Facesia.comFacesia.comFacesia.com
Font ResizerAa
  • BERANDA
  • NEWS
    • NASIONAL
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV KALTARA
    • PEMKOT TARAKAN
    • PEMKAB BULUNGAN
    • PEMKAB NUNUKAN
    • PEMKAB MALINAU
    • PEMKAB TANA TIDUNG
  • DPRD
    • DPD RI
    • DPRD KALTARA
    • DPRD TARAKAN
    • DPRD BULUNGAN
    • DPRD NUNUKAN
    • DPRD MALINAU
    • DPRD KTT
  • TNI POLRI
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • FACETIGASI
  • OPINI
  • FACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIAL
Reading: DPRD Nunukan Dorong Perda Kearifan Lokal Lindungi Warga dari Jerat Aturan Impor Kebutuhan Pokok
Share
Font ResizerAa
Facesia.comFacesia.com
  • FACE TV
  • OFFICIAL
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • ADVETORIAL
Search
  • BERANDA
  • NEWS
    • NASIONAL
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV KALTARA
    • PEMKOT TARAKAN
    • PEMKAB BULUNGAN
    • PEMKAB NUNUKAN
    • PEMKAB MALINAU
    • PEMKAB TANA TIDUNG
  • DPRD
    • DPD RI
    • DPRD KALTARA
    • DPRD TARAKAN
    • DPRD BULUNGAN
    • DPRD NUNUKAN
    • DPRD MALINAU
    • DPRD KTT
  • TNI POLRI
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • FACETIGASI
  • OPINI
  • FACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIAL
Follow US
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
© 2025 Facesia.com

DPRD Nunukan Dorong Perda Kearifan Lokal Lindungi Warga dari Jerat Aturan Impor Kebutuhan Pokok

redaksi
redaksi
Published: 14 Oktober 2025
Share
3 Min Read
SHARE

NUNUKAN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Nunukan mengambil langkah proaktif untuk menjamin perlindungan hukum bagi masyarakat di wilayah perbatasan. Komisi I DPRD Nunukan berencana mengusulkan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Kearifan Lokal, yang secara khusus bertujuan melegalkan “hukum yang hidup” atau living law di tengah masyarakat perbatasan.

Langkah ini diinisiasi sebagai respons terhadap realitas sosial-ekonomi unik di perbatasan yang kerap berbenturan dengan aturan hukum formal, khususnya terkait impor kebutuhan pokok dan perdagangan pakaian bekas.

Ketua Komisi I DPRD Nunukan, Dr. Andi Muliyono, SH, MH, menyatakan dorongan ini usai menghadiri kegiatan pemusnahan barang tegahan di Kantor Bea Cukai Nunukan pada Selasa (14/10/25).

“Kami melihat ada kesenjangan antara hukum formal dan kebutuhan sehari-hari masyarakat. Di perbatasan, kebiasaan menggunakan barang kebutuhan pokok dari negara tetangga, seperti gas elpiji dan minyak goreng asal Malaysia, adalah bentuk adaptasi untuk bertahan hidup, bukan semata-mata pelanggaran,” tegas politisi Partai Gerindra tersebut.

Andi Muliyono mencontohkan, hampir setiap rumah di Nunukan bergantung pada pasokan bahan pokok dari Malaysia. Ia menegaskan, kondisi ini adalah manifestasi dari living law yang muncul akibat kedekatan geografis dan disparitas nilai tukar Rupiah-Ringgit, yang menuntut adanya payung hukum perlindungan.

“Tanpa payung hukum yang jelas, kondisi ini bisa menimbulkan ketakutan di tengah masyarakat dan pelaku usaha kecil. Jangan sampai penegakan hukum yang kaku justru membebani kehidupan mereka sehari-hari atau menyebabkan kenaikan harga,” ujarnya.

Selain isu kebutuhan pokok, Komisi I juga menyoroti kebingungan regulasi terkait perdagangan pakaian bekas impor di Nunukan. Andi Muliyono mendesak adanya pembedaan jelas antara regulasi perdagangan lokal dan aturan ekspor-impor, demi menghilangkan kesimpangsiuran dalam penegakan aturan di lapangan.

Pihaknya bertekad mendorong Pemerintah Daerah dan instansi terkait untuk duduk bersama menyusun Perda Kearifan Lokal ini. Tujuannya adalah mencapai keseimbangan yang komprehensif: hukum harus tetap berjalan, namun tidak boleh mengabaikan realitas sosial dan ekonomi masyarakat perbatasan yang sangat bergantung pada ketersediaan bahan pokok.

