TARAKAN — Pemerintah Kelurahan Selumit memberikan apresiasi dan menyambut positif pelaksanaan program Safari Gemar Makan Ikan yang digelar oleh Anggota DPR RI Hasan Saleh di wilayahnya. Kegiatan ini ditujukan untuk menekan angka stunting serta meningkatkan kualitas gizi masyarakat penerima bantuan sosial.
Sekretaris Lurah Selumit, Darmawati, S.Sos., mengungkapkan bahwa program tersebut sangat bermanfaat bagi warga sasaran, khususnya keluarga dengan anak berisiko stunting, penerima Program Keluarga Harapan (PKH), hingga lansia.
“Kegiatan ini sangat positif karena sasarannya adalah anak-anak stunting, penerima PKH, dan lansia yang memang membutuhkan asupan protein tinggi,” ujar Darmawati saat ditemui seusai kegiatan.
Darmawati menjelaskan, total sasaran bantuan pada kegiatan ini mencapai 300 warga. Pelaksanaannya dibagi menjadi dua sesi, di mana sebanyak 50 orang mengikuti sesi peluncuran (launching), sementara 250 warga lainnya menerima bantuan pada sesi kedua.
Dalam program ini, warga menerima paket bantuan gizi berbasis perikanan yang terdiri dari olahan siap konsumsi maupun bahan segar.
“Paket yang dibagikan berupa olahan ikan seperti olahan ikan pepija, kerupuk amplang, serta ikan segar berupa ikan bandeng,” jelasnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPR RI Hasan Saleh, perwakilan Dinas Perikanan, serta jajaran Pemerintah Kelurahan Selumit.
Menurut Darmawati, sebagai daerah penghasil produk perikanan, konsumsi olahan ikan sangat cocok untuk mendukung pertumbuhan fisik dan perkembangan otak anak-anak. Selain itu, asupan protein dari ikan juga penting bagi lansia untuk menjaga kesehatan tubuh.
Mengingat kegiatan ini baru pertama kali dilaksanakan di Kelurahan Selumit, pihak kelurahan berharap program serupa dapat diselenggarakan secara berkala.
“Harapan kami kalau bisa kegiatan seperti ini tidak hanya sekali setahun, minimal empat kali dalam setahun atau per triwulan. Kami juga berharap kuota atau isi paketnya bisa diperbanyak agar dampaknya terhadap perbaikan gizi masyarakat dan penanganan stunting bisa lebih signifikan dan terukur,” pungkasnya. (Sha)












