Facesia.comFacesia.comFacesia.com
Font ResizerAa
  • BERANDA
  • NEWS
    • NASIONAL
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV KALTARA
    • PEMKOT TARAKAN
    • PEMKAB BULUNGAN
    • PEMKAB NUNUKAN
    • PEMKAB MALINAU
    • PEMKAB TANA TIDUNG
  • DPRD
    • DPD RI
    • DPRD KALTARA
    • DPRD TARAKAN
    • DPRD BULUNGAN
    • DPRD NUNUKAN
    • DPRD MALINAU
    • DPRD KTT
  • TNI POLRI
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • FACETIGASI
  • OPINI
  • FACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIAL
Reading: PSI Jangan Mengaduk Air di Kolam yang Jernih
Share
Font ResizerAa
Facesia.comFacesia.com
  • FACE TV
  • OFFICIAL
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • ADVETORIAL
Search
  • BERANDA
  • NEWS
    • NASIONAL
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV KALTARA
    • PEMKOT TARAKAN
    • PEMKAB BULUNGAN
    • PEMKAB NUNUKAN
    • PEMKAB MALINAU
    • PEMKAB TANA TIDUNG
  • DPRD
    • DPD RI
    • DPRD KALTARA
    • DPRD TARAKAN
    • DPRD BULUNGAN
    • DPRD NUNUKAN
    • DPRD MALINAU
    • DPRD KTT
  • TNI POLRI
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • FACETIGASI
  • OPINI
  • FACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIAL
Follow US
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
© 2025 Facesia.com

PSI Jangan Mengaduk Air di Kolam yang Jernih

redaksi
redaksi
Published: 4 Maret 2022
Share
2 Min Read
Mayjen TNI (Purn) Drs H Hasan Saleh Anggota DPR RI Perwakilan Kaltara
SHARE

Oleh: Mayjen TNI (Purn) Drs H Hasan Saleh (Anggota DPR RI Perwakilan Kaltara)

Pernyataan PSI yang menantang Pak SBY untuk untuk bersaing dengan Presiden Jokowi di Pilpres 2024 sangatlah tidak tepat dan tidak memberikan pendidikan politik untuk masyarakat. Hal ini seperti mengaduk-aduk kolam yang jernih, sehingga menjadi keruh. 

UUD 1945 jelas-jelas menetapkan jika jabatan Presiden maksimal dua kali periode. Upaya PSI ini, seperti mendorong untuk mengubah atau mengamandemen UUD 1945 dan mencederai semangat reformasi yang sudah berjalan di Indonesia. Presiden Jokowi dan Pak SBY adalah negarawan yang mengerti dan taat hukum, tentu saja tidak ingin dihadap-hadapkan capres Tahun 2024 yang akan mencederai konstitusi kita.

Berdasarkan hasil survey LSI, tingkat kepuasan masyarakat terhadap Presiden Jokowi berada di angka 66.3%. Apakah hasil ini yang menjadi dasar mendorong jokowi 3 periode?. Saat menjelang berakhirnya masa jabatan Presiden SBY, tidak ada lembaga survei yang mensurvei tingkat kepuasan masyarakat, tapi secara umum kondisi perekonomian sangat kondusif, tidak ada isu seperti kelangkaan minyak goreng, apalagi pencairan JHT dan kebijakan pengaturan speaker masjid yang meresahkan masyarakat. Seandainya saat itu ada yg mensurvei, saya menilai mungkin hasil tingkat kepuasan masyarakat akan lebih dari 80%. Namun Pak SBY tetap konsisten untuk mundur setelah 2 Periode jabatan.

Pendapat yang mendorong presiden menjabat lebih dari dua periode sangat kontra produktif dengan prinsip demokrasi. Presiden Jokowi juga sudah menyampaikan jika Beliau tidak ingin maju menjadi Presiden 3 Periode, bahkan dengan terang menyampaikan bahwa yang mengusulkan itu seperti ingin mencari muka, menampar muka presiden dan bahkan menjerumuskan presiden.

