Facesia.comFacesia.comFacesia.com
Font ResizerAa
  • BERANDA
  • NEWS
    • NASIONAL
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV KALTARA
    • PEMKOT TARAKAN
    • PEMKAB BULUNGAN
    • PEMKAB NUNUKAN
    • PEMKAB MALINAU
    • PEMKAB TANA TIDUNG
  • DPRD
    • DPD RI
    • DPRD KALTARA
    • DPRD TARAKAN
    • DPRD BULUNGAN
    • DPRD NUNUKAN
    • DPRD MALINAU
    • DPRD KTT
  • TNI POLRI
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • FACETIGASI
  • OPINI
  • FACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIAL
Reading: Fraksi Harapan Dorong Inovasi PAD dan Waspadai ‘Jebakan’ SILPA
Share
Font ResizerAa
Facesia.comFacesia.com
  • FACE TV
  • OFFICIAL
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • ADVETORIAL
Search
  • BERANDA
  • NEWS
    • NASIONAL
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV KALTARA
    • PEMKOT TARAKAN
    • PEMKAB BULUNGAN
    • PEMKAB NUNUKAN
    • PEMKAB MALINAU
    • PEMKAB TANA TIDUNG
  • DPRD
    • DPD RI
    • DPRD KALTARA
    • DPRD TARAKAN
    • DPRD BULUNGAN
    • DPRD NUNUKAN
    • DPRD MALINAU
    • DPRD KTT
  • TNI POLRI
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • FACETIGASI
  • OPINI
  • FACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIAL
Follow US
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Policy
  • Redaksi
  • Karir
© 2025 Facesia.com

Fraksi Harapan Dorong Inovasi PAD dan Waspadai ‘Jebakan’ SILPA

redaksi
redaksi
Published: 18 Agustus 2025
Share
3 Min Read
SHARE

TARAKAN – Sidang paripurna DPRD Kota Tarakan, Senin (18/8/25), menjadi panggung bagi Fraksi Harapan untuk menyampaikan pandangan kritis namun konstruktif terhadap Nota Keuangan Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD-P) 2025. Melalui suara Ibrahim, Anggota Fraksi, Harapan mengakui semangat transparansi Pemkot, namun mendesak perbaikan mendasar, terutama dalam mengelola Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan memastikan efisiensi belanja.

Fraksi Harapan mencermati proyeksi total pendapatan daerah yang mencapai sedikit di atas Rp1,174 triliun. Kendati menyambut baik, perhatian serius diarahkan pada komponen Pendapatan Asli Daerah (PAD), khususnya penurunan proyeksi dari sektor pajak dan retribusi.

Alih-alih menyalahkan, Fraksi Harapan menawarkan solusi: pemerintah harus mengambil langkah intensifikasi dan ekstensifikasi pajak yang lebih inovatif. Namun, intervensi ini harus dilakukan dengan hati-hati. “Inovasi pajak tidak boleh membebani masyarakat kecil dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM),” tegas Ibrahim, menekankan perlunya keadilan fiskal.

Isu PAD juga melebar ke kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Walaupun Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) menunjukkan kinerja memuaskan dengan kontribusi dividen yang positif, Fraksi Harapan mendorong BUMD non-air bersih lainnya untuk segera unjuk gigi. Ketergantungan daerah pada dividen PDAM dinilai berisiko, dan mendesak diversifikasi kinerja BUMD sebagai penopang ekonomi lokal.

Di sisi belanja, yang direncanakan melebihi Rp1,214 triliun, Fraksi Harapan meminta efisiensi tinggi, terutama pada Belanja Operasi.

Anggota Fraksi Ibrahim mewanti-wanti agar kenaikan pada Belanja Pegawai—meskipun bertujuan untuk kesejahteraan—tidak boleh sampai menggerus porsi Belanja Pembangunan. Kekhawatiran juga muncul seiring dengan adanya penurunan pada Belanja Barang dan Jasa. Fraksi meminta jaminan bahwa efisiensi ini tidak lantas menurunkan kualitas layanan dasar yang diterima masyarakat, seperti kesehatan dan pendidikan.

