TARAKAN — Puskesmas Sebengkok menggelar kegiatan sosialisasi program Kelurahan Sehat Iklim (Deksi) di Kelurahan Selumit, Kecamatan Tarakan Tengah. Acara yang dibuka langsung oleh Camat Tarakan Tengah tersebut dihadiri oleh jajaran staf kelurahan serta berbagai lembaga kemasyarakatan setempat.

Lurah Selumit, Mei Setya Ningsih, menjelaskan bahwa sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai dampak perubahan iklim terhadap kesehatan, sekaligus memetakan wilayah-wilayah yang rawan terhadap potensi penyakit. Mengingat kondisi iklim di Kota Tarakan yang cenderung tidak menentu, program pencegahan ini dinilai sangat penting untuk segera diterapkan.
Dalam pemaparannya, pihak Puskesmas Sebengkok mendorong dibentuknya tim kerja Kelurahan Sehat Iklim. Tim tersebut nantinya akan melibatkan elemen masyarakat seperti Ketua RT, Karang Taruna, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), serta kader kesehatan seperti kader Posyandu dan Dasa Wisma.
“Tim kerja ini nantinya bertugas di lapangan untuk mengidentifikasi dan melakukan langkah pencegahan terhadap penyakit-penyakit yang dipicu oleh perubahan iklim. Misalnya penanggulangan radang tenggorokan saat musim kemarau, maupun mengantisipasi lonjakan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) dan penyakit kulit saat musim hujan atau banjir,” ujar Mei.
Selain pemetaan wilayah rawan penyakit, tim tersebut juga diwajibkan menyusun rencana kerja yang menitikberatkan pada pemanfaatan teknologi tepat guna. Salah satu fokus utamanya adalah pengelolaan sampah melalui metode daur ulang, seperti memanfaatkan wadah bekas untuk fasilitas cuci tangan. Kegiatan kerja bakti dan aksi bersih-bersih lingkungan secara berkala juga menjadi agenda prioritas dalam program kelurahan sehat ini.
Namun, proses pembentukan tim kerja tersebut sempat tertunda akibat insiden medis yang menimpa salah seorang peserta di akhir acara. Saat sesi kesimpulan dan menjelang penutupan, seorang peserta dilaporkan mengalami gangguan kesehatan mendadak pada jantungnya.
Pihak Kelurahan Selumit menyatakan akan menjadwalkan ulang pertemuan dalam waktu dekat untuk merampungkan pembentukan tim kerja tersebut, yang nantinya akan diperkuat melalui Surat Keputusan (SK) Kelurahan.
“Kami akan agendakan pertemuan ulang,” tutupnya.(Sha)












