TANJUNG SELOR – Staf Ahli Gubernur Kalimantan Utara Bidang Ekonomi, Pembangunan, dan Hubungan Antar Lembaga, Ir. Wahyuni Nuzband, M.A.P., secara resmi membuka kegiatan Seminar GEDSI (Gender Equality and Disability) serta Indonesia (HWDI) Provinsi Kalimantan Utara, di Aula Gedung Kantor Gubernur lantai 1, Tanjung Selor, Rabu (27/11).
Kegiatan ini digelar dalam rangka memperkuat komitmen bersama terhadap kesetaraan gender dan pemberdayaan penyandang disabilitas di wilayah Kalimantan Utara.
Mewakili Gubernur Kalimantan Utara, Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum. Dalam sambutannya, Wahyuni Nuzband menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara terus berupaya menciptakan ruang yang inklusif dan berkeadilan bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk penyandang disabilitas dan kelompok perempuan.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara berkomitmen untuk memastikan bahwa setiap kebijakan pembangunan daerah mengedepankan prinsip kesetaraan dan keberpihakan kepada kelompok rentan, termasuk penyandang disabilitas dan perempuan.
Seminar ini menjadi salah satu langkah penting dalam membangun kesadaran bersama untuk mewujudkan masyarakat yang inklusif dan berkeadilan,” ujar Wahyuni dalam sambutannya.
Lebih lanjut, ia berharap melalui kegiatan seminar GEDSI dan HWDI Indonesia ini dapat muncul gagasan dan rekomendasi yang dapat memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, lembaga masyarakat, serta komunitas penyandang disabilitas dalam memperjuangkan hak dan peran mereka di berbagai sektor kehidupan.
Kegiatan seminar yang diselenggarakan oleh Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia (HWDI) Provinsi Kalimantan Utara ini turut dihadiri oleh perwakilan perangkat daerah, organisasi perempuan, komunitas disabilitas, serta kalangan akademisi dan mahasiswa.
Selain sesi pembukaan, kegiatan juga diisi dengan berbagai paparan materi dari narasumber yang berkompeten di bidang gender, disabilitas, dan pembangunan inklusif, serta sesi diskusi interaktif yang menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam memperkuat penerapan prinsip GEDSI di daerah.
Dengan terselenggaranya seminar ini, diharapkan masyarakat Kalimantan Utara semakin memahami pentingnya kesetaraan gender dan pemberdayaan penyandang disabilitas sebagai bagian tak terpisahkan dari pembangunan daerah yang berkelanjutan. (*)
Seminar GEDSI dan HWDI Dorong Kesetaraan Gender dan Pemberdayaan Disabilitas



