Facesia.comFacesia.comFacesia.com
Font ResizerAa
  • BERANDA
  • NEWS
    • NASIONAL
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV KALTARA
    • PEMKOT TARAKAN
    • PEMKAB BULUNGAN
    • PEMKAB NUNUKAN
    • PEMKAB MALINAU
    • PEMKAB TANA TIDUNG
  • DPRD
    • DPD RI
    • DPRD KALTARA
    • DPRD TARAKAN
    • DPRD BULUNGAN
    • DPRD NUNUKAN
    • DPRD MALINAU
    • DPRD KTT
  • TNI POLRI
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • FACETIGASI
  • OPINI
  • FACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIAL
Reading: Vokal Perjuangkan Indonesia Timur , Hasan Basri Suarakan Isu Strategis di Sidang Paripurna DPD RI
Share
Font ResizerAa
Facesia.comFacesia.com
  • FACE TV
  • OFFICIAL
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • ADVETORIAL
Search
  • BERANDA
  • NEWS
    • NASIONAL
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV KALTARA
    • PEMKOT TARAKAN
    • PEMKAB BULUNGAN
    • PEMKAB NUNUKAN
    • PEMKAB MALINAU
    • PEMKAB TANA TIDUNG
  • DPRD
    • DPD RI
    • DPRD KALTARA
    • DPRD TARAKAN
    • DPRD BULUNGAN
    • DPRD NUNUKAN
    • DPRD MALINAU
    • DPRD KTT
  • TNI POLRI
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • FACETIGASI
  • OPINI
  • FACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIAL
Follow US
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Policy
  • Redaksi
  • Karir
© 2025 Facesia.com

Vokal Perjuangkan Indonesia Timur , Hasan Basri Suarakan Isu Strategis di Sidang Paripurna DPD RI

redaksi
redaksi
Published: 14 Januari 2026
Share
4 Min Read
SHARE

JAKARTA – Anggota DPD RI asal Kalimantan Utara (Kaltara) yang juga menjabat sebagai Ketua Panitia Urusan Rumah Tangga (PURT) DPD RI, H. Hasan Basri, M.H., tampil progresif dalam Sidang Paripurna DPD RI di Gedung Nusantara V, Senayan, Jakarta, Selasa (14/1/26).



Mewakili Sub Wilayah Timur I yang mencakup 9 provinsi di Kalimantan dan Sulawesi, Hasan Basri menyampaikan laporan komprehensif terkait pengawasan undang-undang. Ia menyoroti mulai dari ancaman bencana ekologis, nasib UMKM, hingga carut-marut tata kelola lahan yang menghambat kesejahteraan daerah.

Hasan Basri menyoroti lemahnya implementasi UU Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana. Menurutnya, wilayah Kalimantan dan Sulawesi kini berada dalam bayang-bayang bencana hidrometeorologi permanen, seperti banjir rob, longsor, dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).











“Kami menemukan kenyataan pahit di lapangan. Sistem peringatan dini bencana bahkan belum menjangkau tingkat desa, bahkan banyak kabupaten/kota yang belum memiliki infrastruktur pengendali yang memadai. Ini menunjukkan lemahnya daya dukung tata ruang kita,” tegas Hasan Basri.





Terkait pengawasan UU Nomor 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan (PPPH) yang telah diubah melalui UU Cipta Kerja, Hasan menyoroti laju deforestasi yang masih tinggi. Ia mengkritik lemahnya penegakan hukum di sektor kehutanan serta tumpang tindih perizinan yang kerap meminggirkan masyarakat adat.





Salah satu poin paling krusial yang disampaikan adalah nasib pedagang rumahan dan UMKM. Hasan mengungkapkan bahwa proses pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB) melalui sistem OSS masih sulit ditembus oleh pelaku usaha kecil karena rendahnya literasi digital dan minimnya pendampingan.

“Banyak UMKM kita yang sulit akses bantuan pemerintah dan pembiayaan bank karena kendala agunan dan verifikasi yang lama. Ini harus menjadi perhatian serius,” tambahnya.

Menanggapi UU Nomor 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan, Hasan Basri membawa aspirasi keresahan masyarakat di daerah mengenai integrasi NIK menjadi NPWP. Pelaku UMKM dan pekerja informal merasa khawatir akan keamanan data pribadi serta dampaknya terhadap akses bantuan sosial (bansos).

