Facesia.comFacesia.comFacesia.com
Font ResizerAa
  • BERANDA
  • NEWS
    • NASIONAL
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV KALTARA
    • PEMKOT TARAKAN
    • PEMKAB BULUNGAN
    • PEMKAB NUNUKAN
    • PEMKAB MALINAU
    • PEMKAB TANA TIDUNG
  • DPRD
    • DPD RI
    • DPRD KALTARA
    • DPRD TARAKAN
    • DPRD BULUNGAN
    • DPRD NUNUKAN
    • DPRD MALINAU
    • DPRD KTT
  • TNI POLRI
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • FACETIGASI
  • OPINI
  • FACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIAL
Reading:Danau Jenewa, Gunung Tambora dan Lahirnya Kisah Frankenstein
Share
Font ResizerAa
Facesia.comFacesia.com
  • FACE TV
  • OFFICIAL
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • ADVETORIAL
Search
  • BERANDA
  • NEWS
    • NASIONAL
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV KALTARA
    • PEMKOT TARAKAN
    • PEMKAB BULUNGAN
    • PEMKAB NUNUKAN
    • PEMKAB MALINAU
    • PEMKAB TANA TIDUNG
  • DPRD
    • DPD RI
    • DPRD KALTARA
    • DPRD TARAKAN
    • DPRD BULUNGAN
    • DPRD NUNUKAN
    • DPRD MALINAU
    • DPRD KTT
  • TNI POLRI
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • FACETIGASI
  • OPINI
  • FACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIAL
Follow US
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Policy
  • Redaksi
  • Karir
© 2025 Facesia.com

Danau Jenewa, Gunung Tambora dan Lahirnya Kisah Frankenstein

redaksi
redaksi
Published: 7 September 2020
Share
3 Min Read
SHARE

Jenewa – Danau Jenewa jadi salah satu ikon wisata Swiss. Di balik keindahan Danau Jenewa lahir cerita seram yang legendaris, Frankenstein. Menjadi pusat perhatian di tengah Kota Jenewa, Danau Jenewa begitu berkilau dan memikat. Dengan luas sekitar 582 km, Danau Jenewa juga masuk ke dalam wilayah Prancis.

Sebagai yang terbesar di Eropa Barat, Danau Jenewa memiliki 3 bagian yang menjadi tempat wisata. Di timur danau adalah Haut dan Rhone, Grand Lac adalah bagian terbesar sedangkan Petit Lac adalah yang terkecil.

Bukan cuma pemandangan pegunungan yang membuat Danau Jenewa indah. Dihiasi dengan bangunan khas Eropa, Danau Jenewa semakin indah untuk dipandang.Tapi bukan keindahan Danau Jenewa yang akan dibahas. Melainkan kisah horor yang terinspirasi darinya. Semua ini bermula dari Mary Shalley, seorang sastrawan yang sedang liburan di Swiss.

Mary liburan bersama Percy, sang kekasih dan saudara tirinya Claire Clairmont. Mereka datang ke Swiss atas undangan Percy, teman Claire.Ayah Percy, Lord Byron mengundang mereka untuk menghabiskan musim panas di villa miliknya di tepi Danau Jenewa. Tak hanya mereka, ada pula dokter pribadi keluarga yang bernama John William Polidori.

Saat itu musim panas tak seindah biasanya. Karena Eropa kena dampak erupsi dari Gunung Tambora yang meletus tahun 1815. Langit Jenewa masih gelap dan berdebu.Bingung mau menghabiskan waktu, akhirnya rombongan ini menyibukkan diri dengan buku-buku misteri di perpustakaan pribadi miliki Lord Byron.

Supaya suasana liburan tak suram, Lord Byron menantang mereka untuk menuliskan cerita horor yang menarik dan mencekam. Harapannya bakal ada cerita horor yang bisa mendukung gelapnya langit Swiss.Tapi setelah dilihat, tak ada satu pun cerita yang menarik hati Lord Byron. Akhirnya mereka tidur dengan muram.

Entah masih kepikiran atau kelelahan, Mary yang terlelap bermimpi tentang seorang ilmuwan dan makhluk besar yang berdiri di sebelahnya. Saking seramnya, Mary terbangun dari tidur.Mengingat mimpinya dengan detail, Mary mencoba menuangkannya dalam secarik kertas. Begitu pagi tiba, Mary menceritakan mimpinya kepada Lord Byron.

Lord Byron menganggap ini sangat menarik. Bersama-sama mereka mengembangkan mimpi Mary menjadi dengan sentuhan mistis dan fiksi. Dari sini lahirnya kisah Frankenstein yang melegenda.Untuk mengenang karya Mary, Jenewa membangun sebuah patung Frankenstein yang bisa turis lihat. Ternyata ada efek letusan Gunung Tambora di balik lahirnya cerita Frankenstein, ya.(sha)

Print Friendly, PDF & Email
Share This Article
FacebookCopy LinkPrint

Pencarian

Berita Terbaru

  • Lantik Pengurus Kaltara, Ketum APINDO Shinta Kamdani Tekankan Tiga Strategi Dorong Lapangan Kerja dan UMKM16 Juli 2026
  • Resmi Dikukuhkan, DPP APINDO Kaltara 2026–2031 Siap Akselerasi Investasi Hijau dan Hilirisasi di Wilayah Perbatasan16 Juli 2026
  • Hadiri Pelepasan ERB 2026, Ketua DPRD Tarakan Dukung Penuh Distribusi Rupiah di Wilayah 3T15 Juli 2026
  • Euforia Nobar Semifinal Piala Dunia 2026, Dandim Tarakan: Jaga Ketertiban dan Sportivitas!15 Juli 2026
  • Kapolda Kalimantan Utara Pimpin Upacara Pelantikan Direktur Intelijen dan Keamanan Polda Kaltara15 Juli 2026

Advetorial

PT PRI Bekali Mahasiswa UBT di Acara Seminar K3 
ADVETORIAL
MODENA Perkenalkan Chest Freezer Terbaru, Solusi Andal untuk Berbagai Sektor Usaha
ADVETORIAL
PRI Peduli: Gelar Pengobatan Gratis dan Bagikan Bingkisan Natal
ADVETORIAL
Perayaan Nataru di Gereja HKBP Tarakan Berlangsung Semarak, Gubernur Ajak Warga Kaltara Tingkatkan Toleransi dan Kerjasama
ADVETORIAL

Berita Terhangat

ADVETORIALWISATA

Ketua Komite III DPD RI Kunjungi Baloy Mayo

15 Maret 2023
WISATA

Obyek Wisata yang Wajib Dikunjungi di Tarakan, Baloy Mayo Amiril Pengiran Djamaloel Qiram

7 Maret 2023
NEWSWISATA

Besok, Kawasan Wisata Ratu Intan Pantai Amal Dibuka Untuk Umum, Harga Tiket Masuk Rp 10 Ribu

16 Februari 2023
NEWSWISATA

Iraw Tengkayu Masuk dalam 100 Kalender Event Nasional Pariwisata Indonesia

7 Oktober 2022
PreviousNext
Facesia.comFacesia.com
© 2025 Facesia.com
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Policy
  • Redaksi
  • Karir
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?