Selama Pandemi, Bantuan Masyarakat untuk Pantiasuhan Mengalami Penurunan

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr +

Tarakan – Pengasuh pantiasuhan Berkah AR-Rahman Kota Tarakan menyampaikan, selama pandemi, bantuan dari masyarakat untuk anak yatim, piatu, dan fakir,  mengalami  penurunan.

Nurhayati, Pengasuh pantiasuhan Berkah AR-Rahman mengatakan, bantuan yang diberikan masyarakat Kota Tarakan terjadi penurunan selama pandemi. “Jika dibandingkan sebelum pandemi, bantuan yang diberikan masyarakat, jauh berbeda dengan yang saat ini,” jelasnya.

Nurhayati saat diwawancarai oleh media facesia, sekira pukul : 15.45 WITA.

Dia mengungkapkan, adanya intensitas penurunan pemberian bantuan ke pantiasuhan, dikarenakan saat ini masyarakat Kota Tarakan juga tengah mengalami kesulitan.

“Kita kan memahami kondisi masyarakat mas, sedang sulit,” tuturnya saat ditemui di pantiasuhan Berkah AR-Rahman Kelurahan Gunung Lingkas, Kecamatan Tarakan Timur, Kota Tarakan, beberapa waktu lalu.

Dia menambahkan, pantiasuhan Berkah AR-Rahman memiliki  jumlah 34 anak asuh. “Khusus yang diluar panti, berjumlah 15 anak masih mengikuti nenek, atau keluarga asuh,” ungkapnya.

Adapun 34 anak asuh terdiri dari yatim, piatu, dan fakir. “Memang kita saat ini merawat dan menjaga anak yatim, piatu dan fakir mas,” tambahnya.

Tak hanya itu, anak yang berkategori fakir ungkap Nurhayati, mendapat bantuan dari Dinas Sosial Kota Tarakan.

Untuk pemenuhan kebutuhan anak asuh, Nurhayati menyampaikan, masih bisa terpenuhi dan mencukupi. “Alhamdulillah untuk sekarang masih cukuplah buat kebutuhan anak-anak asuh,” tuturnya. (abi)

Share.

About Author

Leave A Reply