Facesia.comFacesia.comFacesia.com
Font ResizerAa
  • BERANDA
  • NEWS
    • NASIONAL
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV KALTARA
    • PEMKOT TARAKAN
    • PEMKAB BULUNGAN
    • PEMKAB NUNUKAN
    • PEMKAB MALINAU
    • PEMKAB TANA TIDUNG
  • DPRD
    • DPD RI
    • DPRD KALTARA
    • DPRD TARAKAN
    • DPRD BULUNGAN
    • DPRD NUNUKAN
    • DPRD MALINAU
    • DPRD KTT
  • TNI POLRI
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • FACETIGASI
  • OPINI
  • FACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIAL
Reading: Komisi I Gelar RDP, Cari Solusi Permasalahan Lahan Bandara dengan Warga
Share
Font ResizerAa
Facesia.comFacesia.com
  • FACE TV
  • OFFICIAL
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • ADVETORIAL
Search
  • BERANDA
  • NEWS
    • NASIONAL
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV KALTARA
    • PEMKOT TARAKAN
    • PEMKAB BULUNGAN
    • PEMKAB NUNUKAN
    • PEMKAB MALINAU
    • PEMKAB TANA TIDUNG
  • DPRD
    • DPD RI
    • DPRD KALTARA
    • DPRD TARAKAN
    • DPRD BULUNGAN
    • DPRD NUNUKAN
    • DPRD MALINAU
    • DPRD KTT
  • TNI POLRI
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • FACETIGASI
  • OPINI
  • FACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIAL
Follow US
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
© 2025 Facesia.com

Komisi I Gelar RDP, Cari Solusi Permasalahan Lahan Bandara dengan Warga

redaksi
redaksi
Published: 8 Maret 2023
Share
4 Min Read
SHARE

TARAKAN – Masalah sengketa lahan antara Bandara Juwata Tarakan dengan warga sekitar sudah terjadi sejak puluhan tahun lalu. Hingga saat ini belum ada penyelesaian dari kedua belah pihak.

Hal itu, menjadi perhatian DPRD Kota Tarakan khususnya Komisi 1. Untuk mencari solusi, Komisi 1 kembali melakukan rapat dengar pendapat (RDP) di ruang rapat Kantor DPRD Kota Tarakan, Selasa (7/3/23).

Dalam RDP, pihaknya mengundang Badan Layanan Umum (BLU) Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara Juwata Tarakan, Badan Pertanahan Nasional (BPN), Camat Tarakan Barat, Lurah Karang Anyar dan Karang Anyar Pantai.

Baca juga: https://facesia.com/dua-kepala-cabang-kantor-pos-indonesia-jadi-tersangka-pengiriman-kosmetik-ilegal/

Anggota Komisi 1 DPRD Kota Tarakan Edi Patanan menjelaskan, dalam RDP tersebut terungkap fakta baru ada perbedaan keterangan soal luas lahan yang disampaikan pihak bandara dengan BPN.

Berdasarkan peta yang dipaparkan BPN, bahwa sertifikat hak pakai nomor 174 luas lahannya kurang lebih 107 hektar dan sertifikat hak pakai nomor 175 kurang lebih 93 hektar. Sedangkan penjelasan pihak bandara lahan yang sudah menjadi kawasan bandara kurang lebih 238 hektar.

“Setelah kita melihat data yang ada dan mempelajari, jadi ini bertentangan dengan apa yang disampaikan pihak BPN dan juga pihak bandara. Karena pihak BPN itu mengacu ke sertifikat hak pakai nomor 107 hektar ditambah dengan 9 hektar totalnya 116,5 hektare itu yang bersertifikat,” kata Edi Patanan.

Politisi PDI Perjuangan menjelaskan, di dalam landasan pacu sesuai gambar warna biru, penjelasan dari bandara bahwa ada lahan sekitar 69,7 hektar yang diklaim 33 warga tetapi belum bersertifikat. Lahan itu, awalnya dikelola masyarakat yang dahulunya tambak dan kebun.

“Tetapi itu sudah menjadi landasan pacu Bandara Juwata Tarakan, jadi persoalan ini lah yang mau kita cari solusinya akan fokus diselesaikan oleh pihak bandara dengan menurunkan tim investigasi,” ujarnya.

Baca juga: https://facesia.com/tunggu-izin-prinsip-pembangunan-spbn-segera-dimulai/

Sedangkan keterangan dari pihak Kelurahan Karang Anyar Pantai berdasarkan datanya, kata Edi bahwa di dalam landasan pacu ada 95,2 hektar yang diklaim 42 orang dan 2 orang informasinya sudah dibayar dengan total luas lahannya 7 hektar.

“Tetapi apa yang disampaikan pihak bandara, soal yang ada di blok A atau warna biru itu akan segera dibentuk tim investigasi untuk menyelesaikan masalah lahan yang belum jelas ini,” jelas Edi.

Lebih lanjut dijelaskan,

[contact-form][contact-field label=”Nama” type=”name” required=”true” /][contact-field label=”Surel” type=”email” required=”true” /][contact-field label=”Situs web” type=”url” /][contact-field label=”Pesan” type=”textarea” /][/contact-form]

bahwa warna kuning yang bersertifikat hak pakai nomor 174 dan hak pakai nomor 175, sudah dikeluarkan oleh BPN.

