Vaksinasi Masih Terbatas, Yusuf Middu : Kadang-kadang Vaksinnya Sering Lambat dari Pusat

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr +

 

TARAKAN – Pemerintah pusat melalui Kementerian  Kesehatan RI menetapkan beberapa jenis vaksin. Hal itu tertuang dalam Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/ Menkes/12758/2020. Untuk upaya pemenuhan program Nasioal, dikatakan Yusuf Middu, Anggota Komisi II DPRD Kota Tarakan, pemenuhan vaksin yang dilakukan oleh pemerintah tentu tidak lepas dari arahan kebijakan pusat untuk menyediakan vaksin di masing-masing daerah, termasuk Kota Tarakan.

Kata dia, penyediaan vaksin dari pemerintah tentu telah melalui uji medis sebelum didistribusikan sehingga dapat diketahui tingkat vaksin tersebut. “Saya yakin dan percaya bahwa pemerintah menginginkan masyarakatnya untuk bisa terhindar dari Covid-19. Salah satunya adalah vaksin yang akan didatangkan dari Amerika yaitu vaksin moderna merupakan bagian dari salah satu program pemerintah untuk menanggulangi Covid-19,” ungkapnya. 

Di Kota Tarakan, dijelaskan Yusuf Middu, saat ini sementara berlangsung program vaksinasi. Dia berharap, setelah dilakukan penelitian, vaksin moderna dapat segera dikirimkan ke Kota Tarakan untuk pemenuhan Vaksinasi.

“Dengan adanya vaksin itu sebagai fungsi untuk kekebalan dan daya tahan tubuh. Memang sampai saat ini masyarakat mencari-cari, animo masyarakat itukan tinggi mau melakukan vaksin cuma memang kadang-kadang vaksinnya itu sering agak lambat dari pusat,” ujar politisi Partai NasDem itu.

Terbatasnya penyediaan vaksin, diterangkan Yusuf Middu, cukup menyulitkan masyarakat untuk menjalankan aktivitasnya setiap hari. “Saat ini banyak masyarakat yang sangat butuh untuk divaksin selain urusan keberangkatan, urusan ekonomi juga urusan kesehatan yang memang itu merupakan bagian terpenting dari kegiatan sehari-hari,” tutupnya. (*/abi) 

 

Share.

About Author

Leave A Reply