Dua jurnalis, Ifransyah/Radar Tarakan dan Arif/Tarakan TV berdiri di atas pagar Kantor DPRD Tarakan, saat melakukan peliputan unjuk rasa RUU Omnibuslaw, Rabu (7/10/2020). Keduanya mengalami luka setelah terjatuh akibat penyemprotan aparat kepolisian menggunakan water cannon ke arah wartawan yang menjalankan tugas jurnalistik.
Terluka! Detik-Detik Wartawan Terkena Serangan Water Cannon
Pencarian


Berita Terbaru
- Indosat Perkuat Talenta Digital di Tarakan Melalui Edukasi Kecerdasan Buatan dan Teknologi IoT 10 Februari 2026
- Tamara Moriska Soroti Sulitnya Akses Skrining HIV di Tempat Hiburan Malam Nunukan 10 Februari 2026
- Kawal Pelaksanaan Makan Bergizi Gratis Selama Ramadan, Simon Patino: Formulasi Teknis Segera Dimatangkan 10 Februari 2026
- Sikat Habis Narkotika, AKBP Eko Nugroho Pastikan Anggota Terlibat Tetap Diproses Pidana 10 Februari 2026
- Pelukan Hangat dari Raja Alam: Mengukir Senyum di Wajah Anak-Anak Kampung Yamo 10 Februari 2026