“Pemerintah wajib memastikan kebutuhan dasar terpenuhi sebelum menegakkan aturan secara ketat. Perda Kearifan Lokal diharapkan menjadi solusi yang menyelaraskan penegakan hukum dengan perlindungan agar masyarakat tetap bisa hidup layak,” pungkas Andi. (hms)

Print Friendly, PDF & Email
Total Views: 0
TAGGED:Andi MuliyonoBarang MalaysiaDPRD NunukanHukum AdatImpor Kebutuhan PokokLiving LawNunukanPerbatasan Indonesia MalaysiaPerda Kearifan LokalSosek Perbatasan
Share This Article
Facebook Copy Link Print

Pencarian

Berita Terbaru

  • Lapas Tarakan Sediakan Pendidikan Kesetaraan Paket A Hingga C untuk Warga Binaan 9 September 2026
  • Sambut HUT ke-81 TNI, Kodim 0907/Tarakan Gelar Aksi Penghijauan di Juata Permai 9 September 2026
  • Gubernur Ajak Muslimat NU Perkuat Pendidikan Generasi Muda 9 September 2026
  • Misi Dagang Kaltara-Jatim Catat Transaksi Lebih dari Rp2 Triliun 9 September 2026
  • Gubernur Ikuti Rakor Nasional, Penanganan Karhutla Diperkuat 9 September 2026

Advetorial

Kaltara Dorong Dunia Usaha Tumbuh Tanpa Abaikan Lingkungan
ADVETORIAL PEMPROV KALTARA
Hadapi Polusi Asap Karhutla, Warga Kaltara Diimbau Pakai Masker Berfiltrasi Tinggi
ADVETORIAL PEMPROV KALTARA
Malam di Tepian Kayan, Gubernur Ikut Gowes Bareng Ratusan Warga
ADVETORIAL PEMPROV KALTARA
Pemprov Ingatkan Warga Waspadai Karhutla di Tengah Cuaca Ekstrem
ADVETORIAL PEMPROV KALTARA

Recent Posts

  • Lapas Tarakan Sediakan Pendidikan Kesetaraan Paket A Hingga C untuk Warga Binaan
  • Sambut HUT ke-81 TNI, Kodim 0907/Tarakan Gelar Aksi Penghijauan di Juata Permai
  • Gubernur Ajak Muslimat NU Perkuat Pendidikan Generasi Muda
  • Misi Dagang Kaltara-Jatim Catat Transaksi Lebih dari Rp2 Triliun
  • Gubernur Ikuti Rakor Nasional, Penanganan Karhutla Diperkuat

Categories

  • ADVETORIAL
  • Business
  • DPD RI
  • DPRD BULUNGAN
  • DPRD KALTARA
  • DPRD NUNUKAN
  • DPRD TARAKAN
  • EKONOMI
  • FACETIGASI
  • FASHION
  • FOTO
  • GAYA HIDUP
  • Health
  • HUKRIM
  • INFOGRAFIK
  • INTERNASIONAL
  • Lifestyle
  • MULTIMEDIA
  • NASIONAL
  • NEWS
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • PEMKAB BULUNGAN
  • PEMKAB NUNUKAN
  • PEMKAB TANA TIDUNG
  • PEMKOT TARAKAN
  • PEMPROV KALTARA
  • POLITIK
  • Smart Watch
  • Sports
  • TEKNOLOGI
  • TNI POLRI
  • Travel
  • VIDEO
  • WISATA

Berita Terhangat

DPRD NUNUKAN

Dorong Daya Saing UMKM Perbatasan, Bapemperda DPRD Nunukan Mulai Godok Ranperda Ekonomi Kreatif

8 Juni 2026
DPRD NUNUKAN

Sengkarut Pelabuhan Tunon Taka, Muhammad Mansur Desak Kemenhub Beri Teguran Keras ke KSOP Nunukan

8 Juni 2026
DPRD NUNUKAN

Sempat Diwarnai Penolakan, DPRD Nunukan Resmi Tunda Rencana Relokasi PKL Pasar Tani Alun-Alun

8 Juni 2026
DPRD NUNUKAN

Temui Pengunjuk Rasa, Anggota DPRD Nunukan Gat Khaleb Akui Kesadaran Perusahaan Terkait K3 Masih Rendah

8 Juni 2026
Previous Next
Facesia.comFacesia.com
© 2025 Facesia.com
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?