Dua jurnalis, Ifransyah/Radar Tarakan dan Arif/Tarakan TV berdiri di atas pagar Kantor DPRD Tarakan, saat melakukan peliputan unjuk rasa RUU Omnibuslaw, Rabu (7/10/2020). Keduanya mengalami luka setelah terjatuh akibat penyemprotan aparat kepolisian menggunakan water cannon ke arah wartawan yang menjalankan tugas jurnalistik.
Terluka! Detik-Detik Wartawan Terkena Serangan Water Cannon
Pencarian


Berita Terbaru
- Jufri Budiman Komitmen Kawal Usulan Urgen Warga Tarakan ke Pemerintah Provinsi Kaltara 11 Mei 2026
- Perkuat Sinergitas Perairan, Kapolda Kaltara Terima Audiensi Pengurus APRI 11 Mei 2026
- Perkuat Sinergitas di Bumi Benuanta, Kapolda Kaltara Terima Kunjungan Komandan Grup 4 Kopassus 11 Mei 2026
- TelkomGroup Resmikan Kabel Laut Pukpuk: Jembatan Digital Pertama yang Menghubungkan Indonesia – Papua Nugin 9 Mei 2026
- Telkomsel Serahkan Hadiah Motor Vespa kepada Warga Nunukan 9 Mei 2026