Di sektor Pekerjaan Umum, ia menyoroti sistem drainase yang buruk yang menyebabkan kerusakan jalan dan pemukiman warga. Sementara di sektor pertanian, ia melaporkan maraknya konflik agraria akibat tekanan industri tambang dan sawit yang mengancam lahan pertanian pangan berkelanjutan.

 

Rekomendasi Tegas kepada Pemerintah
Sebagai penutup laporannya, Hasan Basri menyampaikan sejumlah rekomendasi strategis untuk segera ditindaklanjuti pemerintah mulai dari Ketahanan Pangan: Memperketat pengawasan UU Nomor 41 Tahun 2009 agar alih fungsi lahan pertanian dapat dikendalikan demi kedaulatan pangan.

Stabilitas Harga: Meminta Bulog dan kementerian terkait untuk lebih sensitif terhadap harga sembako (SPHP, Minyakita) di wilayah pedalaman, terutama menjelang hari besar keagamaan.

Pengendalian Banjir: Mendesak Kementerian PU untuk memprioritaskan normalisasi sungai dan pembangunan drainase di wilayah rawan bencana.

Reformasi UMKM: Meminta kemudahan nyata dalam implementasi kebijakan OSS Risk-Based Approach (RBA) bagi pelaku usaha mikro.

“Kehadiran kami di sini adalah amanah masyarakat. Kami tidak ingin kebijakan nasional hanya manis di atas kertas, tapi harus benar-benar berpihak pada kepentingan rakyat di daerah,” pungkas senator asal Kaltara tersebut. (*)

Print Friendly, PDF & Email
TAGGED:dprdriharus bisaHasan BasriHB
Share This Article
Facebook Copy Link Print

Pencarian

Berita Terbaru

  • Ditsamapta Polda Kaltara Gelar Patroli Dialogis, Warga Rasakan Aman di Malam Hari 14 Januari 2026
  • Evaluasi Beasiswa Kaltara Unggul dan Insentif Guru, DPRD Kaltara Dorong Pembahasan di Badan Anggaran 14 Januari 2026
  • Vokal Perjuangkan Indonesia Timur , Hasan Basri Suarakan Isu Strategis di Sidang Paripurna DPD RI 14 Januari 2026
  • Sekjen Demokrat Herman Khaeron Instruksikan Penyusunan Target Kursi Pemilu 2029 dan Penguatan Mesin Partai 14 Januari 2026
  • Yansen TP Kobarkan Semangat Konsolidasi Demokrat Kaltara: Targetkan Seleksi Caleg Dini Dimulai 2026 14 Januari 2026

Advetorial

PT PRI Bekali Mahasiswa UBT di Acara Seminar K3 
ADVETORIAL
MODENA Perkenalkan Chest Freezer Terbaru, Solusi Andal untuk Berbagai Sektor Usaha
ADVETORIAL
PRI Peduli: Gelar Pengobatan Gratis dan Bagikan Bingkisan Natal
ADVETORIAL
Perayaan Nataru di Gereja HKBP Tarakan Berlangsung Semarak, Gubernur Ajak Warga Kaltara Tingkatkan Toleransi dan Kerjasama
ADVETORIAL

Berita Terhangat

DPD RI

Sosialisasi UUD 1945 di Tarakan, Hasan Basri Ajak Majelis Taklim Jadi Garda Terdepan Penjaga Konstitusi

9 Januari 2026
DPD RI

Hasan Basri Apresiasi Penyaluran BLT di Tarakan: Terstruktur, Tertib, dan Tepat Sasaran

28 November 2025
DPD RI

Cek Penyaluran BLT Kesra 2025 di Tarakan, Senator Hasan Basri Beri Peringatan Keras: Ada Pungli, Bantuan Dihentikan

28 November 2025
DPD RI

Hasan Basri: IKN Harus Selesai Tepat Waktu, Kawal Target 70 Persen Hutan dan Berdampak ke Kaltara

22 November 2025
Previous Next
Facesia.comFacesia.com
© 2025 Facesia.com
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Policy
  • Redaksi
  • Karir
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?