Apakah PSI ingin menampar muka dan menjerumuskan Presiden Jokowi? Pak SBY sendiri juga sewaktu menjabat, diminta untuk tiga periode, Beliau dengan tegas menolak, karena Pak SBY seorang demokrat sejati dan tidak mau melanggar konstitusi.(*)

Print Friendly, PDF & Email
Total Views: 0
Share This Article
Facebook Copy Link Print

Pencarian

Berita Terbaru

  • Gubernur Lantik 39 Pejabat Fungsional, Ingatkan Jabatan Adalah Amanah 25 September 2026
  • Kunjungi Kodim 0907/Tarakan, Pangdam VI/Mulawarman: Prajurit Harus Solutif dan Bebas Pelanggaran 25 September 2026
  • Gandeng Bulog, Kodim 0907/Tarakan Gelar Bazar Murah Menyambut HUT ke-81 TNI 22 September 2026
  • Pegadaian Kembali Raih ISO 22301 : 2019, Bukti Ketangguhan dan Kehandalan Pegadaian 20 September 2026
  • Tahanan Kasus KDRT Tewas di Sel Polsek Tarakan Barat, Ibu Kandung Pilih Tak Tuntut Polisi 20 September 2026

Advetorial

Kaltara Dorong Dunia Usaha Tumbuh Tanpa Abaikan Lingkungan
ADVETORIAL PEMPROV KALTARA
Hadapi Polusi Asap Karhutla, Warga Kaltara Diimbau Pakai Masker Berfiltrasi Tinggi
ADVETORIAL PEMPROV KALTARA
Malam di Tepian Kayan, Gubernur Ikut Gowes Bareng Ratusan Warga
ADVETORIAL PEMPROV KALTARA
Pemprov Ingatkan Warga Waspadai Karhutla di Tengah Cuaca Ekstrem
ADVETORIAL PEMPROV KALTARA

Recent Posts

  • Gubernur Lantik 39 Pejabat Fungsional, Ingatkan Jabatan Adalah Amanah
  • Kunjungi Kodim 0907/Tarakan, Pangdam VI/Mulawarman: Prajurit Harus Solutif dan Bebas Pelanggaran
  • Gandeng Bulog, Kodim 0907/Tarakan Gelar Bazar Murah Menyambut HUT ke-81 TNI
  • Pegadaian Kembali Raih ISO 22301 : 2019, Bukti Ketangguhan dan Kehandalan Pegadaian
  • Tahanan Kasus KDRT Tewas di Sel Polsek Tarakan Barat, Ibu Kandung Pilih Tak Tuntut Polisi

Categories

  • ADVETORIAL
  • Business
  • DPD RI
  • DPRD BULUNGAN
  • DPRD KALTARA
  • DPRD NUNUKAN
  • DPRD TARAKAN
  • EKONOMI
  • FACETIGASI
  • FASHION
  • FOTO
  • GAYA HIDUP
  • Health
  • HUKRIM
  • INFOGRAFIK
  • INTERNASIONAL
  • Lifestyle
  • MULTIMEDIA
  • NASIONAL
  • NEWS
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • PEMKAB BULUNGAN
  • PEMKAB NUNUKAN
  • PEMKAB TANA TIDUNG
  • PEMKOT TARAKAN
  • PEMPROV KALTARA
  • POLITIK
  • Smart Watch
  • Sports
  • TEKNOLOGI
  • TNI POLRI
  • Travel
  • VIDEO
  • WISATA

Berita Terhangat

OPINI

Optimisme Pertumbuhan Ekonomi Kaltara di Tengah Ketidakpastian Global

8 November 2025
OPINI

Karya Kreatif Benuanta 2025, Memperkuat Ekonomi Lokal Bersama Bank Indonesia Kalimantan Utara

5 November 2025
OPINI

Mati Suri PERUSDA Nunukan, Warisan Kegagalan Tata Kelola dan Hilangnya Potensi Daerah

29 Agustus 2025
OPINI

Pleno Tanpa Makna

27 Agustus 2025
Previous Next
Facesia.comFacesia.com
© 2025 Facesia.com
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?