Facesia.comFacesia.comFacesia.com
Font ResizerAa
  • BERANDA
  • NEWS
    • NASIONAL
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV KALTARA
    • PEMKOT TARAKAN
    • PEMKAB BULUNGAN
    • PEMKAB NUNUKAN
    • PEMKAB MALINAU
    • PEMKAB TANA TIDUNG
  • DPRD
    • DPD RI
    • DPRD KALTARA
    • DPRD TARAKAN
    • DPRD BULUNGAN
    • DPRD NUNUKAN
    • DPRD MALINAU
    • DPRD KTT
  • TNI POLRI
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • FACETIGASI
  • OPINI
  • FACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIAL
Reading: Arab Saudi Tolak AS Salahkan Putra Mahkota MBS atas Pembunuhan Khashoggi
Share
Font ResizerAa
Facesia.comFacesia.com
  • FACE TV
  • OFFICIAL
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • ADVETORIAL
Search
  • BERANDA
  • NEWS
    • NASIONAL
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV KALTARA
    • PEMKOT TARAKAN
    • PEMKAB BULUNGAN
    • PEMKAB NUNUKAN
    • PEMKAB MALINAU
    • PEMKAB TANA TIDUNG
  • DPRD
    • DPD RI
    • DPRD KALTARA
    • DPRD TARAKAN
    • DPRD BULUNGAN
    • DPRD NUNUKAN
    • DPRD MALINAU
    • DPRD KTT
  • TNI POLRI
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • FACETIGASI
  • OPINI
  • FACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIAL
Follow US
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Policy
  • Redaksi
  • Karir
© 2025 Facesia.com

Arab Saudi Tolak AS Salahkan Putra Mahkota MBS atas Pembunuhan Khashoggi

redaksi
redaksi
Published: 27 Februari 2021
Share
2 Min Read
Putra Mahkota Arab Saudi Mohammad bin Salman. Foto/REUTERS
SHARE

RIYADH – Pemerintah Arab Saudi dengan tegas menolak laporan intelijen Amerika Serikat (AS) yang menyalahkan Putra Mahkota Mohammad bin Salman (MBS) atas pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi . Riyadh menyebut laporan itu “kasar dan salah” meski Washington tidak menjatuhkan sanksi pada MBS.



“Pemerintah Kerajaan dengan tegas menolak kesimpulan yang kasar dan salah yang terkandung dalam laporan tentang kepemimpinan Kerajaan,” kata Kementerian Luar Negeri Arab Saudi dalam sebuah pernyataan pada hari Jumat (26/2/2021).

“Laporan AS tidak dapat diterima dengan cara apa pun,” lanjut kementerian tersebut. ”Arab Saudi menolak apa pun yang akan merugikan kepemimpinan, kedaulatan, dan independensi peradilannya.”



Reaksi Riyadh muncul setelah pemerintahan Biden mempublikasikan penilaian oleh komunitas intelijen AS yang menyalahkan pewaris takhta Saudi atas pembunuhan dan mutilasi Khashoggi pada Oktober 2018 di dalam kantor Konsulat Saudi di Istanbul, Turki. Setelah awalnya menyangkal bahwa Khashoggi dibunuh, Saudi kemudian menyalahkan “elemen nakal” dalam layanan keamanan Kerajaan dan menghukum mati sejumlah tersangka.



Kementerian Luar Negeri Arab Saudi menyebut pembunuhan Khashoggi sebagai “kejahatan keji yang merupakan pelanggaran mencolok terhadap hukum dan nilai-nilai Kerajaan”, tetapi mengatakan bahwa mereka telah mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk memastikan bahwa insiden yang tidak menguntungkan seperti itu tidak akan terulang di masa depan.

Sementara itu, pelapor khusus Dewan Hak Asasi Manusia PBB tentang eksekusi di luar hukum atau sewenang-wenang, Agnes Callamard, mengomentari laporan AS dengan menuntut sanksi terhadap Pangeran Mohammad bin Salman.

“AS harus menjatuhkan sanksi terhadap Putra Mahkota, seperti yang telah dilakukan terhadap pelaku lainnya—menargetkan aset pribadinya tetapi juga keterlibatan internasionalnya,” kata Callamard.

”Mendesak Washington untuk memimpin dalam memastikan pertanggungjawaban atas kejahatan ini dan untuk menetapkan mekanisme internasional untuk menghukum dan mencegah tindakan seperti itu di masa depan,”lanjutnya.

Callamard merasa dirinya kecewa karena pemerintahan Biden telah mengisyaratkan bahwa mereka tidak tertarik untuk mempertaruhkan aliansi AS dengan Arab Saudi dengan mengejar MBS, pewaris tahkta dari Raja berusia 85 tahun; Salman bin Abdulaziz al-Saud.(int/sha)

Print Friendly, PDF & Email
Share This Article
Facebook Copy Link Print

Pencarian

Berita Terbaru

  • Wakapolda Kaltara Pimpin Upacara Hari Kesadaran Nasional: Perkuat Integritas dan Kawal Stabilitas Wilayah 17 April 2026
  • Wakapolda Kaltara Hadiri Pembukaan Konreg PDRB KASULAMPUA 2026 15 April 2026
  • Kapolda Kaltara Perkuat Sinergi Keamanan dan Ekonomi dalam Kunjungan ke PT PKN 15 April 2026
  • PKB Kaltara Gelar Muscab Serentak, Herman Tekankan Pentingnya UKK dan Target 2029 9 April 2026
  • Dukung Pemerataan Pendidikan, Dandim 0907/Tarakan Dukung Penuh Program BBC Pangdam VI/Mulawarman 7 April 2026

Advetorial

PT PRI Bekali Mahasiswa UBT di Acara Seminar K3 
ADVETORIAL
MODENA Perkenalkan Chest Freezer Terbaru, Solusi Andal untuk Berbagai Sektor Usaha
ADVETORIAL
PRI Peduli: Gelar Pengobatan Gratis dan Bagikan Bingkisan Natal
ADVETORIAL
Perayaan Nataru di Gereja HKBP Tarakan Berlangsung Semarak, Gubernur Ajak Warga Kaltara Tingkatkan Toleransi dan Kerjasama
ADVETORIAL

Berita Terhangat

INTERNASIONALNEWS

Heboh Peta Timur Tengah Baru yang Diusulkan Israel, Seperti Apa?

11 Oktober 2024
INTERNASIONAL

Perang Dagang Indonesia Vs Uni Eropa 2021

3 Agustus 2021
INTERNASIONAL

Kekasih Tercinta Tewas Ditembak, Demonstran Myanmar Sumpah Lanjutkan Perlawanan

9 Maret 2021
INTERNASIONAL

Meghan Sebut Kerajaan Inggris Tolak Jadikan Anaknya Pangeran

9 Maret 2021
Previous Next
Facesia.comFacesia.com
© 2025 Facesia.com
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Policy
  • Redaksi
  • Karir
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?