TARAKAN – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Tarakan resmi mendirikan Posko Gotong Royong Mudik Lebaran 2026 sebagai bentuk aksi nyata kepedulian terhadap masyarakat. Posko yang berlokasi di ruang tunggu Pelabuhan SDF/Tengkayu I ini mulai beroperasi sejak 17 hingga 24 Maret 2026 untuk melayani para pemudik jalur laut.

Kehadiran posko ini bertujuan memberikan kenyamanan ekstra bagi warga yang akan pulang kampung menggunakan transportasi speedboat. Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Tarakan, Erick Hendrawan, menjelaskan bahwa inisiatif ini merupakan instruksi langsung dari Ketua DPC, Edi Patanan, untuk memastikan partai hadir di tengah kebutuhan sosial masyarakat.
“Posko yang dihadirkan bertujuan untuk memastikan perjalanan mudik menjadi lebih nyaman dan aman, khususnya bagi pemudik jalur laut. Selain menyediakan fasilitas istirahat, posko ini menawarkan layanan kesehatan ringan serta makanan dan minuman gratis untuk para pemudik agar mereka tetap bugar selama perjalanan,” ujar Erick Hendrawan saat memberikan keterangan.


Operasional posko telah dirancang mengikuti jadwal keberangkatan pertama hingga terakhir armada speedboat setiap harinya. Erick juga menegaskan bahwa tim di lapangan siap bersiaga lebih lama jika terjadi lonjakan penumpang di pelabuhan.

“Operasional kami menyesuaikan jadwal keberangkatan. Bahkan, jika memang dibutuhkan, posko akan beroperasi selama 24 jam penuh untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat yang sedang dalam perjalanan,” tambahnya.

Selain memberikan fasilitas fisik, pihak DPC PDI Perjuangan juga menitipkan pesan keselamatan kepada masyarakat. Erick berharap para pemudik tidak mengabaikan kondisi fisik di tengah antusiasme merayakan hari kemenangan di kampung halaman.
“Selain memberikan fasilitas, kami juga mengajak seluruh pemudik untuk selalu menjaga kondisi tubuh dan mematuhi aturan yang ditetapkan otoritas pelabuhan demi keselamatan bersama,” terang Erick.
Menutup keterangannya, Erick berharap seluruh pemudik dapat sampai di tujuan dengan selamat dan merayakan Idulfitri 1447 H dengan penuh kedamaian. Ia menekankan bahwa esensi dari kegiatan ini adalah memperkuat tali persaudaraan antarwarga Tarakan.
“Momentum Hari Raya Idulfitri 1447 H ini diharapkan menjadi wadah bagi masyarakat untuk mempererat silaturahmi dan saling memaafkan agar kebersamaan semakin kokoh,” pungkasnya. (Sha)



