TARAKAN – Komandan Kodim (Dandim) 0907/Tarakan, Letkol Inf Danan Wisnubrata, bersama jajaran dan tim dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tarakan meninjau langsung lokasi Satuan Pelayanan Pengolahan Gizi (SPPG) Khusus TNI AD di Jalan Aki Balak, RT 03, Kota Tarakan pada Rabu (6/5/2026).
Peninjauan ini bertujuan untuk memastikan seluruh fasilitas serta sarana prasarana pendukung benar-benar siap sebelum mulai dioperasionalkan secara resmi bagi masyarakat, khususnya para pelajar di wilayah Tarakan.
“Kunjungan ini dilakukan guna memastikan seluruh fasilitas dan sarana prasarana pendukung telah siap sebelum SPPG tersebut resmi dioperasionalkan untuk mendukung kebutuhan masyarakat khususnya pelajar di wilayah Tarakan,” jelas Letkol Inf Danan Wisnubrata saat memantau lokasi.
Dalam pengecekan tersebut, Letkol Inf Danan memberikan perhatian mendalam pada sejumlah titik krusial, terutama pada aspek sanitasi dan pengelolaan limbah dapur. Ia menekankan bahwa sistem pembuangan harus berjalan maksimal agar operasional dapur tidak mencemari lingkungan pemukiman sekitar, serta memastikan standar kebersihan peralatan memasak tetap higienis demi kualitas gizi yang terjaga.
“Masalah sanitasi limbah dapur harus benar-benar diperhatikan melalui IPAL yang memadai, tujuannya jelas, agar operasional kita nantinya tidak mengganggu lingkungan masyarakat atau menyebabkan pencemaran,” tegasnya.
Selain meninjau area produksi, Dandim juga mengecek fasilitas tempat tinggal bagi para personel dan karyawan yang akan bertugas di SPPG tersebut. Hal ini dilakukan guna menjamin aspek kesejahteraan serta kenyamanan para petugas agar pelayanan yang diberikan nantinya dapat berjalan optimal dan berkesinambungan bagi warga Kota Tarakan.
“Kami juga meninjau fasilitas tempat tinggal bagi personel atau karyawan yang akan bertugas agar aspek kesejahteraan dan kenyamanan tetap terjaga,” ungkapnya.
Saat ini, progres persiapan di lokasi Jalan Aki Balak tersebut terus dikebut agar dapat segera digunakan sesuai target yang ditentukan. Kehadiran SPPG Khusus TNI AD ini diharapkan menjadi solusi pelayanan gizi masyarakat yang terorganisir secara profesional, modern, dan mengedepankan prinsip ramah lingkungan bagi masa depan generasi muda di wilayah perbatasan.(*)



