Facesia.comFacesia.comFacesia.com
Font ResizerAa
  • BERANDA
  • NEWS
    • NASIONAL
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV KALTARA
    • PEMKOT TARAKAN
    • PEMKAB BULUNGAN
    • PEMKAB NUNUKAN
    • PEMKAB MALINAU
    • PEMKAB TANA TIDUNG
  • DPRD
    • DPD RI
    • DPRD KALTARA
    • DPRD TARAKAN
    • DPRD BULUNGAN
    • DPRD NUNUKAN
    • DPRD MALINAU
    • DPRD KTT
  • TNI POLRI
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • FACETIGASI
  • OPINI
  • FACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIAL
Reading: Pansus WKP Tarakan Mulai Bekerja, Telusuri Sengketa Lahan dan Koordinasi dengan Pemerintah
Share
Font ResizerAa
Facesia.comFacesia.com
  • FACE TV
  • OFFICIAL
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • ADVETORIAL
Search
  • BERANDA
  • NEWS
    • NASIONAL
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV KALTARA
    • PEMKOT TARAKAN
    • PEMKAB BULUNGAN
    • PEMKAB NUNUKAN
    • PEMKAB MALINAU
    • PEMKAB TANA TIDUNG
  • DPRD
    • DPD RI
    • DPRD KALTARA
    • DPRD TARAKAN
    • DPRD BULUNGAN
    • DPRD NUNUKAN
    • DPRD MALINAU
    • DPRD KTT
  • TNI POLRI
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • FACETIGASI
  • OPINI
  • FACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIAL
Follow US
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
© 2025 Facesia.com

Pansus WKP Tarakan Mulai Bekerja, Telusuri Sengketa Lahan dan Koordinasi dengan Pemerintah

redaksi
redaksi
Published: 8 November 2026
3.1K Views
Share
3 Min Read
SHARE

TARAKAN – Panitia Khusus (Pansus) Penelusuran Fakta Hukum Wilayah Kerja Pertambangan (WKP) Kota Tarakan mulai mengintensifkan kerja untuk mengurai persoalan pertanahan yang selama ini menjadi polemik di tengah masyarakat.

 

Ketua Pansus WKP Tarakan, Adyansa, S.M., mengatakan pembentukan pansus merupakan tindak lanjut arahan pimpinan DPRD dan fraksi-fraksi untuk menelusuri serta memastikan kejelasan status hukum lahan yang berada di dalam kawasan WKP.

 

Menurutnya, persoalan tersebut telah berlangsung selama puluhan tahun sehingga membutuhkan penanganan serius. Jika tidak segera ditelusuri dan dicarikan solusi, persoalan lahan dikhawatirkan semakin kompleks dan berpotensi memicu konflik di kemudian hari.

 

“Ini sudah puluhan tahun menjadi perkara. Kalau kita tidak melakukan langkah-langkah seperti ini, ini akan menjadi bom waktu. Bom waktu itu akan meledak,” ujar Adyansa.

 

Ia menjelaskan, persoalan WKP menjadi perhatian penting karena Kota Tarakan merupakan wilayah dengan luas terkecil di Kalimantan Utara, tetapi memiliki kepadatan penduduk yang tinggi.

 

Di sisi lain, Tarakan diproyeksikan terus berkembang sebagai kota modern yang berpotensi menarik investasi, kegiatan bisnis, hingga sektor pariwisata. Karena itu, kejelasan status hukum lahan dinilai menjadi kebutuhan mendesak untuk mendukung pembangunan daerah.

 

Dalam menjalankan tugasnya, pansus akan melibatkan berbagai pihak, termasuk ahli hukum pertanahan, praktisi dan pihak-pihak yang memahami persoalan pertanahan. Koordinasi juga akan dilakukan dengan instansi pemerintah dan lembaga terkait, termasuk PT Pertamina.

 

Adyansa menyebut sejumlah instansi yang akan menjadi mitra koordinasi pansus di antaranya Pertamina, Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL), Badan Pertanahan Nasional (BPN), serta Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas).

 

“Nanti kalau sudah kita kerja, saya koordinasi Pertamina, KPKNL, BPN, SKK Migas, dan kita tindak lanjuti Pemkot. Nanti kita baru bisa berbicara lebih lanjut,” jelasnya.

 

Adyansa mengungkapkan, salah satu persoalan yang perlu ditelusuri adalah penerbitan sertifikat tanah yang telah berlangsung selama bertahun-tahun, namun kemudian mengalami pembekuan kembali oleh instansi terkait.

 

Kondisi tersebut menimbulkan keresahan di masyarakat. Terlebih, di dalam kawasan WKP sudah terdapat berbagai bangunan permanen, fasilitas umum, hingga rumah ibadah yang telah lama berdiri dan dimanfaatkan warga.

 

Persoalan tersebut juga tidak hanya terjadi di satu wilayah, melainkan tersebar di sejumlah kelurahan di Kota Tarakan. Kawasan Kampung Satu disebut menjadi salah satu wilayah dengan persoalan yang paling dominan.

