TANJUNG SELOR – Sekretaris Daerah Kabupaten Bulungan, Risdianto, S.Pi, M.Si, melakukan inspeksi mendadak ke sejumlah instansi pelayanan publik pada Rabu pagi (25/3/2026) guna memastikan kehadiran aparatur sipil negara (ASN) di hari pertama kerja. Langkah ini diambil mengingat Pemerintah Kabupaten Bulungan secara tegas tidak menerapkan kebijakan bekerja dari rumah atau Work From Home (WFH) maupun Work From Anywhere (WFA) setelah masa cuti bersama Idul Fitri 1447 Hijriah berakhir.


Dalam tinjauan tersebut, Risdianto menekankan bahwa kedisiplinan pegawai adalah kunci utama agar roda pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat tidak terhambat setelah libur panjang. “Ini merupakan bagian dari upaya memastikan kedisiplinan ASN sekaligus menjaga kualitas pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal paska libur panjang,” ujar Risdianto saat memberikan keterangan di sela-sela pemantauan tersebut.
Titik pemantauan diawali dari Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) sebelum berlanjut ke instansi yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan harian warga, seperti Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) serta Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP). Kehadiran Sekda di lokasi-lokasi ini bertujuan untuk melihat secara langsung kesiapan loket-loket pelayanan dalam menyambut masyarakat yang biasanya membeludak setelah masa libur usai.




Menurutnya, kepatuhan terhadap jadwal masuk kerja yang telah ditetapkan merupakan cerminan dari dedikasi seorang abdi negara terhadap tanggung jawabnya. “Kami mengapresiasi ASN yang telah kembali dan langsung menjalankan tugasnya dengan baik karena pelayanan publik tidak boleh tertunda hanya karena alasan transisi libur,” tegasnya.


Selain instansi administratif, pemantauan juga difokuskan pada sektor kesehatan dengan mengunjungi Puskesmas Tanjung Selor dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Soemarno Sosroatmodjo. Sektor kesehatan menjadi perhatian khusus karena sifatnya yang krusial dan mendesak, sehingga kehadiran tenaga medis dan staf pendukung wajib terpenuhi secara maksimal sejak hari pertama. Risdianto menyisir ruang-ruang pelayanan untuk memastikan tidak ada antrean panjang yang terbengkalai akibat kurangnya personel di lapangan. Ia mengingatkan bahwa profesionalisme di sektor kesehatan merupakan harga mati yang harus dijaga demi keselamatan dan kenyamanan pasien.


“Kehadiran ASN di hari pertama kerja menjadi indikator penting dalam menjaga komitmen pelayanan publik yang prima bagi seluruh lapisan masyarakat Bulungan,” tuturnya kembali.
Namun, dalam kunjungan lapangan tersebut, Sekda menemukan fakta bahwa masih terdapat beberapa ASN yang belum berada di meja kerja mereka tanpa alasan yang kuat. Berdasarkan laporan yang diterima, sebagian pegawai memang masih dalam perjalanan pulang dari mudik, namun sebagian lainnya kedapatan tidak hadir tanpa memberikan keterangan resmi kepada atasan masing-masing. Terhadap temuan ini, Risdianto menyatakan bahwa pemerintah daerah tidak akan tinggal diam dan akan memberikan teguran serta sanksi administratif sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku bagi para pelanggar disiplin.
Ia berharap temuan ini menjadi evaluasi bagi seluruh kepala perangkat daerah untuk lebih ketat dalam mengawasi jajarannya. “Ada sanksi sesuai ketentuan yang berlaku bagi ASN yang tidak hadir tanpa alasan yang dapat dipertanggungjawabkan guna memberikan efek jera,” pungkasnya. (*)



