TARAKAN – Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-130 Tahun Anggaran 2026 Kodim 0907/Tarakan berhasil menemukan sumber air bersih melalui pengerjaan sumur bor di kawasan Tanjung Batu, Kelurahan Mamburungan, Kota Tarakan.
Sumber air tersebut ditemukan pada Senin (26/10/2026) dan kini telah mengalir dengan lancar. Fasilitas ini ditargetkan dapat segera dimanfaatkan masyarakat setelah proses penyelesaian akhir pekerjaan rampung.
Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TMMD Ke-130 sekaligus Dandim 0907/Tarakan, Letkol Inf Danan Wisnubrata, mengatakan penemuan sumber air tersebut menjadi kabar baik bagi masyarakat yang membutuhkan akses air bersih.
“Alhamdulillah, hari ini (26/10), tepatnya tadi pagi, kita sudah mendapatkan sumber air. Air itu sudah lancar dan dua sampai tiga hari ke depan kita sudah melakukan finishing dan sudah bisa digunakan oleh warga,” ujar Danan.
Ia menjelaskan, penyediaan sarana air bersih merupakan salah satu sasaran fisik TMMD Ke-130 melalui program Manunggal Air. Program tersebut menyasar lima titik fasilitas air bersih di Kota Tarakan dengan pengerjaan yang dilakukan secara bertahap.
Sebelumnya, pembangunan sumur bor di Kampung Satu Skip telah rampung 100 persen dan sudah dimanfaatkan masyarakat. Fasilitas tersebut membantu memenuhi kebutuhan air bersih sedikitnya 50 kepala keluarga (KK).
Dengan ditemukannya sumber air di Tanjung Batu, program Manunggal Air diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Pengerjaan sumur bor di kawasan tersebut juga menjadi salah satu sasaran fisik yang ditinjau Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) Mabes TNI AD saat melakukan kunjungan ke lokasi pelaksanaan TMMD di Kota Tarakan.
Satgas TMMD selanjutnya akan menuntaskan tahap akhir pekerjaan, termasuk penataan area fasilitas, sebelum sumur bor diserahkan untuk dimanfaatkan masyarakat.
Melalui program TMMD Ke-130, Kodim 0907/Tarakan berupaya menghadirkan infrastruktur yang menjawab kebutuhan dasar masyarakat sekaligus memberikan manfaat berkelanjutan bagi warga di wilayah sasaran program. (**)



