Facesia.comFacesia.comFacesia.com
Font ResizerAa
  • BERANDA
  • NEWS
    • NASIONAL
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV KALTARA
    • PEMKOT TARAKAN
    • PEMKAB BULUNGAN
    • PEMKAB NUNUKAN
    • PEMKAB MALINAU
    • PEMKAB TANA TIDUNG
  • DPRD
    • DPD RI
    • DPRD KALTARA
    • DPRD TARAKAN
    • DPRD BULUNGAN
    • DPRD NUNUKAN
    • DPRD MALINAU
    • DPRD KTT
  • TNI POLRI
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • FACETIGASI
  • OPINI
  • FACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIAL
Reading: Sekjen MUI Ingatkan Pengurus Tidak Boleh Terlibat Politik Praktis
Share
Font ResizerAa
Facesia.comFacesia.com
  • FACE TV
  • OFFICIAL
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • ADVETORIAL
Search
  • BERANDA
  • NEWS
    • NASIONAL
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV KALTARA
    • PEMKOT TARAKAN
    • PEMKAB BULUNGAN
    • PEMKAB NUNUKAN
    • PEMKAB MALINAU
    • PEMKAB TANA TIDUNG
  • DPRD
    • DPD RI
    • DPRD KALTARA
    • DPRD TARAKAN
    • DPRD BULUNGAN
    • DPRD NUNUKAN
    • DPRD MALINAU
    • DPRD KTT
  • TNI POLRI
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • FACETIGASI
  • OPINI
  • FACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIAL
Follow US
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
© 2025 Facesia.com

Sekjen MUI Ingatkan Pengurus Tidak Boleh Terlibat Politik Praktis

redaksi
redaksi
Published: 22 Oktober 2022
Share
4 Min Read
SHARE

TARAKAN – Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Regional V se Kalimantan yang digelar di Hotel Tarakan Plaza, Jumat (21/10/2022) malam tadi dihadiri oleh Dr. H. Amirsyah Tambunan M.A Sekretaris Jenderal (Sekjen) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat.

Dalam sambutannya, Amirsyah mengingatkan seluruh pengurus untuk tetap menjaga ukhuwah. Terlebih dimasa sekarang kontestasi politik sudah dimulai.

Menurutnya, ada tiga jenis ukhuwah, yaitu ukhuwah Islamiyah (sesama umat Islam), ukhuwah Basyariah (sesama umat manusia) dan ukhuwah Wathaniyah (bermasyarakat dan bernegara).

“Saat ini, riak-riak politik mulai tampak dipermukaan. Saya ingin mengingtakan dalam berbagai kegiatan bahwa pilihan politik itu bebas. Apakah terhadap orangnya atau partainya. Tetapi ukhuwah tidak ada pilihan. Kalau kita sebut logika bernegara bahwa NKRI harga mati. Saya juga ingin menegaskan bahwa ukhuwah persaudaraan itu harga mati,” tegasnya.

Ia mengingatkan, jangan karena berbeda pilihan, ukhuwah persaudaan yang jadi korban.

“Kemarin saya melihat di Kaltim itu ada ijtima ulama. Alhamdulillah setelah di cek tidak ada tokoh-tokoh MUI yang ikut. Kalau yang menamakan dirinya sebagai ulama, itu penting kita klasifikasi. Untuk pengurus MUI, mulai dari tokoh, ketua umum dan semua jajaran pimpinan tidak boleh terlibat aktif dalam politik praktis,” ujarnya.

Menurutnya, tidak ada larangan berpolitik. Akan tetapi, wajib non aktif dari oraganisasi agar MUI tidak di seret ke arah politik. Dalam konteks politik, MUI sebagai wasit.

“Kita harus menjaga netralitas. Karena netralitas itu adalah standing posisioning MUI untuk memberikan nasehat kepada semua pihak agar kontestasi dunia politik itu bisa kita jaga dengan ukhuwah islamiah,” ungkapnya.

Amirsyah Tambunan menerangkan, dalam MUI, boleh berpolitik tapi politik kebangsaan. Untuk meluruskan peraturan perundan-undangan, itu dipersilahkan agar politik kebangsaan bisa mengatur tata kehidupan bermasyarakat, bangsa dan negara yang tertib, adil dan teratur.

“Kita berharap kedepan Indonesia lebih baik dan lebih mampu ketika anak bangsa terjun kepada dunia politik. Bisa membuat suasana menjadi lebih bermasyarakat, berbangsa dan bernegara dengan baik,” harapnya.

Sementara itu, Ketua MUI Kaltara KH Zainuddin Dalila dalam sambutannya menyebutkan, MUI sebagai tenda besar bagi seluruh komponen umat dan mitra pemerintah. Juga sebagai salah satu komponen kekuatan bangsa yang mempunyai peran menjaga keharmonisan di kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Dipundak kita ada amanah yang begitu besar dalam melayani dan melindungi umat yang dikenal dengan himayatul ummah. Menegakkan amar maaruf nahi mungkar dan berdakwa membela agama Allah,” ucapnya.

Untuk mewujudkan amanah tersebut, lanjut KH Zainuddin Dalila, tidak mungkin bisa jiga hanya dengan ulama saja, sebagai mana juga tidak mungkin bisa jika hanya dari pemeirntah saja.

