TANJUNG SELOR – Pemerintah Kabupaten Bulungan terus memperkuat komitmen terhadap kesetaraan hak bagi seluruh lapisan masyarakat dengan meresmikan inovasi Hobi Tengidi (Hotel Bulungan Inklusif Tempat Menginap Disabilitas) di Hotel Grand Pangeran Khar, Selasa sore (17/3/2026). Bupati Bulungan, Syarwani, S.Pd, M.Si, meluncurkan program ini sebagai langkah nyata penyediaan fasilitas publik yang aksesibel, sekaligus dirangkai dengan penyerahan Kartu Disabilitas Bulungan dan sosialisasi perkumpulan pedagang Bulungan Sejahtera Bersama (BSB) serta Bulungan Inklusif Ramah Disabilitas (BIRD).


“Saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas dilaksanakannya kegiatan Ramadhan Inklusif melalui sinergi BSB dan BIRD ini sebagai wujud nyata kepedulian sosial kita,” ujar Bupati Syarwani saat memberikan sambutan di hadapan para pengusaha dan penyandang disabilitas.
Peresmian ini ditandai dengan sosialisasi mendalam mengenai konsep Hobi Tengidi oleh Ketua Yayasan Faqih Hasan Centre, yang dilanjutkan dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) bersama sejumlah pemilik hotel di wilayah Bulungan. Langkah strategis ini diharapkan dapat mendorong para pelaku usaha perhotelan untuk menyediakan fasilitas yang ramah bagi penyandang disabilitas, sehingga sektor pariwisata dan jasa di ibu kota Kalimantan Utara ini semakin inklusif dan tidak diskriminatif.




“Melalui kolaborasi dengan BIRD, kita ingin menunjukkan bahwa pembangunan di Bulungan harus memberikan ruang dan kesempatan yang sama bagi seluruh warga tanpa terkecuali,” tegas Syarwani mengenai visi pembangunan yang berkeadilan.


Selain fokus pada isu disabilitas, kehadiran wadah BSB dalam momentum ini juga menjadi angin segar bagi penguatan ekonomi kerakyatan melalui sinergi antara pedagang besar dan kecil. Dengan adanya platform kolaborasi seperti BSB, para pengusaha lokal diharapkan dapat saling menguatkan rantai pasok dan bersama-sama mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang lebih tangguh di tengah dinamika pasar global.


“BSB menjadi wadah bagi para pengusaha dan pedagang lokal untuk saling bersinergi, saling menguatkan, serta bersama-sama mendorong pertumbuhan ekonomi daerah kita,” pungkasnya sesaat sebelum agenda buka puasa bersama dimulai. (*)



