TARAKAN – Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Dr. Ir. E. Herman Khaeron, M.Si., menegaskan bahwa Rapat Kerja Daerah (Rakerda) di Provinsi Kalimantan Utara bukan sekadar agenda seremonial, melainkan momentum krusial untuk memperkuat mesin partai secara sistematis. Hal tersebut disampaikannya dalam pembukaan Rakerda ke-38 yang sekaligus menjadi penutup rangkaian Rakerda tingkat provinsi di seluruh Indonesia.
Dalam arahannya, Herman Khaeron menekankan pentingnya sinkronisasi strategi antara Dewan Pimpinan Pusat (DPP), Dewan Pimpinan Daerah (DPD), hingga Dewan Pimpinan Cabang (DPC). Ia meminta agar seluruh tingkatan organisasi mampu menjabarkan 10 program umum hasil Kongres Demokrat ke dalam kerja-kerja nyata di lapangan.
“Rakerda juga harus merumuskan berapa target kursi di masing-masing kabupaten/kota, provinsi, hingga tingkat nasional. Kita harus memiliki tujuan yang jelas agar mesin partai terus berjalan,” ujar Herman Khaeron.
Herman juga mengapresiasi capaian Partai Demokrat di Kalimantan Utara yang dinilai menunjukkan tren positif. Ia memaparkan bahwa saat ini Demokrat berhasil mempertahankan satu kursi di DPR RI dan mengalami peningkatan signifikan di DPRD Provinsi Kaltara, dari lima kursi menjadi enam kursi. Bahkan, di Kabupaten Malinau, perolehan kursi melonjak dua kali lipat menjadi sembilan kursi.
“Capaian yang luar biasa ini harus kita pertahankan dan terus kita tambah ke depan. Untuk itu, saya minta dari sekarang mesin partai harus jalan, pergerakan harus nyata, agar hati dan pikiran rakyat terus bersimpati dan berempati kepada Partai Demokrat,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa DPP akan terus memantau penguatan struktur partai, pelaksanaan musyawarah daerah dan cabang, hingga kesiapan Badan Saksi Nasional (BSN) dan Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) dalam menyongsong kontestasi 2029. Herman berharap setiap kader bekerja secara baik dan terukur agar Demokrat tetap menjadi partai yang dipercaya oleh masyarakat luas. (Sha)