Sebaliknya, Belanja Modal yang naik signifikan menjadi lebih dari Rp191,9 miliar diapresiasi. Fraksi mendesak dana ini agar difokuskan pada investasi publik yang hasilnya dapat segera dirasakan, mencakup perbaikan jalan, drainase, fasilitas kesehatan, dan sarana pendidikan. Selain itu, Fraksi Harapan juga menuntut agar Belanja Hibah dikelola dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas ketat.

Isu pembiayaan daerah tak luput dari sorotan. Fraksi Harapan menyoroti kenaikan signifikan pada pos Pembiayaan Daerah, yang didominasi oleh Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) hingga lebih dari Rp51 miliar.

Menurut Fraksi Harapan, besarnya SILPA harus dipandang lebih dari sekadar indikator serapan anggaran yang lemah. Sebaliknya, “SILPA harus dikelola sebagai strategi fiskal yang bijaksana, bukan sekadar indikator lemahnya serapan anggaran,” ujar Ibrahim. Hal ini menuntut Pemkot untuk mengelola SILPA sebagai dana cadangan yang terencana, bukan sekadar sisa dana yang tak tersentuh.

Mengakhiri pandangannya, Fraksi Harapan menitipkan pesan kunci: pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat (termasuk petani tambak) harus menjadi prioritas absolut. Pemerintah juga didesak untuk memperkuat koordinasi dengan pemerintah provinsi dan pusat agar dana transfer yang diterima benar-benar memberikan dampak nyata bagi pembangunan Kota Tarakan.

Fraksi Harapan berharap penuh agar semua masukan yang disampaikan menjadi bahan tindak lanjut krusial dalam pembahasan APBD-P 2025, memastikan pengelolaan anggaran yang adil dan pro-rakyat. (*)

Print Friendly, PDF & Email
TAGGED:APBD Perubahan 2025Belanja ModalBUMD TarakanDPRD TarakanFraksi HarapanIbrahim DPRDKota TarakanPADPendapatan Asli DaerahPengentasan KemiskinanSILPAStrategi FiskalUMKM
Share This Article
Facebook Copy Link Print

Pencarian

Berita Terbaru

  • Kapolda Kaltara dan Jajaran PJU Jalani Tes Urine Dadakan 27 Februari 2026
  • DPRD Tarakan Kawal Ketat Realisasi Anggaran Dinas Kesehatan Tahun 2026 27 Februari 2026
  • Soroti Pelayanan SPBU, Jufri Budiman: Tarakan Smart City, Tapi Bayar BBM Wajib Pakai Cash 27 Februari 2026
  • KKIG Kota Tarakan Tebar Kebaikan, Bagikan 1.000 Kotak Takjil di Jumat Berkah 27 Februari 2026
  • Polda Kaltara Musnahkan Puluhan Gram Sabu Hasil Pengungkapan Kasus di Nunukan 24 Februari 2026

Advetorial

PT PRI Bekali Mahasiswa UBT di Acara Seminar K3 
ADVETORIAL
MODENA Perkenalkan Chest Freezer Terbaru, Solusi Andal untuk Berbagai Sektor Usaha
ADVETORIAL
PRI Peduli: Gelar Pengobatan Gratis dan Bagikan Bingkisan Natal
ADVETORIAL
Perayaan Nataru di Gereja HKBP Tarakan Berlangsung Semarak, Gubernur Ajak Warga Kaltara Tingkatkan Toleransi dan Kerjasama
ADVETORIAL

Berita Terhangat

DPRD TARAKAN

DPRD Tarakan Kawal Ketat Realisasi Anggaran Dinas Kesehatan Tahun 2026

27 Februari 2026
DPRD TARAKAN

Polemik Lahan SD Negeri 001 Tarakan, Komisi I DPRD Desak Penelusuran Asal-Usul Hibah

23 Februari 2026
DPRD TARAKAN

DPRD Tarakan Dorong Sosialisasi Dokumen Mitigasi Bencana Hingga Tingkat RT

20 Februari 2026
DPRD TARAKAN

Gedung Kantor Dinilai Tak Layak, Komisi III DPRD Tarakan Dorong Pembangunan Markas Komando BPBD

20 Februari 2026
Previous Next
Facesia.comFacesia.com
© 2025 Facesia.com
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Policy
  • Redaksi
  • Karir
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?