 

Melalui pembentukan pansus ini, Adyansa berharap penelusuran fakta hukum dapat menghasilkan kejelasan status lahan serta menjadi dasar dalam merumuskan langkah penyelesaian yang melibatkan seluruh pihak terkait.

 

“Kami ingin persoalan ini bisa diselesaikan secara komprehensif. Kepentingan masyarakat harus diperhatikan, tetapi seluruh proses juga harus berdasarkan ketentuan hukum yang berlaku,” tegasnya.


Ia berharap sinergi antara DPRD, pemerintah daerah, instansi vertikal, Pertamina, dan masyarakat dapat menghasilkan solusi yang memberikan kepastian hukum serta mencegah munculnya konflik pertanahan di Kota Tarakan. (Sha)

Print Friendly, PDF & Email
Total Views: 3,121
Share This Article
Facebook Copy Link Print

Pencarian

Berita Terbaru

  • Tak Hanya Bangun Infrastruktur, Satgas TMMD Ke-130 Tarakan Pererat Kedekatan dengan Warga 8 November 2026
  • Satgas TMMD Ke-130 Kodim Tarakan Genjot Pembangunan Infrastruktur, Libatkan Masyarakat 8 November 2026
  • Pansus WKP Tarakan Mulai Bekerja, Telusuri Sengketa Lahan dan Koordinasi dengan Pemerintah 8 November 2026
  • DPRD Tarakan Bentuk Pansus Penelusuran Fakta Hukum WKP, Bidik Kepastian Hukum Lahan Warga 8 November 2026
  • Tinjau PMK Mini di Selumit Pantai, Hj Jamaliah Dorong Perbaikan Fasilitas Antisipasi Kebakaran 8 November 2026

Advetorial

Kaltara Dorong Dunia Usaha Tumbuh Tanpa Abaikan Lingkungan
ADVETORIAL PEMPROV KALTARA
Hadapi Polusi Asap Karhutla, Warga Kaltara Diimbau Pakai Masker Berfiltrasi Tinggi
ADVETORIAL PEMPROV KALTARA
Malam di Tepian Kayan, Gubernur Ikut Gowes Bareng Ratusan Warga
ADVETORIAL PEMPROV KALTARA
Pemprov Ingatkan Warga Waspadai Karhutla di Tengah Cuaca Ekstrem
ADVETORIAL PEMPROV KALTARA

Recent Posts

  • Tak Hanya Bangun Infrastruktur, Satgas TMMD Ke-130 Tarakan Pererat Kedekatan dengan Warga
  • Satgas TMMD Ke-130 Kodim Tarakan Genjot Pembangunan Infrastruktur, Libatkan Masyarakat
  • Pansus WKP Tarakan Mulai Bekerja, Telusuri Sengketa Lahan dan Koordinasi dengan Pemerintah
  • DPRD Tarakan Bentuk Pansus Penelusuran Fakta Hukum WKP, Bidik Kepastian Hukum Lahan Warga
  • Tinjau PMK Mini di Selumit Pantai, Hj Jamaliah Dorong Perbaikan Fasilitas Antisipasi Kebakaran

Categories

  • ADVETORIAL
  • Business
  • DPD RI
  • DPRD BULUNGAN
  • DPRD KALTARA
  • DPRD NUNUKAN
  • DPRD TARAKAN
  • EKONOMI
  • FACETIGASI
  • FASHION
  • FOTO
  • GAYA HIDUP
  • Health
  • HUKRIM
  • INFOGRAFIK
  • INTERNASIONAL
  • Lifestyle
  • MULTIMEDIA
  • NASIONAL
  • NEWS
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • PEMKAB BULUNGAN
  • PEMKAB NUNUKAN
  • PEMKAB TANA TIDUNG
  • PEMKOT TARAKAN
  • PEMPROV KALTARA
  • POLITIK
  • Smart Watch
  • Sports
  • TEKNOLOGI
  • TNI POLRI
  • Travel
  • VIDEO
  • WISATA

Berita Terhangat

DPRD TARAKAN

DPRD Tarakan Bentuk Pansus Penelusuran Fakta Hukum WKP, Bidik Kepastian Hukum Lahan Warga

8 November 2026
DPRD TARAKAN

Tinjau PMK Mini di Selumit Pantai, Hj Jamaliah Dorong Perbaikan Fasilitas Antisipasi Kebakaran

8 November 2026
DPRD TARAKAN

Reses Bersama Pemuda, Harjo Solaika Dorong Generasi Muda Terlibat Aktif Bangun Tarakan

4 November 2026
DPRD TARAKAN

DPRD Tarakan Jadwalkan RDP Bahas Persoalan Lahan WKP, Adyansa Terima Aspirasi Warga RT 16 Kampung Satu

2 November 2026
Previous Next
Facesia.comFacesia.com
© 2025 Facesia.com
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?