Ditambahkan Edi, menurut pihak bandara bahwa warna kuning, hijau, dan biru lahan yang diklaim, total luasnya 238 hektar. Hanya saja kawasan hijau, belum ada sertifikat yang dimiliki pihak bandara tetapi sudah masuk dalam kawasan pengembangan bandara.

“Tetapi perlu saya sampaikan, bahwa kawasan C atau blok C atau warna hijau yang terdiri dari 52 hektar itu sudah ada 800 surat peta bidang di dalamnya juga ada surat sertifikat dari BPN dan ada surat GS,” tegasnya.

Edi menerangkan, di blok C diantara warna kuning dan hijau, juga ada jalanan yang membentang yaitu Jalan Aki Balak. Di lokasi tersebut, ada sertifikat yang dimiliki bandara dan juga masyarakat.

“Sehingga tadi saya mempertanyakan gimana ini? ini sudah dikuasai oleh masyarakat yang terdiri dari 10 RT di dalam blok C ini yang kita asumsikan itu kurang lebih 4000 jiwa, ini sudah pemukiman padat penduduk yang diklaim masuk kawasan bandara ini juga kita akan cari solusinya seperti apa,” ucapnya.(sha)

Print Friendly, PDF & Email
Total Views: 0
Share This Article
Facebook Copy Link Print

Pencarian

Berita Terbaru

  • Gubernur Siapkan Lomba Sumpit se-Borneo pada 2027 24 Oktober 2026
  • Jelang Kunjungan Mabesad, Satgas TMMD Ke-130 Tarakan Pastikan Pengerjaan Sesuai Aturan dan Transparan 24 Oktober 2026
  • Ditinjau Jenderal Bintang Dua, Tim Wasev Mabesad Bakal Cek Progres TMMD Ke-130 Tarakan 24 Oktober 2026
  • Sumur Bor TMMD Tarakan di Kampung 1 Skip Rampung 100 Persen, Air Jernih Siap Dinikmati Warga 24 Oktober 2026
  • Wujudkan Hunian Layak, TMMD Ke-130 Kodim 0907/Tarakan Bedah 5 Unit Rumah Warga 24 Oktober 2026

Advetorial

Kaltara Dorong Dunia Usaha Tumbuh Tanpa Abaikan Lingkungan
ADVETORIAL PEMPROV KALTARA
Hadapi Polusi Asap Karhutla, Warga Kaltara Diimbau Pakai Masker Berfiltrasi Tinggi
ADVETORIAL PEMPROV KALTARA
Malam di Tepian Kayan, Gubernur Ikut Gowes Bareng Ratusan Warga
ADVETORIAL PEMPROV KALTARA
Pemprov Ingatkan Warga Waspadai Karhutla di Tengah Cuaca Ekstrem
ADVETORIAL PEMPROV KALTARA

Recent Posts

  • Gubernur Siapkan Lomba Sumpit se-Borneo pada 2027
  • Jelang Kunjungan Mabesad, Satgas TMMD Ke-130 Tarakan Pastikan Pengerjaan Sesuai Aturan dan Transparan
  • Ditinjau Jenderal Bintang Dua, Tim Wasev Mabesad Bakal Cek Progres TMMD Ke-130 Tarakan
  • Sumur Bor TMMD Tarakan di Kampung 1 Skip Rampung 100 Persen, Air Jernih Siap Dinikmati Warga
  • Wujudkan Hunian Layak, TMMD Ke-130 Kodim 0907/Tarakan Bedah 5 Unit Rumah Warga

Categories

  • ADVETORIAL
  • Business
  • DPD RI
  • DPRD BULUNGAN
  • DPRD KALTARA
  • DPRD NUNUKAN
  • DPRD TARAKAN
  • EKONOMI
  • FACETIGASI
  • FASHION
  • FOTO
  • GAYA HIDUP
  • Health
  • HUKRIM
  • INFOGRAFIK
  • INTERNASIONAL
  • Lifestyle
  • MULTIMEDIA
  • NASIONAL
  • NEWS
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • PEMKAB BULUNGAN
  • PEMKAB NUNUKAN
  • PEMKAB TANA TIDUNG
  • PEMKOT TARAKAN
  • PEMPROV KALTARA
  • POLITIK
  • Smart Watch
  • Sports
  • TEKNOLOGI
  • TNI POLRI
  • Travel
  • VIDEO
  • WISATA

Berita Terhangat

POLITIK

DPC PKB Tarakan Gelar Pengukuhan Pengurus 2026–2031 dan Muskercab, Targetkan Kursi Pimpinan DPRD

5 Oktober 2026
POLITIK

PPP Kota Tarakan Gelar Muscab III, Muhammad Hatta Targetkan Rebut Kembali Kursi Dapil Barat

16 Mei 2026
POLITIK

PKB Kaltara Gelar Muscab Serentak, Herman Tekankan Pentingnya UKK dan Target 2029

9 April 2026
NEWSPOLITIK

Gelar Buka Puasa Bersama, Ibrahim Ali Tekankan Semangat “PAN Bantu Rakyat” dan Konsolidasi Kader di Kaltara

10 Maret 2026
Previous Next
Facesia.comFacesia.com
© 2025 Facesia.com
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?