MAKASSAR – Wakil Bupati (Wabup) Bulungan, Kilat, A.Md, menghadiri rangkaian Konferensi Nasional X Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII) yang diselenggarakan di Hotel Claro, Makassar, pada 21 hingga 24 April 2026. Kegiatan berskala nasional yang mengusung tema “Tumbuh Bersama” (Growing Together) ini juga dihadiri oleh Wakil Gubernur Kalimantan Utara, Ingkong Ala, SE, M.Si, serta ribuan perwakilan jemaat dari seluruh penjuru tanah air.


Agenda utama dalam pertemuan besar ini meliputi pemilihan Ketua Umum Nasional serta pemilihan pengurus wilayah di sekitar 18 daerah, yang nantinya akan berlanjut hingga ke tingkat Musyawarah Cabang (Muscab) di setiap kabupaten dan kota. Kehadiran pimpinan daerah dalam forum ini menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Bulungan dalam mendukung setiap kegiatan keagamaan yang berfokus pada penguatan nilai-nilai spiritual dan persatuan umat. “Konferensi ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat kebersamaan, meningkatkan kualitas pelayanan gereja, serta memperkokoh peran dalam mendukung pembangunan bangsa dan daerah,” ujar Kilat di sela-sela agenda konferensi.


Pemerintah daerah memandang GKII memiliki peran krusial sebagai mitra strategis pemerintah dalam menjaga stabilitas sosial dan kerukunan antarumat beragama, khususnya di wilayah Kalimantan Utara yang majemuk. Melalui pembinaan mental dan spiritual yang konsisten, lembaga keagamaan diharapkan mampu mencetak sumber daya manusia yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki integritas moral yang kuat untuk memajukan daerah. Wabup menekankan bahwa semangat tumbuh bersama yang diusung dalam tema konferensi ini sangat relevan dengan visi pembangunan di Kabupaten Bulungan yang mengedepankan kolaborasi lintas sektoral.


“GKII sebagai mitra pemerintah berperan penting dalam membangun kehidupan masyarakat yang aman, damai, dan kondusif bagi keberlangsungan program pembangunan kita,” lanjutnya di hadapan para peserta konferensi.


Dukungan terhadap pelaksanaan suksesi kepemimpinan di tubuh GKII juga dipandang sebagai bagian dari upaya menjaga tata kelola organisasi keagamaan yang sehat dan berkelanjutan. Dengan terbentuknya kepengurusan yang baru, baik di tingkat nasional maupun daerah, diharapkan akan lahir inovasi-inovasi pelayanan yang lebih relevan dengan tantangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai dasar gereja.


Pemerintah Kabupaten Bulungan berharap sinergi yang telah terjalin baik selama ini dapat terus ditingkatkan melalui berbagai program sosial kemasyarakatan yang menyentuh langsung kepentingan warga di pelosok desa. “Kami berharap hasil dari konferensi ini membawa berkat dan semangat baru bagi seluruh pengurus dan jemaat untuk terus berkontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Bulungan,” pungkasnya. (*)



