Facesia.comFacesia.comFacesia.com
Font ResizerAa
  • BERANDA
  • NEWS
    • NASIONAL
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV KALTARA
    • PEMKOT TARAKAN
    • PEMKAB BULUNGAN
    • PEMKAB NUNUKAN
    • PEMKAB MALINAU
    • PEMKAB TANA TIDUNG
  • DPRD
    • DPD RI
    • DPRD KALTARA
    • DPRD TARAKAN
    • DPRD BULUNGAN
    • DPRD NUNUKAN
    • DPRD MALINAU
    • DPRD KTT
  • TNI POLRI
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • FACETIGASI
  • OPINI
  • FACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIAL
Reading: Kumpulkan Bukti, Masalah Lahan Bandara Akan Dibawa ke Kemenhub
Share
Font ResizerAa
Facesia.comFacesia.com
  • FACE TV
  • OFFICIAL
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • ADVETORIAL
Search
  • BERANDA
  • NEWS
    • NASIONAL
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV KALTARA
    • PEMKOT TARAKAN
    • PEMKAB BULUNGAN
    • PEMKAB NUNUKAN
    • PEMKAB MALINAU
    • PEMKAB TANA TIDUNG
  • DPRD
    • DPD RI
    • DPRD KALTARA
    • DPRD TARAKAN
    • DPRD BULUNGAN
    • DPRD NUNUKAN
    • DPRD MALINAU
    • DPRD KTT
  • TNI POLRI
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • FACETIGASI
  • OPINI
  • FACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIAL
Follow US
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
© 2025 Facesia.com

Kumpulkan Bukti, Masalah Lahan Bandara Akan Dibawa ke Kemenhub

redaksi
redaksi
Published: 20 Oktober 2022
Share
4 Min Read
Komisi I DPRD Tarakan melakukan kunjungan lapangan menyikapi masalah lahan bandara.
SHARE

TARAKAN – Permasalah lahan bandara yang berada di Kelurahan Karanya Anyar Pantai dan Kelurahan Karang Anyar belum menemui titik terang. Sengketa lahan antara masyarakat dan pihak bandara ini sudah terjadi sejak puluhan tahun lalu.

Ketua Komisi I DPRD Tarakan, H Anas Nurdin mengungkapkan, setelah dilakukan beberapa kali Rapat Dengar Pendapat (RDP), Senin (16/10/2022) pihaknya melakukan kunjungan lapangan beserta intansi terkait.

“Tujuannya untuk  menginventarisir semua persoalan-persoalan yang ada di lapangan antara warga dan dengan pihak bandara,” ungkapnya.

Politisi Golkar ini menerangkan, dalam kunjungan lapangan yang dilaksanakan beberapa hari lalu, bukan hanya dihadiri oleh pihak bandara. Namun, Badan Pertanahan Nasional (BPN) maupun Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang ikut dihadirkan. Tujuannya untuk memastikan  lahan mana saja yang masuk dalam Rancangan Tata Ruang Wilayah (RTRW).

Fakta di lapangan, berdasarkan data Kelurahan Karang Anyar Pantai, ada sekitar 8 hingga 9 sertifikat dimiliki warga setempat masuk dalam lahan milik bandara dengan sertifikat nomor 147.

Bukan hanya itu, fakta lain yang ditemukan, dari pagar pembatas akhir bandara yang dibangun pada masa kepemimpinan Jusuf SK, ternyata diluar pagar masih ada lahan bandara berdasarkan sertifikat.

“Setelah kita cek masih ada patok dan bekas pagar kawat. Kenapa waktu itu di pagar di luar situ, mungkin prediksi kami karena pemukiman warga sepanjang itu,” kata H Anas.

Menurutnya, jika bandara melakukan pemagaran sesuai sertifikat, maka butuh biaya besar untuk membebaskan rumah-rumah warga yang ada di lahan tersebut.

Saat ini, warga meminta agar status lahan mereka bisa ditingkatkan. Namun, dari pihak bandara tidak berani mengeluarkan rekomendasi sebab lahan yang diklaim warga sudah terdaftar di Badan Milik Negara dan berbentuk sertifikat.

“Tapi yang anehnya lagi, di dalam sertifikat bandara ini adalagi sertifikat warga. Tapi tidak semua memiliki sertifikat sehingga memicu warga lain untuk keberatan karena tidak bisa meningkatkan status alas hak lahan mereka,” ujarnya.

Hal yang sama pun terjadi di Kelurahan Karang Anyar, depan landasan pacu bandara. Informasi dari lurah, ada lahan bandara yang dihuni warga, masuk dalam zina C dengan luasan 52 hektare. Bahkan di lokasi itu juga ada sertifikat.

Berdasarkan perencanaan pengembangan bandara, lahan yang ada di depan landasan pacu sudah masuk dalam RTRW sebagai area transportasi.

“Permasalahannya sama dengan warga Kelurahan Karang Anyar Pantai. Sudah ada warga yang mengikuti program PTSL dengan Peta Bidang. Namun, saat hendak meningkatkan status menjadi sertifikat, tertolak dan BPN meminta rekomendasi dari Bandara atau pemerintah,” jelasnya.

