Seleksi PPPK Lanjut Sampai 1 Juta Formasi Genap

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr +

JAKARTA – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menyebut pemerintah daerah baru mengajukan 568.238 dari total 1 juta formasi guru yang disediakan untuk seleksi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).
Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kemendikbud Iwan Syahril mengatakan pihaknya tetap akan melanjutkan seleksi PPPK sampai kebutuhan guru terpenuhi.Kemendikbud mencatat kebutuhan sekolah di 34 provinsi dan 514 kabupaten mencapai 1.002.616 guru. Itu artinya, jumlah formasi yang diajukan pemerintah daerah baru menutup setengah dari kebutuhan.

“Nantinya pemenuhan formasi sampai satu juta guru ASN PPPK akan dilanjutkan sampai seluruh kuota terpenuhi,” tutur Iwan dikutip dari keterangan resmi Kemendikbud, Jumat (5/3).

Iwan mengatakan 490 daerah telah mengajukan formasi guru kepada pemerintah pusat. Menurutnya, jumlah formasi guru dari pemda tahun ini termasuk yang terbesar yang pernah diterima pemerintah pusat.

Ia menyebut pihaknya bersama Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Kementerian Keuangan dan Badan Kepegawaian Negara juga sudah melakukan sosialisasi ke daerah agar mengajukan formasi guru untuk seleksi PPPK.

Namun berkaca pada jumlah formasi yang belum menutupi kebutuhan guru, Iwan berharap pemerintah daerah yang belum mengajukan formasi dapat mengirimkan pada kesempatan berikutnya. “Ini diharapkan akan mampu mempercepat pemenuhan kekurangan guru di daerah yang saat ini jumlahnya masih sangat besar,” lanjut dia.

Sebelumnya, Menteri PAN-RB Tjahjo Kumolo menegaskan rekrutmen guru aparatur sipil negara (ASN) tahun ini akan dilakukan melalui seleksi PPPK. Seleksi tersebut terbuka untuk guru honorer dan lulusan Pendidikan Profesi Guru (PPG).

Meski begitu, wacana rekrutmen PPPK menuai sejumlah kritik. Kalangan guru honorer menolak diseleksi bersama lulusan PPG dan menuntut diangkat melalui jalur afirmasi. Sementara kalangan guru meminta CPNS guru tetap dibuka karena kekhawatiran akan jaminan kesejahteraan PPPK. (int/sha)

Share.

About Author

Leave A Reply