Facesia.comFacesia.comFacesia.com
Font ResizerAa
  • BERANDA
  • NEWS
    • NASIONAL
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV KALTARA
    • PEMKOT TARAKAN
    • PEMKAB BULUNGAN
    • PEMKAB NUNUKAN
    • PEMKAB MALINAU
    • PEMKAB TANA TIDUNG
  • DPRD
    • DPD RI
    • DPRD KALTARA
    • DPRD TARAKAN
    • DPRD BULUNGAN
    • DPRD NUNUKAN
    • DPRD MALINAU
    • DPRD KTT
  • TNI POLRI
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • FACETIGASI
  • OPINI
  • FACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIAL
Reading: Gubernur Terima Penghargaan dari BKKBN
Share
Font ResizerAa
Facesia.comFacesia.com
  • FACE TV
  • OFFICIAL
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • ADVETORIAL
Search
  • BERANDA
  • NEWS
    • NASIONAL
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV KALTARA
    • PEMKOT TARAKAN
    • PEMKAB BULUNGAN
    • PEMKAB NUNUKAN
    • PEMKAB MALINAU
    • PEMKAB TANA TIDUNG
  • DPRD
    • DPD RI
    • DPRD KALTARA
    • DPRD TARAKAN
    • DPRD BULUNGAN
    • DPRD NUNUKAN
    • DPRD MALINAU
    • DPRD KTT
  • TNI POLRI
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • FACETIGASI
  • OPINI
  • FACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIAL
Follow US
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Policy
  • Redaksi
  • Karir
© 2025 Facesia.com

Gubernur Terima Penghargaan dari BKKBN

redaksi
redaksi
Published: 6 Agustus 2020
Share
3 Min Read
PENGHARGAAN: Gubernur Kaltara, Dr H Irianto Lambrie saat menerima piagam penghargaan Pencapaian Akseptor KB dari BKKBN yang disampaikan oleh H Harlan Lelana, Korlap BKKBN Provinsi Kaltara, Rabu (5/8) pagi. HUMAS PROVINSI KALTARA
SHARE

TANJUNG SELOR – Pada Rabu (5/8) satu lagi penghargaan diperoleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara). Kali ini, Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) memberikan piagam penghargaan sekaligus ucapan terima kasih kepada Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie atas kerjasamanya dalam memberikan pelayanan KB pada kegiatan Pelayanan KB Serentak Sejuta Akseptor dalam rangka Hari Keluarga Nasional ke-27 pada 29 Juni 2020.

Penghargaan diserahkan H Harlan Lelana, Koordinator Lapangan (Korlap) BKKBN Provinsi Kaltara kepada Gubernur di ruang kerja Gubernur Kaltara.

Adapun berdasarkan data BKKBN, pencapaian akseptor KB Kaltara 3.045 orang, atau pencapaiannya sekitar 160,3 persen dari target sebanyak 1.900 orang. Ini juga menempatkan Kaltara pada peringkat ke-6 secara nasional untuk pencapaian akseptor KB nasional. “Bahkan, Kaltara unggul diatas Kaltim yang pencapaiannya 158,2 persen (peringkat ke-7), juga provinsi lainnya di Kalimantan,” kata Gubernur.

Di regional Kalimantan, Kaltara menduduki peringkat pertama. Disusul Kaltim (158,2 persen), Kalsel (127 persen), Kalteng (92,3 persen) dan Kalbar (15,1 persen). “Dukungan Pemprov Kaltara dalam pelayanan KB sendiri, merupakan implementasi dari Undang-Undang (UU) Nomor 52 Tahun 2009 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, yang secara eksplisit pada Pasal 23 menyebutkan bahwa pemerintah dan pemerintah daerah (Pemda) wajib meningkatkan akses dan kualitas informasi, pendidikan, konseling dan pelayanan kontrasepsi,” kata Gubernur.

Khusus untuk kontrasepsi, sebut Irianto, UU ini mengamanatkan agar keamanan, keterjangkauan, jaminan kerahasiaan, serta ketersediaan alat, obat dan cara kontrasepsi yang bermutu wajib ditingkatkan seiring dengan penguatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). “Pastinya, BKKBN tidak dapat bekerja sendiri, untuk itu dukungan dari pemerintah daerah, khususnya Pemprov Kaltara sangat dibutuhkan,” ungkap Irianto.

Selain itu, Gubernur menyatakan dukungannya atas upaya BKKBN yang rencananya pada 2021 akan menyediakan layanan pendampingan penggerakan KB. “Kabarnya, dengan dana terbatas yang biasanya dioperasionalkan Perwakilan BKKBN Provinsi untuk penggerakan akseptor akan didorong melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) sejumlah Rp 400 miliar yang akan dibagikan ke Pemda untuk menggerakkan akseptor,” urai Gubernur.

Irianto berharap melalui penggerakan akseptor dapat mendorong kegiatan pelayanan KB di masyarakat sampai ke daerah serta dukungan dari Pemda untuk menurunkan stunting dengan mensosialisasikan pentingnya jarak antar kelahiran. “Jangan sampai anaknya banyak tetapi jaraknya tidak diperhatikan karena nantinya akan panen stunting di daerah kita,” tutup Irianto.(humas)

Print Friendly, PDF & Email
Share This Article
Facebook Copy Link Print

Pencarian

Berita Terbaru

  • Indosat Perkuat Talenta Digital di Tarakan Melalui Edukasi Kecerdasan Buatan dan Teknologi IoT 10 Februari 2026
  • Tamara Moriska Soroti Sulitnya Akses Skrining HIV di Tempat Hiburan Malam Nunukan 10 Februari 2026
  • Kawal Pelaksanaan Makan Bergizi Gratis Selama Ramadan, Simon Patino: Formulasi Teknis Segera Dimatangkan 10 Februari 2026
  • Sikat Habis Narkotika, AKBP Eko Nugroho Pastikan Anggota Terlibat Tetap Diproses Pidana 10 Februari 2026
  • Pelukan Hangat dari Raja Alam: Mengukir Senyum di Wajah Anak-Anak Kampung Yamo 10 Februari 2026

Advetorial

PT PRI Bekali Mahasiswa UBT di Acara Seminar K3 
ADVETORIAL
MODENA Perkenalkan Chest Freezer Terbaru, Solusi Andal untuk Berbagai Sektor Usaha
ADVETORIAL
PRI Peduli: Gelar Pengobatan Gratis dan Bagikan Bingkisan Natal
ADVETORIAL
Perayaan Nataru di Gereja HKBP Tarakan Berlangsung Semarak, Gubernur Ajak Warga Kaltara Tingkatkan Toleransi dan Kerjasama
ADVETORIAL

Berita Terhangat

ADVETORIALPOLITIK

Paslon GAAS Mendapat Nomor Urut 1 di Pilkada Nunukan

24 September 2024
ADVETORIALPEMKAB NUNUKAN

Ketua TP-PKK, Bunda PAUD dan Gerakan Bunda Literasi Kecamatan Resmi Dilantik

14 Desember 2023
ADVETORIALPEMKAB NUNUKAN

Amanat Perpres 59/2018, Pemkab Nunukan Gelar Rakor SPBE 2023

14 Desember 2023
ADVETORIALPEMKAB NUNUKAN

Bupati Laura Hadiri Safari Natal di Wilayah Krayan

14 Desember 2023
Previous Next
Facesia.comFacesia.com
© 2025 Facesia.com
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Policy
  • Redaksi
  • Karir
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?