Judi Colo Beroperasi Lagi, Tersebar Kupon Ciekhi69

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr +

TARAKAN – Sekitar 1 tahun lalu, peraktik perjudian colo dibongkar Unit Jatanras Polres Tarakan. Meski sempat tutup, bisnis judi colo ini kembali ramai di bulan ramadan. Bahkan praktiknya berlangsung di tengah kota di Kota Tarakan.

Perjudian colo yang berlangsung di Kota Tarakan ini praktiknya hampir sama seperti penjualan kupon putih atau judi togel. Judi colo sebelumnya hanya menyediakan angka 1 sampai 9 untuk ditebak, kali ini judi colo menyediakan angka 1 sampai 12 untuk setiap pembeli yang datang menebak.

“Sudah buka (Judi colo, Red.) menjual kupon ini,” ungkap seorang wanita yang membenarkan bukanya perjudian colo.

KUPON : Kertas kupon judi colo alias Ciekhi69 yang dijual di outlet penjualan.

 

Bisnis judi colo ini juga dikenal dengan kupon putih Ciekhi69. Perjudian ini beroperasi di sekitar Ladang, Kelurahan Pamusian, Tarakan Tengah. Diketahui putaran dari angka tersebut dilakukan sebanyak tiga kali dalam waktu yang berbeda di hari yang sama.

Selanjutnya, dari pembeli akan diberikan seperti kertas print sebagai tanda bukti pembelian nomor yang dipesan. Sedangkan untuk uang yang diterima, diserahkan ke bandar yang ada di Kota Tarakan.

“Iya untung-untungan juga karena tiga putaran saja,” terang wanita yang enggan disebutkan identitasnya.

Sebelumnya, personel Unit Jatanras Polres Tarakan menangkap tiga orang pria yang berasal dari Malaysia mencoba cari peruntungan dengan membuka judi colo berhasil diringkus. Ketiga pria itu berinisial MS, RS dan RM dengan sejumlah barang bukti yang berhasil diamankan. Aktivitasnya dilakukan dengan putaran angka sehari, bisa mencapai 5 kali di waktu yang berbeda.

Barang bukti tersebut diantaranya 13 unit printer, mobile printer dan 18 roll kertas printer, 4 unit HP, 3 lembar catatan setoran, 1 lembar catatan pembayaran, 1 buku rumusan dan satu buah tas merk Eiger. Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, Aldi memastikan, MS, RS dan RM akan dijerat dengan pasal 303 KUHP tentang perjudian, dengan ancaman minimal 5 tahun penjara. (*)

Share.

About Author

Leave A Reply