Facesia.comFacesia.comFacesia.com
Font ResizerAa
  • BERANDA
  • NEWS
    • NASIONAL
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV KALTARA
    • PEMKOT TARAKAN
    • PEMKAB BULUNGAN
    • PEMKAB NUNUKAN
    • PEMKAB MALINAU
    • PEMKAB TANA TIDUNG
  • DPRD
    • DPD RI
    • DPRD KALTARA
    • DPRD TARAKAN
    • DPRD BULUNGAN
    • DPRD NUNUKAN
    • DPRD MALINAU
    • DPRD KTT
  • TNI POLRI
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • FACETIGASI
  • OPINI
  • FACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIAL
Reading: Cerita Perjalanan dari Ushuaia, Kota di Ujung Bumi
Share
Font ResizerAa
Facesia.comFacesia.com
  • FACE TV
  • OFFICIAL
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • ADVETORIAL
Search
  • BERANDA
  • NEWS
    • NASIONAL
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV KALTARA
    • PEMKOT TARAKAN
    • PEMKAB BULUNGAN
    • PEMKAB NUNUKAN
    • PEMKAB MALINAU
    • PEMKAB TANA TIDUNG
  • DPRD
    • DPD RI
    • DPRD KALTARA
    • DPRD TARAKAN
    • DPRD BULUNGAN
    • DPRD NUNUKAN
    • DPRD MALINAU
    • DPRD KTT
  • TNI POLRI
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • FACETIGASI
  • OPINI
  • FACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIAL
Follow US
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
© 2025 Facesia.com

Cerita Perjalanan dari Ushuaia, Kota di Ujung Bumi

redaksi
redaksi
Published: 16 Oktober 2020
Share
5 Min Read
Kota Ushuaia di Argentina (INT)
SHARE

KOTA  Ushuaia di Negara Argentina kerap dijuluki sebagai ujung dunia. Lokasinya sendiri ada di sisi paling Selatan benua Amerika. Februari di pembukaan tahun ini, kapal pesiar yang saya tumpangi mulai bergerak menuju selatan, membuat perjalanan ini menjadi salah satu yang berkesan di pembukaan tahun.

Pertama kalinya, saya diberikan kesempatan untuk menjejakkan langkah kaki di sebuah daratan di ujung paling selatan di muka bumi. Sebuah kota kecil yang menjadi ujung pangkal dari daratan luas bernama Amerika, para pelancong dunia mengenalnya dengan sebutan Ushuaia Fin Del Mundo.

Ushuaia merupakan sebuah kota kecil di Provinsi Tierra del Fuego, Argentina. Berada bawah garis equator, praktis membuatnya menjadi titik paling selatan di muka bumi. Bepergian menuju Ushuaia dari Indonesia sendiri membutuhkan waktu yang cukup panjang. Anda akan bersiap dengan durasi penerbangan yang mencapai 48 jam atau 2 hari perjalanan.

Selain itu, ongkos yang dikeluarkan juga menguras kantong. Perjalanan menuju kota paling selatan di bumi ini memakan biaya sekitar Rp 35 juta hingga Rp 50 juta rupiah. Cukup menguras kantong bukan!

Sekilas kota ini mengingatkan saya dengan kota Valdez atau Hainess di Alaska. Topografi pegunungan berselimut salju sebagai background kota menyambut kedatangan saya di kota ini. Nampak di dermaga kota, kapal – kapal ekspedisi jalur pelayaran Antartika tengah berbaris rapi, beristirahat untuk keesokan harinya.

Udara yang cukup dingin membuat badan menggigil, sehingga tak heran hampir rata penduduk disini selalu berseragam jaket sebagai outfit utama mereka.

Tujuan saya hari ini menelusuri jalanan kota yang banyak dipenuhi pertokoan dan souvenir dari kota Ushuaia Fin del Mundo atau kota ujung dunia ini. Karena ada tugas bekerja di siang hari, sehingga saya sempatkan untuk keluar pada saat malam telah menyelimuti kota. Dengan turtle neck hitam yang dilapisi jaket kain di luarnya, sedikit membuat badan saya hangat dalam suhu yang mencapai 2 derajat celcius itu. Setidaknya cukup untuk membuat saya nose bleeding hingga dua kali waktu itu.

Malam itu, tak banyak toko yang buka. Mengingat jam kerja disana yang cukup singkat yakni sampai pukul 5 sore saja, sehingga saat saya keluar pukul 9 malam, hanya restoran dan cafe kecil yang masih membuka kedainya.

Kebetulan kawan mengajak untuk singgah di Hardrock Cafe, yang menjadi spot menarik untuk berkumpul di kota ini. Di dalamnya cukup luas, mereka menyediakan bar lounge dan gerai yang menjual merchandise original dari Hardrock Cafe.

Seperti kebanyakan gerai Hardrock Cafe pada umumnya, disini terpampang beberapa benda koleksi yang berasal dari penyanyi tersohor dunia, seperti gaun yang sempat dikenakan oleh penyanyi kondang Christina Aguillera dan penyanyi Rita Ora.

Tak hanya itu saja, mereka pun memajang gitar legendaris milik salah satu grup band terkenal di dunia, Metallica. Beberapa koleksi tersebut ditata dengan cukup rapi berdampingan dengan merchandise yang diperjualbelikan di gerainya.

