Facesia.comFacesia.comFacesia.com
Font ResizerAa
  • BERANDA
  • NEWS
    • NASIONAL
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV KALTARA
    • PEMKOT TARAKAN
    • PEMKAB BULUNGAN
    • PEMKAB NUNUKAN
    • PEMKAB MALINAU
    • PEMKAB TANA TIDUNG
  • DPRD
    • DPD RI
    • DPRD KALTARA
    • DPRD TARAKAN
    • DPRD BULUNGAN
    • DPRD NUNUKAN
    • DPRD MALINAU
    • DPRD KTT
  • TNI POLRI
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • FACETIGASI
  • OPINI
  • FACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIAL
Reading: Fasilitas Minim, TPS3R Sebengkok Ganggu Kenyamanan Warga Sekitar
Share
Font ResizerAa
Facesia.comFacesia.com
  • FACE TV
  • OFFICIAL
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • ADVETORIAL
Search
  • BERANDA
  • NEWS
    • NASIONAL
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV KALTARA
    • PEMKOT TARAKAN
    • PEMKAB BULUNGAN
    • PEMKAB NUNUKAN
    • PEMKAB MALINAU
    • PEMKAB TANA TIDUNG
  • DPRD
    • DPD RI
    • DPRD KALTARA
    • DPRD TARAKAN
    • DPRD BULUNGAN
    • DPRD NUNUKAN
    • DPRD MALINAU
    • DPRD KTT
  • TNI POLRI
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • FACETIGASI
  • OPINI
  • FACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIAL
Follow US
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Policy
  • Redaksi
  • Karir
© 2025 Facesia.com

Fasilitas Minim, TPS3R Sebengkok Ganggu Kenyamanan Warga Sekitar

redaksi
redaksi
Published: 24 Agustus 2022
Share
6 Min Read
Ketua Komisi III DPRD Tarakan Hanafiah (dua dari kanan) meninjau pembuangan limbah TPS3R Sebengkok, Rabu, (24/8/2022).
SHARE

TARAKAN – Pembangunan Tempat Pengelolaan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) di Gunung Bata, Sebengkok mendapat protes dari warga sekitar. Selain lokasi yang dianggap tidak strategis karena terletak di tengah pemukiman warga, TPS3R ini juga belum memiliki fasilitas yang memadai.

Pengoprasian TPS3R yang dimulai sejak 1 Agustus ini menimbulkan banyak masalah di lingkungan warga sekitar. Selain lokasi yang terletak di atas gunung, tak jarang menimbulkan kecelakaan lalu lintas. Tempat penampungan limbah sampah pun belum ada. Sehingga jika dilakukan penyiraman maka limbah sampah akan mengalir ke jalan raya dan tergenang di depan warung makan warga sekitar. Bukan hanya itu beberapa fasilitas pendukung lainnya seperti tempat tadah air (profil) belum ada,  talang tidak ada, bahkan listrik masih menumpang dari bangunan warga.

Mengetahui banyaknya permasalahan di TPS3R, Komisi III DPRD Kota Tarakan langsung mengunjungi lokasi tersebut, Rabu (24/8/2022) pagi tadi. Kunjungan lapangan yang dilakukan komisi III untuk melihat langsung permasalahan yang terjadi di lokasi tersebut.

Kunjungan Komisi III ke TPS3R Sebengkok, Rabu (24/8/2022)

Usai meninjau TPS3R Sebengkok, Ketua Komisi III Hanafiah menuturkan, jika dilihat kondisinya, pengoperasian TPS3R ini tidak begitu siap. Fasilitas pendukung masih sangat minim, petugas juga hanya 2 orang sehingga keteteran dalam menjalankan tugas. Bahkan tempat ini belum memiliki KWH sendiri sehingga menumpang dengan warga sekitar.

“Kemudian seiring berjalannya waktu muncul masalah lain seperti pembersihan sisa sampah. Pembersihan masih sangat minim karena hanya satu kali dalam sehari. Itu pun dilakukan oleh DLH bukan dari petugas yang berjaga di TPS3R tersebut. Sehingga bau busuk masih tinggal karena pembersihan tidak maksimal,”jelasnya.

Mengenai masalah warga yang tidak setuju dengan pembangunan TPS3R Sebengkok, Hanafiah mengaku baru mengetahui permasalahan ini. Hal ini disebabkan karena adanya pergeseran anggota komisi beberapa bulan lalu.

“Anggota Komisi 3 ini kan baru, dari pengakuan warga, mereka pernah menyurat untuk RDP terkait pembangunan TPS3R di situ. Namun seiringnya waktu, hingga pembangunan TPS3R ini selesai, keluhan warga ini tidak mendapat tanggapan,”akunya.

Politisi Gerindra ini pun mempertanyakan surat dari warga tersebut kenapa tidak mendapat tanggapan dari DPRD. Akan tetapi, Hanafiah menegaskan akan menanggapi secara serius permasalahan ini. Dalam waktu dekat akan dilakukan RDP dengan mengundang warga dan instansi terkait guna mencari solusi terbaik.

“Kami juga belum tahu apakah surat ini tidak sampai atau bagaimana. Namun hari ini saya sebagai ketua komisi kami akan tanggapi serius. Apa yang kami lihat di lapangan tadi, ketika dilakukan penyiraman maka air itu mengalir ke jalan raya hingga tergenang di depan warung warga. Hal seperti ini yang akan dicarikan solusi agar kenyamanan warga sekitar dapat diminimalisir. Iin perlu tindakan bijak dan cepat dari DLH sendiri,”ungkapnya.

