Facesia.comFacesia.comFacesia.com
Font ResizerAa
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV KALTARA
    • PEMKOT TARAKAN
    • PEMKAB BULUNGAN
    • PEMKAB NUNUKAN
    • PEMKAB MALINAU
    • PEMKAB TANA TIDUNG
  • DPRD
    • DPD RI
    • DPRD KALTARA
    • DPRD TARAKAN
    • DPRD BULUNGAN
    • DPRD NUNUKAN
    • DPRD MALINAU
    • DPRD KTT
  • TNI POLRI
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • FACETIGASI
  • OPINI
  • FACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIAL
Reading: RAPBD Perubahan Nunukan Rp 1,8 Triliun
Share
Font ResizerAa
Facesia.comFacesia.com
  • FACE TVFACE TVFACE TV
  • OFFICIAL
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • ADVETORIAL
Search
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV KALTARA
    • PEMKOT TARAKAN
    • PEMKAB BULUNGAN
    • PEMKAB NUNUKAN
    • PEMKAB MALINAU
    • PEMKAB TANA TIDUNG
  • DPRD
    • DPD RI
    • DPRD KALTARA
    • DPRD TARAKAN
    • DPRD BULUNGAN
    • DPRD NUNUKAN
    • DPRD MALINAU
    • DPRD KTT
  • TNI POLRI
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • FACETIGASI
  • OPINI
  • FACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIAL
Follow US
© 2015 Facesia.com | All Rights Reserved.
Advetorial
DPRD NUNUKAN

RAPBD Perubahan Nunukan Rp 1,8 Triliun

redaksi
redaksi
27 Agustus 2025
Share
SHARE

NUNUKAN – Pemerintah Kabupaten Nunukan menyampaikan Nota Keuangan Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun Anggaran 2025 dengan nilai sebesar Rp1,8 triliun.









Hal ini itu disampaikan oleh Wakil Bupati Nunukan, Hermanus, S.Sos, melalui rapat paripurna di Kantor DPRD Nunukan, Rabu (27/8/25).

Melalui Rapat Paripurna tersebut, Hermanus menjelaskan bahwa RAPBD Perubahan 2025 mengalami beberapa penyesuaian baik pada sisi pendapatan, belanja daerah maupun pembiayaan, untuk mengakomodasi kebutuhan prioritas pemerintah pusat dan daerah.







Pada Pendapatan, RAPBD Nunukan yang semula diproyeksikan sebesar Rp1,993 triliun, turun menjadi Rp1,889 triliun atau sekitar 5,20 persen dibandingkan proyeksi semula.







Sementara itu, pada sisi belanja daerah justru mengalami kenaikan, semula belanja diproyeksikan sebesar Rp2,143 triliun, namun setelah perubahan naik menjadi Rp2,148 triliun atau naik 0,25 persen.







Dalam pembiayaan daerah, penerimaan dari sisa lebih perhitungan anggaran tahun sebelumnya juga mengalami penyesuaian, semula tercatat Rp150 miliar, namun setelah audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) bertambah menjadi Rp109 miliar atau meningkat 72,72 persen.







Adapun pengeluaran pembiayaan dalam RAPBD Perubahan 2025 tercatat nihil, atau tidak mengalami perubahan dari proyeksi sebelumnya.







Wakil Bupati Hermanus menegaskan bahwa perubahan RAPBD 2025 diarahkan untuk mengakomodasi beberapa program prioritas yakni, penganggaran bantuan iuran BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan bagi masyarakat miskin dan tidak mampu.

Program tersebut, kata Hermanus, ditujukan agar masyarakat yang kurang mampu tetap bisa mendapatkan layanan kesehatan gratis tanpa harus membayar iuran secara mandiri.

Selain itu, Pemkab Nunukan juga mengalokasikan anggaran tambahan untuk akreditasi Rumah Sakit Pratama Sebatik dan Sebuku, guna meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di wilayah perbatasan.

RAPBD Perubahan 2025 juga menampung anggaran terkait pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahap II. Hal ini sejalan dengan kebijakan nasional untuk memperkuat kebutuhan tenaga ASN di daerah.

Di sektor transportasi, pemerintah daerah menambahkan alokasi anggaran subsidi ongkos angkut (SOA) penumpang dan barang, program tersebut diharapkan dapat menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok dan pemerataan distribusi barang di wilayah Nunukan.

Selain itu, RAPBD Perubahan juga mengalokasikan dana bantuan dari Provinsi Kalimantan Utara. Bantuan itu berupa tunjangan tambahan untuk Ketua Rukun Tetangga (RT) dan transfer anggaran berbasis ekologi tahun anggaran 2025.

Di sektor pertanian, pemerintah daerah menyiapkan biaya pengiriman alat dan mesin pertanian (alsintan) serta alat berat ke wilayah IV, untuk mendukung produktivitas masyarakat di pedesaan.

Di hadapan pimpinan dan anggota DPRD, Hermanus berharap RAPBD Perubahan Nunukan 2025 dapat dibahas secara komprehensif dan disetujui menjadi Peraturan Daerah.

Ia menegaskan bahwa semangat perubahan anggaran ini adalah untuk memperkuat kesejahteraan masyarakat.

“Semoga RAPBD Perubahan ini bisa disetujui dan ditetapkan menjadi Peraturan Daerah, sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan masyarakat Nunukan,” tutup Wakil Bupati Nunukan. (*)

Print Friendly, PDF & Email
Share This Article
Facebook Email Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Leave a review

Leave a Review Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Please select a rating!

Pencarian

Berita Terbaru

  • Mati Suri PERUSDA Nunukan, Warisan Kegagalan Tata Kelola dan Hilangnya Potensi Daerah 29 Agustus 2025
  • Jufri Budiman Laksanakan Sosperda Tenaga Kerja Lokal Kaltara 29 Agustus 2025
  • Syamsuddin Arfah Sosialisasikan Raperda Kesejahteraan Sosial di Tarakan 28 Agustus 2025
  • Prajurit Kodaeral XIII Sigap Bantu Padamkan Kebakaran Rumah Warga di Tarakan 28 Agustus 2025
  • Pelepasan Irjen Pol. Hary Sudwijanto Bersama Ny. Dion Hary Sudwijanto di Mako Polda Kaltara 28 Agustus 2025
- Advertisement -

Advetorial

PT PRI Bekali Mahasiswa UBT di Acara Seminar K3 
ADVETORIAL
MODENA Perkenalkan Chest Freezer Terbaru, Solusi Andal untuk Berbagai Sektor Usaha
ADVETORIAL
PRI Peduli: Gelar Pengobatan Gratis dan Bagikan Bingkisan Natal
ADVETORIAL
Perayaan Nataru di Gereja HKBP Tarakan Berlangsung Semarak, Gubernur Ajak Warga Kaltara Tingkatkan Toleransi dan Kerjasama
ADVETORIAL
© 2025 Facesia.com | All Rights Reserved.
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Policy
  • Redaksi
  • Karir