TARAKAN – Aksi unjuk rasa damai yang digelar oleh Aliansi Peduli Masyarakat Kota Tarakan di halaman Kantor DPRD Kota Tarakan mendapat tanggapan positif dari jajaran legislatif tingkat provinsi.
Ketua Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Jufri Budiman, S.Pd., M.M., menegaskan bahwa gerakan massa ini merupakan murni aspirasi yang lahir dari akar rumput tanpa adanya intervensi politik luar.
Menurutnya, aksi tersebut menjadi bukti nyata bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) memberikan dampak konkret yang sangat masif bagi kesejahteraan masyarakat kecil di daerah.
“Ini adalah penggerakan yang benar-benar dari hati nurani. Ini benar-benar dari hati nurani para penerima manfaat,” ujar Jufri Budiman saat memberikan tanggapan mengenai aksi demonstrasi tersebut.
Jufri Budiman memaparkan bahwa keberadaan program MBG tidak hanya berfokus pada pemenuhan gizi anak-anak di sekolah semata. Ekosistem program ini terbukti mampu menggerakkan roda perekonomian lokal dari berbagai sektor, mulai dari penyerapan hasil panen petani, hasil tangkapan nelayan, pelaku UMKM, hingga keterlibatan para kader posyandu. Oleh karena itu, ia menyatakan bahwa wajar jika gelombang dukungan yang datang ke gedung wakil rakyat tersebut diisi oleh elemen masyarakat yang sangat heterogen.
Ia juga menambahkan bahwa adanya beberapa kekurangan teknis kecil di lapangan tidak boleh dijadikan alasan tunggal untuk menilai program nasional ini secara negatif secara keseluruhan. Pihak legislatif berkomitmen untuk mendengar langsung keluhan dan masukan dari para pelaku di lapangan agar kualitas program dapat terus dievaluasi dan ditingkatkan menjadi lebih baik ke depannya.
“Kita tidak bisa langsung serta-merta melihat kondisi yang satu tidak baik terus semua dianggap semua tidak baik. Belum tentu, kita harus bertanya kepada para pendemo ini kira-kira dampaknya apa,” kata Jufri Budiman menambahkan.
Sebagai perwakilan rakyat dari DPRD Provinsi Kalimantan Utara, Jufri menegaskan bahwa pihaknya siap mengawal seluruh poin aspirasi yang disampaikan oleh aliansi masyarakat tersebut. Sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan seluruh elemen pendukung program akan terus dijaga agar program MBG berjalan secara konsisten, transparan, dan berkelanjutan.
“Kami berharap orang tua tidak perlu lagi merasa terbebani dengan persiapan makan siang anak dan anak-anak di Tarakan bisa mendapatkan asupan makanan yang layak serta bergizi tinggi,” pungkasnya. (Sha)



