Facesia.comFacesia.comFacesia.com
Font ResizerAa
  • BERANDA
  • NEWS
    • NASIONAL
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV KALTARA
    • PEMKOT TARAKAN
    • PEMKAB BULUNGAN
    • PEMKAB NUNUKAN
    • PEMKAB MALINAU
    • PEMKAB TANA TIDUNG
  • DPRD
    • DPD RI
    • DPRD KALTARA
    • DPRD TARAKAN
    • DPRD BULUNGAN
    • DPRD NUNUKAN
    • DPRD MALINAU
    • DPRD KTT
  • TNI POLRI
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • FACETIGASI
  • OPINI
  • FACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIAL
Reading:Komisi II DPRD Nunukan Sidak Rumah Produksi MBG, Kondisinya Sangat memprihatikan
Share
Font ResizerAa
Facesia.comFacesia.com
  • FACE TV
  • OFFICIAL
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • ADVETORIAL
Search
  • BERANDA
  • NEWS
    • NASIONAL
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV KALTARA
    • PEMKOT TARAKAN
    • PEMKAB BULUNGAN
    • PEMKAB NUNUKAN
    • PEMKAB MALINAU
    • PEMKAB TANA TIDUNG
  • DPRD
    • DPD RI
    • DPRD KALTARA
    • DPRD TARAKAN
    • DPRD BULUNGAN
    • DPRD NUNUKAN
    • DPRD MALINAU
    • DPRD KTT
  • TNI POLRI
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • FACETIGASI
  • OPINI
  • FACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIAL
Follow US
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Policy
  • Redaksi
  • Karir
© 2025 Facesia.com

Komisi II DPRD Nunukan Sidak Rumah Produksi MBG, Kondisinya Sangat memprihatikan

redaksi
redaksi
Published: 21 Januari 2025
Share
4 Min Read
SHARE

NUNUKAN – Menanggpi informasi dan keluhan masyarakat terkait Makan Bergizi Gratis yang berdampak terhadap Kesehatan siswa sekolah di Kabupaten Nunukan, Komisi II DPRD Nunukan langsung menggelar sidak ke Lokasi produksi penyajian Makan Bergizi Gratis itu.

“Kami ingin memastikan kebenaran terkait standar kelayakan penyajian program Makanan Bergizi Gratis yang dikabarkan berdampak pada Kesehatan siswa SD 003 Nunukan Selatan,” kata Andi Fajrul Syam SH, Ketua Komisi II DPRD Nunukan, Senin (20/1/25).

Menurutnya Komisi II mendapatkan banyak laporan dari orang tua siswa, sehingga alat kelengkapan DPRD Nunukan ini melakukan Inspeksi mendadak ke Rumah Produksi MBG tersebut.

“ Sejumlah siswa mengalami gejala mual dan diare setelah mengonsumsi makanan dari program tersebut. Kami juga mengunjungi SD 003 Nunukan Selatan untuk berkoordinasi dengan pihak sekolah, termasuk kepala sekolah, dan kepala sekolah membenarkan laporan terkait siswa terdampak,” ungkapnya.

Berdasarkan keterangan kepala sekolah Jumlah siswa yang awalnya dilaporkan sekitar 30 orang ternyata mencapai 90 orang, data ini sesuai hasil identifikasi pihak sekolah SD 003 Nunukan Selatan.

Tak menunggu waktu yang lama, pagi tadi Komisi II DPRD Nunukan, bergegas menuju ke rumah produksi tersebut, tempat pengelolaan dan distribusi MBG berlokasi di Kelurahan Mansapa Nunukan Selatan.

“Kami mengajak Bhabinsa, Bhabinkamtibmas, Danramil, dan Babinpotmar, serta pengawas pusat, Ari Sanjayaa, dan langsung mengecek kondisi ruangan produksi,” tambahnya.

Dengan kehadiran Bhabinsa, Bhabinkamtibmas, Danramil, dan Babinpotmar sebagai pendamping dalam inspeksi ini, diharapkan ada pengawasan yang lebih ketat terhadap proses produksi makanan MBG.

Temuan Komisi II DPRD Nunukan dilapangan menunjukkan kondisi tempat pengolahan makanan sangat memprihatinkan. Ruang produksi tidak memenuhi standar kebersihan, dengan sampah yang berserakan, ruangan yang berantakan, serta tempat penyimpanan bahan mentah yang bercampur tanpa aturan.

