Facesia.comFacesia.comFacesia.com
Font ResizerAa
  • BERANDA
  • NEWS
    • NASIONAL
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV KALTARA
    • PEMKOT TARAKAN
    • PEMKAB BULUNGAN
    • PEMKAB NUNUKAN
    • PEMKAB MALINAU
    • PEMKAB TANA TIDUNG
  • DPRD
    • DPD RI
    • DPRD KALTARA
    • DPRD TARAKAN
    • DPRD BULUNGAN
    • DPRD NUNUKAN
    • DPRD MALINAU
    • DPRD KTT
  • TNI POLRI
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • FACETIGASI
  • OPINI
  • FACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIAL
Reading:Menjadi Peran Penting, Masa Pandemi Produsen Pangan Perikanan Terancam
Share
Font ResizerAa
Facesia.comFacesia.com
  • FACE TV
  • OFFICIAL
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • ADVETORIAL
Search
  • BERANDA
  • NEWS
    • NASIONAL
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV KALTARA
    • PEMKOT TARAKAN
    • PEMKAB BULUNGAN
    • PEMKAB NUNUKAN
    • PEMKAB MALINAU
    • PEMKAB TANA TIDUNG
  • DPRD
    • DPD RI
    • DPRD KALTARA
    • DPRD TARAKAN
    • DPRD BULUNGAN
    • DPRD NUNUKAN
    • DPRD MALINAU
    • DPRD KTT
  • TNI POLRI
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • FACETIGASI
  • OPINI
  • FACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIALFACE TV OFFICIAL
Follow US
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Policy
  • Redaksi
  • Karir
© 2025 Facesia.com

Menjadi Peran Penting, Masa Pandemi Produsen Pangan Perikanan Terancam

redaksi
redaksi
Published: 23 April 2020
Share
2 Min Read
TERANCAM : Komunitas produsen pangan sektor perikanan terancam kelangsungan hidup. (dok/facesia)
SHARE

JAKARTA – Di Indonesia, produk perikanan menyediakan 54 persen dari seluruh protein hewani yang dikonsumsi masyarakat. Kontribusinya dalam penciptaan lapangan pekerjaan juga sangat penting. Pelaku usaha perikanan, langsung maupun tidak langsung, jumlahnya sangat besar.

Ketua Harian Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) Dani Setiawan mengatakan, nelayan dan pembudidaya memiliki peran penting menjadi andalan dalam menopang kedaulatan dan ketahanan pangan nasional. Selain itu, sektor perikanan tangkap diperkirakan menyediakan lapangan kerja langsung lebih dari enam juta orang dan lapangan kerja tidak langsung bagi jutaan lainnya.

“97 persen dari total jumlah nelayan di Indonesia, jika dilihat dari ukuran kapal < 10 GT merupakan nelayan skala kecil,” kata Dani dalam diskusi online Kopi Pahit bertajuk ‘Ketahanan Pangan di Tengah Pandemi Covid-19’ di Jakarta, Kamis (23/4/2020).

Mayoritas nelayan dan pembudidaya mengalami dampak dari pandemi Covid-19. Sehingga, kelangsungan para produsen pangan perikanan akan ikut terancam. Dani secara gamblang menyebutkan, mayoritas daerah melaporkan terjadi penurunan harga ikan yang cukup signifikan, terutama jenis ikan tertentu yang menjadi komoditas ekspor.

Tidak hanya sampai disitu, penjualan hasil tangkapan menjadi kendala besar saat ini, dikarenakan banyak pengepul ikan tidak melayani atau setidaknya membatasi pembelian ikan dari nelayan/pembudidaya. Kondisi tersebut, kata Dani, menyebabkan banyak nelayan dan pembudiaya yang kewalahan menjual hasil tangkapan.

“Apalagi negara tujuan ekspor perikanan Indonesia juga sedang menutup diri, membatasi transaksi perdagangan internasionalnya dengan negara lain,” ucap Dani.

Dani juga menyampaikan, saat ini harga ikan sedang jatuh, beban ongkos produksi atau ongkos melaut tetap tidak berubah, bahkan ada kecenderungan naik. Di beberapa tempat, lanjut Dani, nelayan masih sulit mendapatkan akses BBM bersubsidi. Para pembudidaya juga mengeluhkan harga pakan yang cenderung naik. Kondisi ini semakin memberatkan nelayan dan pembudidaya.

“Ongkos produksi tetap bahkan cenderung naik, tapi penghasilan mengalami penurunan,” tutup Dani. (bdi)

Print Friendly, PDF & Email
TAGGED:#KNTI#Pandemicovid-19
Share This Article
FacebookCopy LinkPrint

Pencarian

Berita Terbaru

  • Dilantik Jadi Kepala BGN, Don Muzakir Yakin Sudaryono Mampu Perkuat Program Makan Bergizi Gratis22 Juli 2026
  • Soroti UU Tipikor, Hasan Basri Desak Penerapan Pasal Pidana Mati21 Juli 2026
  • Program Diskon Transportasi PELNI Disambut Antusias, Kuota Terserap 96 Persen21 Juli 2026
  • TelkomGroup, Nongsa Digital Park, dan BW Digital Perkuat Gerbang Digital Indonesia melalui Sistem Kabel Laut NCC21 Juli 2026
  • Kunjungi Polres Malinau, Wakapolda Kaltara Tekankan Pentingnya Integritas dan Soliditas Personel20 Juli 2026

Advetorial

PT PRI Bekali Mahasiswa UBT di Acara Seminar K3 
ADVETORIAL
MODENA Perkenalkan Chest Freezer Terbaru, Solusi Andal untuk Berbagai Sektor Usaha
ADVETORIAL
PRI Peduli: Gelar Pengobatan Gratis dan Bagikan Bingkisan Natal
ADVETORIAL
Perayaan Nataru di Gereja HKBP Tarakan Berlangsung Semarak, Gubernur Ajak Warga Kaltara Tingkatkan Toleransi dan Kerjasama
ADVETORIAL

Berita Terhangat

NEWS

Dilantik Jadi Kepala BGN, Don Muzakir Yakin Sudaryono Mampu Perkuat Program Makan Bergizi Gratis

22 Juli 2026
NEWS

Program Diskon Transportasi PELNI Disambut Antusias, Kuota Terserap 96 Persen

21 Juli 2026
NEWS

TelkomGroup, Nongsa Digital Park, dan BW Digital Perkuat Gerbang Digital Indonesia melalui Sistem Kabel Laut NCC

21 Juli 2026
NEWS

Lantik Pengurus Kaltara, Ketum APINDO Shinta Kamdani Tekankan Tiga Strategi Dorong Lapangan Kerja dan UMKM

16 Juli 2026
PreviousNext
Facesia.comFacesia.com
© 2025 Facesia.com
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Policy
  • Redaksi
  • Karir
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?