TARAKAN – Pembangunan jalan melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-130 Kodim 0907/Tarakan terus dikebut. Hingga Rabu (29/10/2026), pembukaan badan jalan di kawasan Tanjung Batu telah mencapai 2.000 meter dari target 2.500 meter.
Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TMMD Ke-130 sekaligus Dandim 0907/Tarakan, Letkol Inf Danan Wisnubrata, mengatakan pengerjaan terus dioptimalkan dengan menindaklanjuti sejumlah catatan hasil evaluasi Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) Mabes TNI AD saat meninjau sasaran fisik di lapangan.
Salah satu perhatian utama ialah kondisi badan jalan yang masih memiliki sejumlah titik genangan air dan tanjakan curam. Satgas memprioritaskan pembukaan jalur hingga menembus kawasan Gua Maria sebelum melanjutkan penyempurnaan pada bagian jalan yang memerlukan penanganan teknis.
“Yang ketinggian di badan jalan, kita sudah monitor. Kita juga sudah sampaikan di tim lapangan. Makanya saat ini kita fokusnya untuk menembus dulu sampai ke Gua Maria. Setelah itu akan kembali lagi menyisir, sama dengan kemarin kita temukan masih ada tanjakan yang sangat curam. Itu akan dikurangi atau didorong lagi tanahnya supaya ketinggiannya tidak terlalu curam dan sesuai standar jalan yang dari PU,” ujar Danan.
Selain pembukaan badan jalan, Satgas TMMD juga melakukan penyempurnaan saluran drainase di sisi kiri dan kanan jalan untuk mengurangi risiko genangan air. Hingga saat ini, pembangunan saluran air tersebut telah mencapai sekitar 1.000 meter.
Satgas juga menyiapkan penambahan gorong-gorong dan jembatan di sejumlah titik yang membutuhkan penanganan khusus agar aliran air lebih lancar dan tidak mengganggu kondisi badan jalan.
Danan menjelaskan, progres pembukaan jalan meningkat dibandingkan pekan sebelumnya yang baru mencapai 1.900 meter. Kini, panjang jalan yang berhasil dibuka telah mencapai 2.000 meter atau sekitar 80 persen dari target 2.500 meter.
“Pada saat itu kita sudah berhasil membuka jalan sepanjang 1.900 meter dan sampai progres sampai hari ini kita sudah mencapai 2.000 meter. Jadi sudah mencapai 75% dari target 100%. Termasuk pembuatan irigasi atau saluran air di kiri kanan jalan itu, kita sudah berhasil membuat irigasi atau saluran air itu 1 km atau 1.000 meter,” jelasnya.
Dengan cuaca yang relatif mendukung dalam beberapa hari terakhir, Satgas TMMD terus memaksimalkan penggunaan alat berat untuk mempercepat pekerjaan. Upaya tersebut dilakukan agar target pembukaan jalan dapat tercapai sekaligus memastikan kualitas konstruksi tetap diperhatikan.
Menurut Danan, tindak lanjut evaluasi Wasev menjadi bagian penting dalam penyempurnaan sasaran fisik TMMD, terutama untuk mengatasi tanjakan curam dan memperbaiki sistem drainase di sepanjang jalur yang dibangun.
Pembangunan jalan di kawasan Tanjung Batu diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas masyarakat. Melalui pengerjaan yang disertai evaluasi dan perbaikan teknis, infrastruktur tersebut diharapkan tidak hanya memenuhi target panjang jalan, tetapi juga aman dan nyaman digunakan dalam jangka panjang. (*)



