TARAKAN – Anggota DPRD Kota Tarakan dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Adyansa, menggelar reses Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026/2027 di Kelurahan Karang Harapan, Tarakan Barat. Kegiatan yang berlangsung pada malam hari tersebut dipusatkan di kediaman Bapak Harjo, RT 3, sebagai upaya menyerap aspirasi dan mendengarkan langsung berbagai kebutuhan masyarakat.
Reses tersebut dihadiri pengurus DPD PKS Kota Tarakan, sejumlah ketua RT, yakni Ketua RT 2, RT 4, RT 8, dan RT 11, serta tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh kesenian, dan warga setempat.
Dalam sambutannya, Sekretaris DPD PKS Kota Tarakan, Munajat, menjelaskan bahwa reses merupakan agenda wajib bagi setiap anggota DPRD yang dilaksanakan tiga kali dalam setahun atau setiap empat bulan sekali.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi sarana penting bagi anggota dewan untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung, menyampaikan laporan pelaksanaan tugas, sekaligus mengevaluasi kinerja sebagai wakil rakyat.
“Aspirasi itu tidak hanya dalam bentuk pengajuan atau permintaan, tetapi juga berbagai hal yang mungkin belum diketahui anggota dewan karena keterbatasan waktu,” ujar Munajat.
Ia juga mengapresiasi kinerja Adyansa yang dinilai responsif dalam membantu menyelesaikan berbagai persoalan masyarakat. Bahkan, kepedulian tersebut tidak hanya dirasakan warga di Dapil Tarakan Barat, tetapi juga masyarakat di wilayah lain di Kota Tarakan.
Sementara itu, Adyansa menegaskan bahwa dirinya berkomitmen untuk menampung, mendengarkan, dan memperjuangkan setiap aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui kegiatan reses.
Sejak dilantik sebagai anggota DPRD Kota Tarakan pada 2024, ia mengaku telah berupaya memfasilitasi berbagai persoalan warga, mulai dari penyelesaian sengketa fasilitas umum hingga mendorong perbaikan infrastruktur jalan.
Dalam sesi dialog terbuka, Adyansa juga mengungkapkan rencana alokasi anggaran untuk renovasi rumah ibadah di wilayah tersebut pada tahun mendatang.
Selain itu, ia mempersilakan masyarakat menyampaikan berbagai usulan pembangunan, termasuk peningkatan akses jalan, fasilitas pendidikan, serta dukungan bagi kelompok nelayan dan petani yang saat ini menjadi salah satu perhatian pemerintah.
Menurut Adyansa, seluruh masukan tersebut akan menjadi bahan penting untuk diperjuangkan melalui mekanisme pembahasan di DPRD.
Melalui kegiatan reses ini, berbagai aspirasi dan usulan warga Kelurahan Karang Harapan telah dihimpun dan dicatat oleh tim untuk selanjutnya dipersiapkan sebagai bahan perjuangan dalam pembahasan anggaran murni di DPRD Kota Tarakan.
Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat komunikasi antara masyarakat dan wakil rakyat, sekaligus memastikan kebutuhan warga menjadi bagian dari prioritas pembangunan daerah. (sha)