Adapun souvenir yang ditawarkan disini yakni berupa kaos ikonik milik Hardrock Cafe yang bertuliskan Ushuaia dibawahnya, yang mana menandakan kaos tersebut khusus dijual di Hardrock Cafe Ushuaia. Selain kaos ikonik tersebut, mereka juga menjual beberapa model jaket dan sweater yang disesuaikan dengan keadaan suhu di sana. Cukup lengkap dan menarik menurut saya. Tak lupa, berfoto di bawah tulisan ikonik Hardrock Cafe menjadi tanda mata yang perlu diabadikan momennya.

Lepas dari Hardrock, saya bersama kawan singgah sebentar di sebuah restoran ala Amerika Latin yang menyajikan makanan dan minuman hangat, pas untuk mengganjal perut yang sedari tadi berbunyi tanda butuh asupan. Tak lama makanan pesanan pun datang, menjadi pengganjal perut yang ampuh di malam bersuhu 2 derajat tersebut.

Sambil berbincang, saya sempatkan membaca beberapa destinasi wisata yang kiranya dapat dinikmati saat berkunjung ke sini, salah satu yang terkenal adalah Padang Rumput Patagonia yang membentang di sisi Timur Tierra del Fuego dengan topografi meliputi pegunungan rendah dan dataran tinggi.

Tak heran di tempat ini banyak hidup fauna yang sangat beragam seperti rubah abu – abu Amerika Selatan dan Mara Patagonian, yakni sejenis hewan pengerat yang bentuknya mirip kelinci, hidup di habitat terbuka di sana.

Tempat ini pun banyak dijadikan lokasi syuting film seperti The Motorcycle Diaries (2004) yang memotret kisah perjalanan gerilyawan Argentina, Che Guevara dalam melintasi Amerika Selatan.

Waktu beranjak semakin larut dan saatnya bergegas kembali ke kapal untuk beristirahat. Sebuah momen berkesan dapat menikmati malam dengan suhu 2 derajat di kota di ujung dunia atau Fin del Mundo.(sha)

Print Friendly, PDF & Email
Total Views: 0
Share This Article
Facebook Copy Link Print

Pencarian

Berita Terbaru

  • Dukung Kesejahteraan Nelayan, Rahmat Suparman Salurkan Bantuan Alat Tangkap 1 September 2026
  • Bukan Sekadar Jalan Sehat, Perumda TAU Bawa Semangat dan Jiwa Korsa 31 Agustus 2026
  • Ribuan Warga Ikuti Jalan Sehat, Gubernur Ajak Jaga Kerukunan Kaltara 30 Agustus 2026
  • Dari Wastra ke Panggung, Kreativitas Benuanta Unjuk Gaya 30 Agustus 2026
  • Gubernur Ajak KKBM Paraikatte Perkuat Persaudaraan dan Dukung Pembangunan Kaltara 30 Agustus 2026

Advetorial

Kaltara Dorong Dunia Usaha Tumbuh Tanpa Abaikan Lingkungan
ADVETORIAL PEMPROV KALTARA
Hadapi Polusi Asap Karhutla, Warga Kaltara Diimbau Pakai Masker Berfiltrasi Tinggi
ADVETORIAL PEMPROV KALTARA
Malam di Tepian Kayan, Gubernur Ikut Gowes Bareng Ratusan Warga
ADVETORIAL PEMPROV KALTARA
Pemprov Ingatkan Warga Waspadai Karhutla di Tengah Cuaca Ekstrem
ADVETORIAL PEMPROV KALTARA

Recent Posts

  • Dukung Kesejahteraan Nelayan, Rahmat Suparman Salurkan Bantuan Alat Tangkap
  • Bukan Sekadar Jalan Sehat, Perumda TAU Bawa Semangat dan Jiwa Korsa
  • Ribuan Warga Ikuti Jalan Sehat, Gubernur Ajak Jaga Kerukunan Kaltara
  • Dari Wastra ke Panggung, Kreativitas Benuanta Unjuk Gaya
  • Gubernur Ajak KKBM Paraikatte Perkuat Persaudaraan dan Dukung Pembangunan Kaltara

Categories

  • ADVETORIAL
  • Business
  • DPD RI
  • DPRD BULUNGAN
  • DPRD KALTARA
  • DPRD NUNUKAN
  • DPRD TARAKAN
  • EKONOMI
  • FACETIGASI
  • FASHION
  • FOTO
  • GAYA HIDUP
  • Health
  • HUKRIM
  • INFOGRAFIK
  • INTERNASIONAL
  • Lifestyle
  • MULTIMEDIA
  • NASIONAL
  • NEWS
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • PEMKAB BULUNGAN
  • PEMKAB NUNUKAN
  • PEMKAB TANA TIDUNG
  • PEMKOT TARAKAN
  • PEMPROV KALTARA
  • POLITIK
  • Smart Watch
  • Sports
  • TEKNOLOGI
  • TNI POLRI
  • Travel
  • VIDEO
  • WISATA

Berita Terhangat

ADVETORIALWISATA

Ketua Komite III DPD RI Kunjungi Baloy Mayo

15 Maret 2023
WISATA

Obyek Wisata yang Wajib Dikunjungi di Tarakan, Baloy Mayo Amiril Pengiran Djamaloel Qiram

7 Maret 2023
NEWSWISATA

Besok, Kawasan Wisata Ratu Intan Pantai Amal Dibuka Untuk Umum, Harga Tiket Masuk Rp 10 Ribu

16 Februari 2023
NEWSWISATA

Iraw Tengkayu Masuk dalam 100 Kalender Event Nasional Pariwisata Indonesia

7 Oktober 2022
Previous Next
Facesia.comFacesia.com
© 2025 Facesia.com
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?