Facesia.comFacesia.comFacesia.com
Font ResizerAa
  • BERANDA
  • NEWS
    • NASIONAL
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV KALTARA
    • PEMKOT TARAKAN
    • PEMKAB BULUNGAN
    • PEMKAB NUNUKAN
    • PEMKAB MALINAU
    • PEMKAB TANA TIDUNG
  • DPRD
    • DPD RI
    • DPRD KALTARA
    • DPRD TARAKAN
    • DPRD BULUNGAN
    • DPRD NUNUKAN
    • DPRD MALINAU
    • DPRD KTT
  • TNI POLRI
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • FACETIGASI
  • OPINI
  • FACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIAL
Reading: RS Pertamina Akui Buang Hasil Pengolahan Limbah Medis ke Saluran Drainase
Share
Font ResizerAa
Facesia.comFacesia.com
  • FACE TV
  • OFFICIAL
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • ADVETORIAL
Search
  • BERANDA
  • NEWS
    • NASIONAL
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV KALTARA
    • PEMKOT TARAKAN
    • PEMKAB BULUNGAN
    • PEMKAB NUNUKAN
    • PEMKAB MALINAU
    • PEMKAB TANA TIDUNG
  • DPRD
    • DPD RI
    • DPRD KALTARA
    • DPRD TARAKAN
    • DPRD BULUNGAN
    • DPRD NUNUKAN
    • DPRD MALINAU
    • DPRD KTT
  • TNI POLRI
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • FACETIGASI
  • OPINI
  • FACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIAL
Follow US
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
© 2025 Facesia.com

RS Pertamina Akui Buang Hasil Pengolahan Limbah Medis ke Saluran Drainase

redaksi
redaksi
Published: 26 Agustus 2022
Share
4 Min Read
Pembuangan sisa olahan air RO Rumah Sakit Pertamina ke drainase pemukiman warga.
SHARE

TARAKAN – Mendapat sorotan dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tarakan terkait pengolahan limbah medis, Hendry Suryono Direktur Rumah Sakit (RS) Pertamina Tarakan angkat bicara.

Ditemui usai kunjungan lapangan DPRD Tarakan, Rabu (25/8/2022) kemarin, Hendry menjelaskan bahwa limbah RS ada dua yakni limbah padat dan limbah cair. Untuk limbah cair, pihaknya sudah memiliki instalasi pengolahan limbah yang sudah dilihat langsung oleh pimpinan dan komisi III DPRD Tarakan.

“Kalau pun harus membuat instalasi pengolahan limbah atau IPAL itu harus ada izin dari DLH. Setelah ada izin baru bisa operasional. Setiap triwulan kami juga ada evaluasi dan laporan uji baku mutu sesuai standar DLH untuk pengolahan limbah medis ini. Itu sudah kami laksanakan semua,”jelasnya.

Baca juga: https://facesia.com/dprd-tarakan-soroti-pembuangan-limbah-medis-rs-pertamina-tarakan/

Terkait limbah padat, lanjut Hendry,  ada limbah medis dan non medis. Limbah non medis seperti kertas dan sampah rumah tangga pengolahannya seperti biasa. Tapi untuk limbah medis RS Pertamina ada standar sendiri.

“Harus ada izin tempat pengumpulan limbah medis. Kemudian limbah medis ini harus dimusnahkan. Untuk pemusnahan kami ada kerjasama dengan pihak ke tiga yang sudah ada izin pemusnahan limbah. Jadi tidak sembarangan untuk membuang limbah sampai ke lingkungan karena akan terkena pasal undang-undang. Itu juga sudah kami lakukan,”paparnya.

Mengenai laporan warga yang masuk ke DPRD terkait keluhan  air limbah yang mengeluarkan bau tidak sedap dan berwarna, Hendry menegaskan bahwa air yang mengalir ke drainase pemukiman warga itu bukan dari pengolahan limbah medis. Air hasil pengolahan limbah medis di buang melalui pipa ke drainase depan gedung RS Pertamina.

“Limbah medis yang sudah diolah tadi pembuangannya ke drainase depan. Sebelum di buang ke drainase itu ada kotak lagi untuk uji mutu dulu. Jadi yang di buang terakhir itu airnya bagaimana?. Apakah sudah bisa di buang atau masih ada kandungan atau zat yang berbahaya. Itu sudah lakukan di baku mutu untuk hasil akhir, itu sudah bisa dibuang keluar,”jelasnya.

“Kalau di rumah sakit lain ada satu bak yang mereka buat, di dalamnya ada enceng gondok dan ikan. Biasanya ikan itu hidup kalau airnya itu sudah bersih. Tapi karena kami keterbatasan lahan makanya hanya buat boks kecil sebagai sampling akhir. Kami lakukan pengecekan 3 bulan sekali,”tambahnya.

Masalah air bau yang ada di drainase bagian belakang RS Pertamina, Hendri menegaskan harusnya  tidak ada bau yang tidak sedap dari pembuangan air ini. Sebab, air yang dibuang ke drainase pemukiman warga itu adalah sisa olah air RO rumah sakit.