“ Alat-alat seperti frizer ini harus betul betul digunakan dengan dan tidak boleh bercampur dengan bumbu daging apalagi seafood (udang), begitu pula dengan cara memasaknya, kami berkesimpulan bahwa pengelola MBG tidak memiliki pengalaman mengelola dapur, sehingga tidak tertata baik,” lanjut Ketua Fraksi Nasdem ini.

Ia juga menilai bahwa area produksi tidak steril, yang dapat meningkatkan risiko terjadinya masalah kesehatan pada makanan yang dihasilkan.

Andi Fajrul menegaskan perlu ada ahli gizi yang stand by pada saat proses produksi hingga distribusi makanan ke sekolah sebagai bentuk quality control.

Kehadiran ahli gizi menurutnya, untuk memastikan bahwa makanan yang disiapkan memenuhi standar gizi yang layak dan aman untuk dikonsumsi.

Pengelolaan makanan MBG lanjutnya, harus dilakukan oleh pihak yang benar-benar berpengalaman di bidang katering, dengan personel yang sudah memiliki pemahaman mendalam tentang cara memasak yang baik, higienis, dan sesuai standar kebersihan.

“ Ya menurut kami Pengelola yang profesional akan memastikan bahwa seluruh proses, mulai dari persiapan bahan hingga distribusi makanan, dilakukan secara optimal tanpa mengabaikan aspek keamanan pangan dan kesehatan siswa,” ungkap Andi Fajrul Syam saat dikonfirmasi dilokasi rumah produksi MBD di Mansapa.

Komisi II DPRD Nunukan berharap ada pengawasan yang lebih ketat terhadap proses produksi makanan MBG tersebut.

Terhadap temuan ini Komisi II DPRD Nunukan mendesak pihak terkait untuk segera melakukan perbaikan menyeluruh demi menjamin keamanan dan kesehatan siswa yang menjadi penerima manfaat program MBG, sekaligus memulihkan kepercayaan masyarakat terhadap program Makan Bergizi Gratis di Nunukan.(*)

Print Friendly, PDF & Email
Total Views:0
Share This Article
FacebookCopy LinkPrint

Pencarian

Berita Terbaru

  • Ketika Mobil Polisi Jadi Ruang Bersalin: Aksi Kemanusiaan Briptu Kristian Selamatkan Ibu dan Bayi23 Juli 2026
  • Mahasiswa di Tarakan Jadi Korban Begal Saat Hendak Tolong Pengendara Mogok23 Juli 2026
  • Kapolda Kaltara Hadiri Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional 202623 Juli 2026
  • Gubernur Perkuat Sinergi dengan BRI, Dukung Pengembangan UMKM23 Juli 2026
  • Pemprov dan TNI AL Perkuat Kolaborasi Keamanan Maritim23 Juli 2026

Advetorial

Gubernur Perkuat Sinergi dengan BRI, Dukung Pengembangan UMKM
ADVETORIALPEMPROV KALTARA
Pemprov dan TNI AL Perkuat Kolaborasi Keamanan Maritim
ADVETORIALPEMPROV KALTARA
HANI 2026, Kaltara Tegaskan Perang terhadap Sindikat Internasional
ADVETORIALPEMPROV KALTARA
Gubernur Dorong Gerakan “ANANDA BERSINAR” untuk Lindungi Generasi Muda
ADVETORIALPEMPROV KALTARA

Berita Terhangat

DPRD NUNUKAN

Dorong Daya Saing UMKM Perbatasan, Bapemperda DPRD Nunukan Mulai Godok Ranperda Ekonomi Kreatif

8 Juni 2026
DPRD NUNUKAN

Sengkarut Pelabuhan Tunon Taka, Muhammad Mansur Desak Kemenhub Beri Teguran Keras ke KSOP Nunukan

8 Juni 2026
DPRD NUNUKAN

Sempat Diwarnai Penolakan, DPRD Nunukan Resmi Tunda Rencana Relokasi PKL Pasar Tani Alun-Alun

8 Juni 2026
DPRD NUNUKAN

Temui Pengunjuk Rasa, Anggota DPRD Nunukan Gat Khaleb Akui Kesadaran Perusahaan Terkait K3 Masih Rendah

8 Juni 2026
PreviousNext
Facesia.comFacesia.com
© 2025 Facesia.com
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Policy
  • Redaksi
  • Karir
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?