Facesia.comFacesia.comFacesia.com
Font ResizerAa
  • BERANDA
  • NEWS
    • NASIONAL
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV KALTARA
    • PEMKOT TARAKAN
    • PEMKAB BULUNGAN
    • PEMKAB NUNUKAN
    • PEMKAB MALINAU
    • PEMKAB TANA TIDUNG
  • DPRD
    • DPD RI
    • DPRD KALTARA
    • DPRD TARAKAN
    • DPRD BULUNGAN
    • DPRD NUNUKAN
    • DPRD MALINAU
    • DPRD KTT
  • TNI POLRI
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • FACETIGASI
  • OPINI
  • FACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIAL
Reading: DPRD Tarakan Minta Penjelasan Publik Soal THR Non-ASN
Share
Font ResizerAa
Facesia.comFacesia.com
  • FACE TV
  • OFFICIAL
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • ADVETORIAL
Search
  • BERANDA
  • NEWS
    • NASIONAL
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV KALTARA
    • PEMKOT TARAKAN
    • PEMKAB BULUNGAN
    • PEMKAB NUNUKAN
    • PEMKAB MALINAU
    • PEMKAB TANA TIDUNG
  • DPRD
    • DPD RI
    • DPRD KALTARA
    • DPRD TARAKAN
    • DPRD BULUNGAN
    • DPRD NUNUKAN
    • DPRD MALINAU
    • DPRD KTT
  • TNI POLRI
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • FACETIGASI
  • OPINI
  • FACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIAL
Follow US
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
© 2025 Facesia.com

DPRD Tarakan Minta Penjelasan Publik Soal THR Non-ASN

redaksi
redaksi
Published: 2 Maret 2026
Share
4 Min Read
SHARE

TARAKAN – Polemik Tunjangan Hari Raya (THR) bagi petugas kebersihan di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tarakan kembali disorot. Anggota Komisi III DPRD Tarakan, Harjo Solaika, menekankan bahwa isu ini muncul karena keterbatasan anggaran pemerintah daerah, bukan karena kebijakan yang bersifat wajib.

Menurut Harjo, masalah THR ini baru benar-benar mencuat tahun ini, meski tahun lalu sudah ada gejolak.

“Pertama terkait mengenai THR di DLH Tarakan ini saya kira kan memang dia sebenarnya baru muncul hanya tahun ini ya. Tahun lalu sebenarnya juga sudah mulai ribut. Tahun lalu sudah mulai ribut karena memang kita ini masalahnya hanya karena memang duit kita enggak ada. Itu sebenarnya masalahnya Pak,” ujar Harjo.

Ia menjelaskan bahwa akar masalahnya adalah efisiensi anggaran yang dihadapi pemerintah daerah.

“Karena memang duit kita enggak ada. Kalau duit kita ada saya kira enggak ada masalah begini. Tapi pada dasarnya kan kita yang ada di ruangan ini mengerti persoalan ini. Kita paham betul masalah yang terjadi dalam kita menjalankan roda pemerintahan bahwa hari ini kita dihadapkan dengan permasalahan efisiensi anggaran. Itu menjadi masalah,” tambahnya.

Harjo juga mengingatkan asal-usul THR tersebut, yang sebenarnya merupakan reward atas penghargaan Adipura di era sebelumnya.

“Nah yang kemudian menjadi penting pada saat sekarang ini adalah terkait mengenai THR atau reward tadi sudah disampaikan yang sebenarnya kalau kita berbicara tentang historis itu hanya ada di DLH karena memang kondisinya pada saat itu DLH lagi ada penghargaan adipura ya. Nah sehingga itu yang dianggap menjadi sesuatu yang wajib diterima oleh tenaga-tenaga non ASN kita,” paparnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa THR ini bersifat kebijakan, bukan kewajiban tetap.

“Nah jadi maksud kami disini adalah ini kan berarti kalau begini kondisinya ini kan kebijakan Pak ya. Nah oleh sebab itu saya kira kalau ini masalahnya kebijakan Pak yang muncul di publik ini kan tadi Pak Kepala DLH bilang kan ternyata bukan tidak disampaikan. Bahwa ini barang kebijakan. Hari ini kita anggarannya gak ada nih. Besok-besok bisa gak ada itu program ini kan gitu ya,” jelas Harjo.

Harjo menyoroti pentingnya komunikasi ke masyarakat untuk menghindari kesalahpahaman.

“Nah sehingga maksud kita Pak ini kan apa ya semua mata itu kan tertuju ke kita Pak. Kita paham betul dimana. Jadi semua mata masyarakat kita tertuju pada kita yang selalu mengelola pemerintahan. Nah sehingga memang perlu kita memberikan penjelasan kepada publik. Kalau saya konsen disitu saja Pak. Perlu dijelaskan kepada publik, perlu disampaikan kepada masyarakat kita. Bahwa urusan THR di DLH ini bukan wajib. Ini hanya kebijakan dan ini sebenarnya hanya berlaku di sini,” pungkasnya.

