Facesia.comFacesia.comFacesia.com
Font ResizerAa
  • BERANDA
  • NEWS
    • NASIONAL
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV KALTARA
    • PEMKOT TARAKAN
    • PEMKAB BULUNGAN
    • PEMKAB NUNUKAN
    • PEMKAB MALINAU
    • PEMKAB TANA TIDUNG
  • DPRD
    • DPD RI
    • DPRD KALTARA
    • DPRD TARAKAN
    • DPRD BULUNGAN
    • DPRD NUNUKAN
    • DPRD MALINAU
    • DPRD KTT
  • TNI POLRI
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • FACETIGASI
  • OPINI
  • FACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIAL
Reading: Yulius: Sekolah Swasta yang Tidak Berkembang Sebaiknya Ditutup
Share
Font ResizerAa
Facesia.comFacesia.com
  • FACE TV
  • OFFICIAL
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • ADVETORIAL
Search
  • BERANDA
  • NEWS
    • NASIONAL
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV KALTARA
    • PEMKOT TARAKAN
    • PEMKAB BULUNGAN
    • PEMKAB NUNUKAN
    • PEMKAB MALINAU
    • PEMKAB TANA TIDUNG
  • DPRD
    • DPD RI
    • DPRD KALTARA
    • DPRD TARAKAN
    • DPRD BULUNGAN
    • DPRD NUNUKAN
    • DPRD MALINAU
    • DPRD KTT
  • TNI POLRI
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • FACETIGASI
  • OPINI
  • FACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIAL
Follow US
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Policy
  • Redaksi
  • Karir
© 2025 Facesia.com

Yulius: Sekolah Swasta yang Tidak Berkembang Sebaiknya Ditutup

redaksi
redaksi
Published: 1 Juli 2020
Share
1 Min Read
ZONASI : Salah seorang wali murid saat melakukan proses pendaftaran. (Foto : Facesia/Jusri Hadirman)
SHARE

TARAKAN – Polemik Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di Kota Tarakan setiap tahun memiliki masalah yang hampir sama. Terlebih dengan penerapan aturan sistem zonasi.

Selain itu, ketimpangan pendaftar peserta didik baru antara sekolah swasta dan negeri masih sangat jauh. Bahkan banyak sekolah swasta yang tidak mendapatkan peserta didik baru. Melihat hal tersebut, wakil ketua 2 DPRD Kota Tarakan Yulius Dinandus meminta agar pembinaan sekolah swasta harus dilakukan.

“Kedepan Disdikbud Kota Tarakan harus membina sekolah swasta agar bisa berkembang dan dapat diminati masyarakat. Kemudian yang tidak bisa berkembang ditutup saja,”ungkapnya dalam RDP Komisi II DPRD Kota Tarakan dengan Disdikbud Kota Tarakan dalam membahas evaluasi penerimaan peserta didik baru tahun 2020/2021.

Yulius menambahkan, terkait permasalah peserta didik baru yang belum memiliki sekolah perlu di inventarisir. Sebab, dengan adanya penerapan sistem zonasi ini maka pemerintah perlu lebih jeli lagi.

“Orang yang sudah puluhan tahun tinggal di sekitar sekolah dan yang baru pindah ke daerah itu dengan menggunakan surat domisili RT, itu bisa dipertimbangkan untuk diberi kesempatan. Sebab, merekan ini sudah lama tinggal di sekitar sekolah tersebut,”ujarnya.(jsr)

 

Print Friendly, PDF & Email
Share This Article
Facebook Copy Link Print

Pencarian

Berita Terbaru

  • Bantu 1.200 Pelajar, Senator Hasan Basri Kembali Kucurkan Beasiswa PIP Aspirasi Tahun 2026 17 Mei 2026
  • Pemkot Tarakan Full Support Kontingen PWI Hadapi Porwada II Kaltara 16 Mei 2026
  • Tiba di Tarakan, Kirab Obor Porwada II Kaltara Disambut Meriah, PWI Target Pertahankan Juara Umum 16 Mei 2026
  • PPP Kota Tarakan Gelar Muscab III, Muhammad Hatta Targetkan Rebut Kembali Kursi Dapil Barat 16 Mei 2026
  • Wujud Kepedulian Sosial, Yonif TP 880/Banuanta Gelar Jumat Berkah di Panti Asuhan Ar-Rahman 15 Mei 2026

Advetorial

PT PRI Bekali Mahasiswa UBT di Acara Seminar K3 
ADVETORIAL
MODENA Perkenalkan Chest Freezer Terbaru, Solusi Andal untuk Berbagai Sektor Usaha
ADVETORIAL
PRI Peduli: Gelar Pengobatan Gratis dan Bagikan Bingkisan Natal
ADVETORIAL
Perayaan Nataru di Gereja HKBP Tarakan Berlangsung Semarak, Gubernur Ajak Warga Kaltara Tingkatkan Toleransi dan Kerjasama
ADVETORIAL

Berita Terhangat

NEWS

Pemkot Tarakan Full Support Kontingen PWI Hadapi Porwada II Kaltara

16 Mei 2026
NEWS

Tiba di Tarakan, Kirab Obor Porwada II Kaltara Disambut Meriah, PWI Target Pertahankan Juara Umum

16 Mei 2026
NEWS

Telkom Bukukan Kinerja Resilience pada FY25, Perkuat Fundamental dan Hasilkan Total Shareholder Return 35,7%

12 Mei 2026
NEWS

TelkomGroup Resmikan Kabel Laut Pukpuk: Jembatan Digital Pertama yang Menghubungkan Indonesia – Papua Nugin

9 Mei 2026
Previous Next
Facesia.comFacesia.com
© 2025 Facesia.com
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Policy
  • Redaksi
  • Karir
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?