TARAKAN — Ikatan Wanita Sulawesi Selatan (IWSS) Kota Tarakan menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) ke-5 pada Minggu (6/9/2026). Agenda utama musyawarah ini mencakup penyampaian Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) kepengurusan periode sebelumnya sekaligus pemilihan Ketua IWSS Kota Tarakan yang baru.


Ketua IWSS Kota Tarakan, Ir. Hj. Nany Hayati, menyampaikan bahwa pembukaan Muscab ke-5 berjalan lancar dan penuh semangat kebersamaan.



Rangkaian Muscab terbagi dalam tiga sidang pleno, meliputi pembahasan tata tertib, penyampaian LPJ kepengurusan lima tahun terakhir, hingga pemaparan visi-misi serta pemilihan ketua baru.

“Muscab ke-5 ini menjadi momentum penting bagi keberlanjutan organisasi. Pada sidang pleno ketiga, para bakal calon akan dikonfirmasi kesediaannya sebelum memaparkan visi dan misi hingga tahap pemilihan,” ujar Nany di sela kegiatan.
Nany menyebutkan, saat ini terdapat lima nama bakal calon ketua yang muncul ke permukaan, yaitu Hj. Mari, Hj. Wahidah, Hj. Hawa, Hj. Sri, dan Ibu Dewi. Selain kelima nama tersebut, Nany menyatakan dirinya juga masih berpeluang masuk dalam bursa pencalonan sesuai aturan organisasi yang mengizinkan masa jabatan lebih dari satu periode.
Di bawah kepemimpinannya, IWSS Kota Tarakan aktif dalam berbagai kegiatan sosial. Saat pandemi COVID-19 lalu, misalnya, IWSS bekerja sama dengan Badan Intelijen Negara (BIN) mendistribusikan masker dan menggelar vaksinasi di tiga lokasi, yakni SD di kawasan Jembatan Bongkok, Kampung Enam, serta Gedung Islamic Center.
Saat ini, IWSS Kota Tarakan mencatat sekitar 100 pengurus aktif dengan total anggota terdaftar mencapai hampir 500 orang di grup jejaring WhatsApp. Tingkat partisipasi anggota dalam pertemuan rutin bulanan pun terbilang tinggi hingga mencapai ratusan peserta.
Menanggapi dinamika politik yang kerap dikaitkan dengan organisasi paguyuban, Nany menegaskan bahwa IWSS tetap menjaga komitmen dan soliditas internal. Perbedaan pendapat dinilainya sebagai hal wajar dalam bermusyawarah tanpa merusak keharmonisan antaranggota.
“Di IWSS, kita berpolitik dalam arti positif untuk kemajuan bersama, bukan untuk saling menjatuhkan. Wadah ini adalah rumah bagi warga Sulawesi Selatan di perantauan agar tetap bersatu dan solid,” tegasnya.
Proses pemilihan ketua baru ditargetkan rampung pada siang hari. Setelah ketua terpilih ditetapkan, tim formatur akan dibentuk untuk menyusun struktur kepengurusan lengkap sebelum agenda pelantikan yang dijadwalkan dalam beberapa pekan mendatang.
Nany berharap ketua terpilih nantinya mampu mengayomi seluruh anggota serta membawa IWSS Kota Tarakan menjadi organisasi yang lebih baik dan berkontribusi nyata bagi daerah. (*)