Ia berharap permasalahan bisa terselesaikan karena sudah puluhan tahun. Rencananya, setelah semua bukti dan bahan sudah lengkap, permasalahan ini akan dibawa ke level lebih tinggi yaitu Kementerian Perhubungan.

“Tujuan kami sekarang mengumpulkan bahan dan keterangan. Ada rencana kami untuk berkunjung ke Kementrian Perhubungan untuk mencari solusinya. Permasalahan ini sudah lama, karena merupakan aspirasi dari masyarakat, apapun itu bentuknya saat sampai di lembaga ya harus ditindaklanjuti,” ungkapnya.

Sebelumnya, pihaknya juga mendapatkan informasi mengenai adanya anggaran dari pihak bandara untuk pembebasan lahan. Namun karena masih ada permasalahan saling klaim lahan antar warga sehingga pihak bandara meminta permasalahan ini diselesaikan terlebih dahulu.

“Sudah ada sebagian yang terbayar. Pada saat itu, ada  juga anggaran yang dititip ke Pengadilan. Jadi tentu dalam hal ini pihak bandara tidak mau membayar kalau masih ada permasalahan. Makanya kita sterilkan dulu, semua persoalan di masyarakat baik klaim antar masyarakat dan bandara kami mau urai masalahnya, sehingga bisa selesai dengan baik,” tegasnya.(sha)

Print Friendly, PDF & Email
Total Views: 0
Share This Article
Facebook Copy Link Print

Pencarian

Berita Terbaru

  • Sambut Ekspedisi Arsitektur Lintas Borneo, Pemprov Dorong Pelestarian Warisan Budaya 23 Agustus 2026
  • 39 Peserta Ikuti Balap Speedboat, UMKM Ikut ‘Kecipratan’ Manfaat Ekonomi 23 Agustus 2026
  • 25 Kafilah Kaltara Siap Berlaga di MTQ VIII KORPRI Nasional 2026 23 Agustus 2026
  • Wagub Ajak Warga Jaga Kesehatan dan Perkuat Persatuan di Momentum Kemerdekaan 23 Agustus 2026
  • Semarakkan HUT RI, Kodim 0907 Tarakan Gelar Lomba Kebersamaan Antar-Satuan 22 Agustus 2026

Advetorial

Kaltara Dorong Dunia Usaha Tumbuh Tanpa Abaikan Lingkungan
ADVETORIAL PEMPROV KALTARA
Hadapi Polusi Asap Karhutla, Warga Kaltara Diimbau Pakai Masker Berfiltrasi Tinggi
ADVETORIAL PEMPROV KALTARA
Malam di Tepian Kayan, Gubernur Ikut Gowes Bareng Ratusan Warga
ADVETORIAL PEMPROV KALTARA
Pemprov Ingatkan Warga Waspadai Karhutla di Tengah Cuaca Ekstrem
ADVETORIAL PEMPROV KALTARA

Recent Posts

  • Sambut Ekspedisi Arsitektur Lintas Borneo, Pemprov Dorong Pelestarian Warisan Budaya
  • 39 Peserta Ikuti Balap Speedboat, UMKM Ikut ‘Kecipratan’ Manfaat Ekonomi
  • 25 Kafilah Kaltara Siap Berlaga di MTQ VIII KORPRI Nasional 2026
  • Wagub Ajak Warga Jaga Kesehatan dan Perkuat Persatuan di Momentum Kemerdekaan
  • Semarakkan HUT RI, Kodim 0907 Tarakan Gelar Lomba Kebersamaan Antar-Satuan

Categories

  • ADVETORIAL
  • Business
  • DPD RI
  • DPRD BULUNGAN
  • DPRD KALTARA
  • DPRD NUNUKAN
  • DPRD TARAKAN
  • EKONOMI
  • FACETIGASI
  • FASHION
  • FOTO
  • GAYA HIDUP
  • Health
  • HUKRIM
  • INFOGRAFIK
  • INTERNASIONAL
  • Lifestyle
  • MULTIMEDIA
  • NASIONAL
  • NEWS
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • PEMKAB BULUNGAN
  • PEMKAB NUNUKAN
  • PEMKAB TANA TIDUNG
  • PEMKOT TARAKAN
  • PEMPROV KALTARA
  • POLITIK
  • Smart Watch
  • Sports
  • TEKNOLOGI
  • TNI POLRI
  • Travel
  • VIDEO
  • WISATA

Berita Terhangat

NEWS

IPTNI Kaltara Gelar Upgrading dan Deklarasi Pengurus, Bahas Thibb Nabawi untuk Penyakit Kronis

22 Agustus 2026
NEWS

Pegadaian Area Tarakan Perkuat Kepedulian Sosial melalui Program Mengetuk Pintu Langit

18 Agustus 2026
NEWS

1.062 Narapidana Terima Remisi Kemerdekaan, 11 Orang Langsung Hirup Udara Bebas

18 Agustus 2026
NEWS

Pembongkaran Warung Pantai Amal Dinilai Sewenang-Wenang, Kuasa Hukum Sebut Pemkot Belum Punya Juknis

14 Agustus 2026
Previous Next
Facesia.comFacesia.com
© 2025 Facesia.com
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?