Dua jurnalis, Ifransyah/Radar Tarakan dan Arif/Tarakan TV berdiri di atas pagar Kantor DPRD Tarakan, saat melakukan peliputan unjuk rasa RUU Omnibuslaw, Rabu (7/10/2020). Keduanya mengalami luka setelah terjatuh akibat penyemprotan aparat kepolisian menggunakan water cannon ke arah wartawan yang menjalankan tugas jurnalistik.
Terluka! Detik-Detik Wartawan Terkena Serangan Water Cannon
Pencarian


Berita Terbaru
- Porwada II Kaltara 2026 Sukses Digelar di Nunukan, Tarakan Pertahankan Gelar Juara Umum Dua Kali Beruntun7 Juli 2026
- HUT ke-27 PP Polri Kaltara, Kapolda: Pengabdian Bhayangkara Tidak Berhenti Saat Pensiun2 Juli 2026
- Resmi Diluncurkan, Sekolah Lansia NURANI Tarakan Hadirkan Kurikulum Berjenjang S1 hingga S32 Juli 2026
- Kapolda Kaltara: Stop Arogansi dan Penyalahgunaan Wewenang Polri1 Juli 2026
- Kapolda Kaltara Pimpin Upacara Kenaikan Pangkat Personel, Ini Adalah Amanah dan Bentuk Penghargaan1 Juli 2026