Pernyataan ini melengkapi diskusi dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi III DPRD Tarakan dengan DLH sebelumnya, di mana diungkap bahwa THR sebenarnya adalah tunjangan khusus yang tidak dianggarkan tahun ini karena pemangkasan Tunjangan Kinerja Daerah (TKD) dari pusat.

Selain itu, pengelolaan petugas kebersihan telah dialihkan ke pihak ketiga per 1 Maret 2026 untuk meningkatkan profesionalisme. (Arf)

Print Friendly, PDF & Email
Total Views: 0
Share This Article
Facebook Copy Link Print

Pencarian

Berita Terbaru

  • RUPSLB Telkom 2026 Setujui Spin-Off InfraCo dan Perubahan Pengurus, Tunjuk Dirut Baru Perseroan 1 Oktober 2026
  • Wagub Ingkong Ala Dorong Penataan Aset Daerah untuk Dukung Pembangunan KIPI 28 September 2026
  • Kaltara Gandeng Australia Tingkatkan Kompetensi Bahasa Inggris dan Pendidikan Vokasi 28 September 2026
  • Gubernur Lantik 39 Pejabat Fungsional, Ingatkan Jabatan Adalah Amanah 25 September 2026
  • Kunjungi Kodim 0907/Tarakan, Pangdam VI/Mulawarman: Prajurit Harus Solutif dan Bebas Pelanggaran 25 September 2026

Advetorial

Kaltara Dorong Dunia Usaha Tumbuh Tanpa Abaikan Lingkungan
ADVETORIAL PEMPROV KALTARA
Hadapi Polusi Asap Karhutla, Warga Kaltara Diimbau Pakai Masker Berfiltrasi Tinggi
ADVETORIAL PEMPROV KALTARA
Malam di Tepian Kayan, Gubernur Ikut Gowes Bareng Ratusan Warga
ADVETORIAL PEMPROV KALTARA
Pemprov Ingatkan Warga Waspadai Karhutla di Tengah Cuaca Ekstrem
ADVETORIAL PEMPROV KALTARA

Recent Posts

  • RUPSLB Telkom 2026 Setujui Spin-Off InfraCo dan Perubahan Pengurus, Tunjuk Dirut Baru Perseroan
  • Wagub Ingkong Ala Dorong Penataan Aset Daerah untuk Dukung Pembangunan KIPI
  • Kaltara Gandeng Australia Tingkatkan Kompetensi Bahasa Inggris dan Pendidikan Vokasi
  • Gubernur Lantik 39 Pejabat Fungsional, Ingatkan Jabatan Adalah Amanah
  • Kunjungi Kodim 0907/Tarakan, Pangdam VI/Mulawarman: Prajurit Harus Solutif dan Bebas Pelanggaran

Categories

  • ADVETORIAL
  • Business
  • DPD RI
  • DPRD BULUNGAN
  • DPRD KALTARA
  • DPRD NUNUKAN
  • DPRD TARAKAN
  • EKONOMI
  • FACETIGASI
  • FASHION
  • FOTO
  • GAYA HIDUP
  • Health
  • HUKRIM
  • INFOGRAFIK
  • INTERNASIONAL
  • Lifestyle
  • MULTIMEDIA
  • NASIONAL
  • NEWS
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • PEMKAB BULUNGAN
  • PEMKAB NUNUKAN
  • PEMKAB TANA TIDUNG
  • PEMKOT TARAKAN
  • PEMPROV KALTARA
  • POLITIK
  • Smart Watch
  • Sports
  • TEKNOLOGI
  • TNI POLRI
  • Travel
  • VIDEO
  • WISATA

Berita Terhangat

DPRD TARAKAN

Dukung Kesejahteraan Nelayan, Rahmat Suparman Salurkan Bantuan Alat Tangkap

1 September 2026
DPRD TARAKAN

DPRD Tarakan Desak Pemkot Hentikan Penertiban Lapak Pantai Amal Sebelum Juknis Diterbitkan

14 Agustus 2026
DPRD TARAKAN

DPRD Tarakan Minta Pertamina dan Pusat Perjelas Status Lahan WKP dan Sumur Minyak Tak Aktif

11 Agustus 2026
DPRD TARAKAN

Komisi I DPRD Tarakan Minta BPN Atensi Pengajuan Sertifikat Lahan Warga Mamburungan

11 Agustus 2026
Previous Next
Facesia.comFacesia.com
© 2025 Facesia.com
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?