“Semua pihak harus bahu membahu untuk sama-sama bekerja sesuai posisi masing-masing. Untuk memegang amanah tersebut tidak mungkin kita berpangku tangan. Menjadi penonton atas kerusakan dan kejahatan yang terjadi di sekitar kita,” ujarnya.

Dikatakan Zainuddin, kedepan MUI dituntut peduli dan berperan aktif dalam menjaga kondusifitas masyarakat, kantibmas demi keutuhan NKRI. Terlebih untuk menyongsong pemilu serentak pada 2024 mendatang.

“Dibutuhkan sikap moderat sebagai modal dasar membangun ukhuwah dengan seluruh komponen bangsa yang kita cintai ini. Pengurus MUI Kaltara bersungguh-sunggu untuk mewujudkan misi keislaman Indonesia sebagai tenda besar bagi seluruh umat Islam,” ungkapnya.

“Itu bukan retorika atau pemanis ucapan dalam sambutan belaka. Sebagai bukti MUI Kaltara merangkul dan mengakomodir seluruh ormas islam, yayasan dan kelompok pengajian serta pondok pesantrean dalam semangat ukhuwah islamiah dan moderasi berbangsa,” pungkasnya.(sha)

 

Print Friendly, PDF & Email
Total Views: 0
Share This Article
Facebook Copy Link Print

Pencarian

Berita Terbaru

  • Sambut Ekspedisi Arsitektur Lintas Borneo, Pemprov Dorong Pelestarian Warisan Budaya 23 Agustus 2026
  • 39 Peserta Ikuti Balap Speedboat, UMKM Ikut ‘Kecipratan’ Manfaat Ekonomi 23 Agustus 2026
  • 25 Kafilah Kaltara Siap Berlaga di MTQ VIII KORPRI Nasional 2026 23 Agustus 2026
  • Wagub Ajak Warga Jaga Kesehatan dan Perkuat Persatuan di Momentum Kemerdekaan 23 Agustus 2026
  • Semarakkan HUT RI, Kodim 0907 Tarakan Gelar Lomba Kebersamaan Antar-Satuan 22 Agustus 2026

Advetorial

Kaltara Dorong Dunia Usaha Tumbuh Tanpa Abaikan Lingkungan
ADVETORIAL PEMPROV KALTARA
Hadapi Polusi Asap Karhutla, Warga Kaltara Diimbau Pakai Masker Berfiltrasi Tinggi
ADVETORIAL PEMPROV KALTARA
Malam di Tepian Kayan, Gubernur Ikut Gowes Bareng Ratusan Warga
ADVETORIAL PEMPROV KALTARA
Pemprov Ingatkan Warga Waspadai Karhutla di Tengah Cuaca Ekstrem
ADVETORIAL PEMPROV KALTARA

Recent Posts

  • Sambut Ekspedisi Arsitektur Lintas Borneo, Pemprov Dorong Pelestarian Warisan Budaya
  • 39 Peserta Ikuti Balap Speedboat, UMKM Ikut ‘Kecipratan’ Manfaat Ekonomi
  • 25 Kafilah Kaltara Siap Berlaga di MTQ VIII KORPRI Nasional 2026
  • Wagub Ajak Warga Jaga Kesehatan dan Perkuat Persatuan di Momentum Kemerdekaan
  • Semarakkan HUT RI, Kodim 0907 Tarakan Gelar Lomba Kebersamaan Antar-Satuan

Categories

  • ADVETORIAL
  • Business
  • DPD RI
  • DPRD BULUNGAN
  • DPRD KALTARA
  • DPRD NUNUKAN
  • DPRD TARAKAN
  • EKONOMI
  • FACETIGASI
  • FASHION
  • FOTO
  • GAYA HIDUP
  • Health
  • HUKRIM
  • INFOGRAFIK
  • INTERNASIONAL
  • Lifestyle
  • MULTIMEDIA
  • NASIONAL
  • NEWS
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • PEMKAB BULUNGAN
  • PEMKAB NUNUKAN
  • PEMKAB TANA TIDUNG
  • PEMKOT TARAKAN
  • PEMPROV KALTARA
  • POLITIK
  • Smart Watch
  • Sports
  • TEKNOLOGI
  • TNI POLRI
  • Travel
  • VIDEO
  • WISATA

Berita Terhangat

NEWS

IPTNI Kaltara Gelar Upgrading dan Deklarasi Pengurus, Bahas Thibb Nabawi untuk Penyakit Kronis

22 Agustus 2026
NEWS

Pegadaian Area Tarakan Perkuat Kepedulian Sosial melalui Program Mengetuk Pintu Langit

18 Agustus 2026
NEWS

1.062 Narapidana Terima Remisi Kemerdekaan, 11 Orang Langsung Hirup Udara Bebas

18 Agustus 2026
NEWS

Pembongkaran Warung Pantai Amal Dinilai Sewenang-Wenang, Kuasa Hukum Sebut Pemkot Belum Punya Juknis

14 Agustus 2026
Previous Next
Facesia.comFacesia.com
© 2025 Facesia.com
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?