“Air ini sama saja jika kita buang air PDAM. Karena yang kami olah untuk air RO itu, air PDAM. Air sebanyak 50 persen di buang dan 50 persen lagi yang bisa langsung minum. Yang kami buang itu air PDAM bukan yang ada campuran limbah. Hanya saja mungkin ada melalui parit di RS yang kotor jadi berpotensi bau atau drainase di sini juga berpotensi bau karena banyak timbunan sampah. Dua pembuangan air ini satunya PDAM yang satu lagi air sumur bor,”jelas Hendry.

Ditambahkan Hendry, air PDAM yang diolah oleh RS Pertamina digunakan untuk seterilisasi alat medis dan pemeriksaan laboratorium. “Itu kan menggunakan air dan harus air murni. Tidak boleh ada senyawa besi. Jika itu keluar harusnya tidak bau karena sama saja air PDAM yang dibuang. Apalagi kalau parit di sini tergenang seolah olah bau itu dari pembuangan air rumah sakit. Tapi kondisinya parit di sini yang bau,”tuntasnya.(sha)

Print Friendly, PDF & Email
Total Views: 0
Share This Article
Facebook Copy Link Print

Pencarian

Berita Terbaru

  • Wairjenad Apresiasi Kekompakan TNI-Polri dan Pemda Tarakan dalam Menyukseskan TMMD Ke-130 25 Oktober 2026
  • Bentengi Generasi Muda dari Narkoba, Mabes TNI AD Minta Penyuluhan TMMD Digelar Keliling Kecamatan 25 Oktober 2026
  • Sinergi TNI AD dan Warga Tarakan Genjot Pembangunan TMMD Ke-130 di Tengah Tantangan Medan 25 Oktober 2026
  • Tim Wasev Mabesad Tinjau Sejumlah Sasaran TMMD Ke-130 di Tarakan 25 Oktober 2026
  • Dihadiri Ribuan Peserta, HB Sukses Gelar Outbound dengan Berbagai Lomba dan Hadiah Menarik 25 Oktober 2026

Advetorial

Kaltara Dorong Dunia Usaha Tumbuh Tanpa Abaikan Lingkungan
ADVETORIAL PEMPROV KALTARA
Hadapi Polusi Asap Karhutla, Warga Kaltara Diimbau Pakai Masker Berfiltrasi Tinggi
ADVETORIAL PEMPROV KALTARA
Malam di Tepian Kayan, Gubernur Ikut Gowes Bareng Ratusan Warga
ADVETORIAL PEMPROV KALTARA
Pemprov Ingatkan Warga Waspadai Karhutla di Tengah Cuaca Ekstrem
ADVETORIAL PEMPROV KALTARA

Recent Posts

  • Wairjenad Apresiasi Kekompakan TNI-Polri dan Pemda Tarakan dalam Menyukseskan TMMD Ke-130
  • Bentengi Generasi Muda dari Narkoba, Mabes TNI AD Minta Penyuluhan TMMD Digelar Keliling Kecamatan
  • Sinergi TNI AD dan Warga Tarakan Genjot Pembangunan TMMD Ke-130 di Tengah Tantangan Medan
  • Tim Wasev Mabesad Tinjau Sejumlah Sasaran TMMD Ke-130 di Tarakan
  • Dihadiri Ribuan Peserta, HB Sukses Gelar Outbound dengan Berbagai Lomba dan Hadiah Menarik

Categories

  • ADVETORIAL
  • Business
  • DPD RI
  • DPRD BULUNGAN
  • DPRD KALTARA
  • DPRD NUNUKAN
  • DPRD TARAKAN
  • EKONOMI
  • FACETIGASI
  • FASHION
  • FOTO
  • GAYA HIDUP
  • Health
  • HUKRIM
  • INFOGRAFIK
  • INTERNASIONAL
  • Lifestyle
  • MULTIMEDIA
  • NASIONAL
  • NEWS
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • PEMKAB BULUNGAN
  • PEMKAB NUNUKAN
  • PEMKAB TANA TIDUNG
  • PEMKOT TARAKAN
  • PEMPROV KALTARA
  • POLITIK
  • Smart Watch
  • Sports
  • TEKNOLOGI
  • TNI POLRI
  • Travel
  • VIDEO
  • WISATA

Berita Terhangat

NEWS

Seluruh Penumpang Speedboat Mati Mesin di Muara Bulungan Ditemukan Selamat, Operasi SAR Resmi Ditutup

24 Oktober 2026
NEWS

Insiden Pesawat Asian One di Papua Tengah, Kemenhub Pastikan Seluruh Penumpang dan Awak Pesawat Selamat

24 Oktober 2026
NEWS

Speedboat Mati Mesin di Perairan Muara Bulungan, Basarnas Tarakan Terjunkan Tim Evakuasi 5 Penumpang

24 Oktober 2026
NEWS

PHKT Ajak Jurnalis PPU Lihat Langsung Inovasi Pertanian dan Perikanan Terpadu di Desa Sebakung Jaya

21 Oktober 2026
Previous Next
Facesia.comFacesia.com
© 2025 Facesia.com
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?