batu sebagai lokasi TMMD didasari atas kebutuhan mendesak masyarakat setempat terhadap akses jalan. Kondisi jalan di Tanjung Batu sebelumnya terhenti dan buntu, sehingga membatasi mobilitas warga. Oleh karena itu, Kodim 0907/Tarakan berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Tarakan untuk melanjutkan pembangunan jalan tersebut hingga menembus kawasan sekitar Gua Maria.
“Kenapa kita memilih di Tanjung Batu di Mamburungan ini, karena ini merupakan akses yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Kondisi saat ini jalan di Tanjung Batu ini terhenti atau buntu sampai di sini, sehingga kita berusaha berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Tarakan untuk membuka jalan sampai dengan nanti di sekitar Gua Maria. Akhirnya akses jalan bisa berlanjut, bukan hanya sampai di Tanjung Batu saja,” ujarnya.
Keberadaan jalan baru ini diproyeksikan memberikan dampak signifikan bagi efisiensi waktu tempuh masyarakat. Pembangunan akses ini diperkirakan mampu memangkas waktu perjalanan menuju wilayah tujuan berikutnya hingga 1 sampai 1,5 jam, sehingga warga tidak perlu lagi berputar jauh.
Target pengerjaan fisik direncanakan berlangsung selama 30 hari. Pihak Kodim optimistis pengerjaan dapat diselesaikan lebih cepat melalui percepatan di lapangan. Untuk mendukung kelancaran proyek, sebanyak 150 warga lokal turut dilibatkan secara gotong royong bersama personel gabungan TNI dan Polri serta unsur Pemerintah Kota Tarakan.
“Estimasi pengerjaan 30 hari, tapi untuk percepatan mudah-mudahan kita bisa lebih cepat dari apa yang ditargetkan,” tutur Danan.
Selain pembukaan badan jalan dan pembuatan parit serta pemasangan gorong-gorong, TMMD ke-130 Kodim 0907/Tarakan juga mencakup berbagai sasaran fisik dan sosial lainnya. Di antaranya adalah rehabilitasi tempat ibadah, pembangunan fasilitas Mandi Cuci Kakus (MCK), penanaman pohon, hingga aksi pelestarian lingkungan berupa pelepasan burung endemik Kalimantan.
Mengenai kendala di lapangan, Letkol Inf Danan Wisnubrata menyebutkan faktor cuaca di Kota Tarakan yang sering berubah menjadi tantangan tersendiri. Merekapun mengantisipasinya dengan perancangan yang matang sejak awal agar seluruh program dapat tuntas sesuai target. (Sha)