 

“Masalah ini akan terus di folloup minimal hingga semua keluhan warga dapat teratasi agar TPS3R yang sudah siap itu bisa beropasi tanpa menganggu kenyamanan warga sekitar termasuk toko dan warung. Agar semua tidak dirugikan. Dalam waktu dekat akan ada RDP,”tegasnya.

Mengenai keberadaan TPS3R, menurut Hanafiah harus lebih disosialisasikan lagi ke warga. Bahwa TPS3R ini bukan tempat pembuangan akhir sampah. Itu hanya depo transfer untuk penglolaan sampah.

“Nanti sampah ini akan dipilah, sampah mana yang bisa di olah, itu bisa menghasilkan uang. Sampah yang sudah tidak dapat diolah akan diangkut dan buang ke TPA. Itu yang harus dibetulkan dahulu. Jika TPS3R ini adalah persepsi warga sebagai tempat pembuangan akhir sampah maka masalah ini tidak akan selesai,”tuturnya.

Rahmat Darmawan, Perwakilan Warga Sebengkok yang datang ke lokasi TPS3R mengadukan keluhannya secara langsung kepada Anggota DPRD. Menurutnya, pemeritah sudah buta tuli terhadap masalah ini.

“Waktu masih pembangunan sekitar bulan Desember lalu, kami sudah protes dan tidak ditanggapi sama sekali. Pemangku kepentingan dari bawah ke atas semua sudah di surati, tidak ada tanggapan. Sebelumnya juga tidak ada sosialisasi untuk pembangunan TPS3R ini. Tidak ada plang pembangunan. Pembangunan dilakukan malam hari seperti main kucing-kucingan dengan warga sekitar,”tuturnya.

Setelah beroprasi pada 1 Agustus lalu, lanjut Rahmat, banyak menimbulkan masalah. Selain kecelakaan lalu lintas karena posisi TPS3R ini pas tanjakan, limbah dari pembersihan sisa sampah juga mulai meresahkan warga.

“Informasi awal limbah dari pembersihan sampah akan dibuatkan tempat penampungan namun fakta di lapangan limbah sampah hanya disiram ke arah jalan raya sehingga tergenang di depan warung makan warga sekitar. Bukan hanya itu, jika TPS3R ini sudah tutup, sampah mulai berserakan di pinggir jalan dan menimbulkan bau yang menyengat,”ungkapnya.

Ia pun berharap pemerintah dapat memindahkan lokasi TPS3R agak jauh dari pemukiman warga. “Kami tetap dukung program pemerintah. Namun bukan di situ tempatnya. Carilah tempat yang agak jauh dari pemukiman warga seperti di dekat pemancar samping PLN, di situ kan tanah pemerintah dan tidak ada pemukiman. Bukan di samping rumah penduduk. Itu saja harapan kami. Tolong dipindahkan,”harapnya.

Jika harapan ini tidak ditindaklanjuti oleh pemangku kepentingan, ia akan mengumpulkan tanda tangan dari warga yang menolak dan akan memblokir TPS3R ini.

“Kami sudah meminta dengan baik namun tidak mendapat tanggapan dari pemangku kebijakan. Kami akan mengumpulkan tanda tangan warga yang menolak TPS3R ini, kami akan blokir,”pungkasnya.(sha)

Print Friendly, PDF & Email
Share This Article
Facebook Copy Link Print

Pencarian

Berita Terbaru

  • Peter Setiawan Kembali Pimpin Apindo Kaltara, Fokus Kawal Regulasi dan Cegah Eksodus Pengusaha 16 Februari 2026
  • Gelar Musprov II, Apindo Kaltara Perkuat Konsolidasi dan Sinergi Strategis Demi Kemajuan Ekonomi Daerah 16 Februari 2026
  • Anthony Hilman Tegaskan APINDO Kaltara Harus Jadi Lokomotif Ekonomi dan Kawal Tenaga Kerja Lokal 16 Februari 2026
  • Serap Aspirasi di Pantai Amal, Jufri Budiman Soroti Infrastruktur Jalan dan Fluktuasi Harga Rumput Laut 15 Februari 2026
  • Begini Penjelasan DPRD Kaltara Terkait Dinamika Tunjangan Guru SMA di Kalimantan Utara 15 Februari 2026

Advetorial

PT PRI Bekali Mahasiswa UBT di Acara Seminar K3 
ADVETORIAL
MODENA Perkenalkan Chest Freezer Terbaru, Solusi Andal untuk Berbagai Sektor Usaha
ADVETORIAL
PRI Peduli: Gelar Pengobatan Gratis dan Bagikan Bingkisan Natal
ADVETORIAL
Perayaan Nataru di Gereja HKBP Tarakan Berlangsung Semarak, Gubernur Ajak Warga Kaltara Tingkatkan Toleransi dan Kerjasama
ADVETORIAL

Berita Terhangat

NEWS

Peter Setiawan Kembali Pimpin Apindo Kaltara, Fokus Kawal Regulasi dan Cegah Eksodus Pengusaha

16 Februari 2026
NEWS

Gelar Musprov II, Apindo Kaltara Perkuat Konsolidasi dan Sinergi Strategis Demi Kemajuan Ekonomi Daerah

16 Februari 2026
NEWS

Anthony Hilman Tegaskan APINDO Kaltara Harus Jadi Lokomotif Ekonomi dan Kawal Tenaga Kerja Lokal

16 Februari 2026
NEWS

Indosat Hadirkan GENsi di Tarakan untuk Perkuat Literasi Digital dan AI

14 Februari 2026
Previous Next
Facesia.comFacesia.com
© 2025 Facesia.com
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Policy
  • Redaksi
  • Karir
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?