Aksesoris Face Shield Jadi Tren karena Corona

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr +

JAKARTA – Menyandang sebagai seorang desainer yang karyanya sudah mendunia, membawa keuntungan tersendiri baginya. Terlebih lagi, menjadi seorang desainer harus memiliki kemampuan dalam mengimajinasikan pikirannya melalui karya di masa medatang.

Sejak 2017 silam, desainer Rinaldy Yunardi mempersembahkan peragaan tunggal bertajuk ‘Equilibrium’ yang digelar untuk merayakan ulang tahunnya. Saat peragaan itu, tajuk ‘Equilibrium’ dibawa untuk bercerita tentang keseimbangan dalam kehidupan.

Menurut pria yang menghasilkan ragam karya itu, sejatinya Tuhan telah menciptakan segala sesuatu yang berimbang. Tetapi karena kurangnya perhatian membuat alam semesta kehilangan keseimbangan. Akibatnya, memicu bencana dimuka bumi.

“Izinkan saya sebagai desainer membawa pesan bahwa tetap ada harapan di tengah ketidakseimbangan itu,” kata Rinaldy kala itu saat jumpa pers sebelum peragaan seperti yang dilansir dari wolipop.

Karya-karya Rinaldy pernah dipakai Beyonce hingga Kylie Jenner dengan menyuguhkan 47 aksesori nan-dramatis. Kemegahannya pun terpancar sebagai ciri khasnya. Hiasan yang dikenakan mungkin hanya cocok dipakai para artis ketika beraksi di panggung atau sosialita. Bahkan untuk mengihiasi dinding Instagram juga dapat mencuri perhatian.

Belakangan ini, salah satu karya Rinaldy yang muncul di fashion show tiga tahun lalu, jelas saja telah merefleksikan tren aksesori di era virus Corona: face shield. Aksesori yang dimaksud adalah headpiece, bergaya helm futuristik nan stylish yang ditingkahi pelindung transparan berbentuk lengkungan bulan sabit yang menutupi wajah. (*)

Share.

About Author

Leave A Reply